About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Kamis, 26 Juli 2012

Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub

Di blog Mbak Dhieta yang ini, dia menuliskan kalo rhema Firman Tuhan itu bisa begitu sangat spesifik dan personal bagi tiap-tiap orang. Buat orang lain, bisa aja kata yang jadi rhema itu sama sekali ga nyambung or ga masuk akal. Bagaimana bisa kata anu ato itu bisa menjadi rhema, dan kamu yakin untuk bertindak sesuai dengan ayat itu?? Contohnya adalah kata “Ai” bagi Dr. Magdalene Kawotjo. Baginya, “Ai” berarti kehendak Tuhan untuk belajar program doktor theologia di Ashland Seminary College di Amerika. Dengan kata lain, Ai adalah Amerika. Tidak masuk akal bukan? Yah, tapi memang itu bisa terjadi :p Dan hari ini…. Gue merasakan sendiri yang namanya sensasi rhema tersebut hehe. sebenarnya ini bukan pertama kalinya. Tapi setelah sekian lama dan bisa merasakan jamahan kuasa Firman, gue merasa begitu spesial…. Begitu disegarkan, begitu dikuatkan.


Rhema yang gue dapatkan hari ini adalah 6 kata, yaitu “Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.” Kata-kata tersebut terasa begitu dalam, en gue mengucapkannya terus, berulang-ulang, di dalam hati. So wow. So deep. So true…. Ada perasaan dan jaminan keamanan yang kuat saat mengucapkan kata-kata itu.


Di Alkitab, terutama di Perjanjian Lama, kita sudah sering mendengar dan membaca ke-6 kata tersebut. Tapi, mungkin kita kurang mendalami atau memahami betul artinya. Kenapa yah seringkali saat Tuhan berfirman atau bersabda kepada orang yg diutus & dipilihNya, Ia sering berkata, “Jangan takut hai….. Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Aku akan menyertai dan menolong engkau….” Pernahkah kita merasa ingin tau, kenapa Allah sendiri sering me-refer diriNya sebagai Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub? Kenapa ga cukup bilang, ‘Akulah Tuhan’, titik gitu aja? Kenapa ga bilang “Akulah Allahnya Daud”? atau Allahnya Yusuf? Atau Allahnya Musa, Yosua, Salomo, dll? Maksud gue, tentu saja Dia juga terkadang me-refer diriNya sebagai Allah yang menyertai Musa, Yosua, Daud, dan Salomo melakukan perbuatan-perbuatan ajaib saat berbicara kepada anak-anak mereka. Tetapi yang terlihat paling menonjol adalah bagaimana Dia menyebut diriNya sebagai sendiri sebagai Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Kenapa bisa begitu?



Gue mendapat jawabannya secara lebih jelas saat membaca komik manga Bible Art untuk anak-anak di Gramedia tadi pagi. Canggih ya zaman sekarang, pelayanan untuk anak-anak aja udah dibikin dalam bentuk komik berwarna. Jadi anak-anak ga bosen en mereka juga nangkep apa arti cerita tersebut, bukan sekadar cerita saja. Jangankan anak-anak…. Gue aja yang baca jadi merasa disegarkan lagi en lebih tau. En tak terasa, 4 buku manga pun gue lalap di Gramedia :p



Nah, back to the topic. Dari yang gue dapat tadi pagi saat gue baca Alkitab manga, bukan sembarangan bila kepada umat Israel Allah sering menyebut diriNya sebagai Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Hal ini karena:


1. Mereka adalah asal-usul/nenek moyang bangsa Israel. Dan nama Yakub kemudian diganti menjadi Israel yang disebutkan hingga sekarang.

2. Dari sanalah janji Allah berasal hingga kepada karya penyelamatan umat manusia.

3.  Dari sanalah petualangan dan kisah iman yang abadi sepanjang masa dimulai, dan melalui iman yang tampaknya sebesar biji sesawi, kuasa Allah dahsyat bekerja yang tampak terlihat hingga sekarang, hingga ke bangsa-bangsa lain.

4.  Cerita tentang Abraham, Ishak, dan Yakub itu emang bener-bener dahsyat boooow…. Esensinya dalem banget.


Setelah baca manga, gue merasakan ada kekuatan yang mengalir. Gue dipulihkan, disegarkan. Bahwa Allah itu mampu menepati janjiNya seperti yang dilakukan-Nya kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Dia bukan Allah yang ingkar janji meskipun waktuNya terasa sangat lama. Dan gue merasa tadi Tuhan berkata, “Jangan takut Nonik…. Akulah Allahmu: Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Aku sanggup melakukan perbuatan-perbuatan besar dalammu seperti dalam hidup mereka, yang kisahnya kau baca hari ini. Jangan takut.... Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.” Dan gue merinding booow di Gramed mendengar janji-Nya…. Gue belajar satu hal bahwa Allah tidak sembarang saat menyebutkan diriNya demikian. Itu karena kisah-kisah yang dialami Abraham, Ishak dan Yakub emang dahsyat banget.


Bila kita pikir lebih dalam, semua yang ketiganya mengalami hal-hal yang secara manusia sudah tidak mungkin terjadi. Dead lock. The end. Impossible. Modyar. Tapi toh itu tetap terjadi. Abraham sudah 100 tahun saat mendapatkan Ishak, dan Sara udah 90 tahun, udah ga mens. Gimana bisa booow!! Gue jadi mbayangin apakah Abraham masih kuat en birahi terhadap Sara ya? Hauehuehoehuaehueo. Terus apakah Sara masih kuat mengandung dan melahirkan Ishak di umur segitu? Alamaaak. Kemudian, Abraham disuruh mengurbankan Ishak. Ini adalah salah satu kisah iman favorit terbesar sepanjang masa. Kemudian, Abraham menyuruh Eliezer mencarikan istri untuk Ishak, dan didapatilah Ribka. Ribka dan Ishak tidak punya anak kira-kira selama 20 tahun, baru kemudian lahir Yakub dan Esau. Kemudian ada persekongkolan soal hak kesulungan: Esau memandang rendah hak kesulungannya dan menjualnya demi sepiring kacang merah; Ribka membantu Yakub untuk menipu Ishak mendapatkan hak itu; Esau marah sekali terhadap Yakub; Yakub lari dan bekerja di Laban; bekerja 14 tahun demi Rahel; bergumul dengan Allah, namanya diganti menjadi Israel, dan memiliki 12 anak. Wow. Pokoknya, campur tangan Tuhan di dalam keluarga besar ini selama 4 generasi (Abraham-Ishak-Yakub-Yusuf) terlihat jelas en keren abis.



Betewe, gue jadi tertarik nih buat ngebahas soal kisah Yakub dan kedua istrinya, Rahel dan Lea. Ada begitu banyak pelajaran dan arti yang luar biasa di dalemnya. But this will be in another post! :D


3 komentar:

  1. Ooooh ini maksudnya, hueheuehue. Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, Allah yang mengawali semuanya dan akan menyelesaikannya... #take a deep breath#

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mbak, bener hehehe. karena itu.... :) kerasa dalam banget waktu itu.

      Hapus
  2. Lumayan,tapi ada yang lebih esensial. Silahkan dibaca lagi alkitabnya. Istilah Allah Abraham,Allah Ishak Dan Allah Yakub kapan saja disebutkan Dan konteksnya apa. IT'S ALL ABOUT GOD NOT ALL ABOUT you.

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^