About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Senin, 21 Mei 2012

Kontroversi Kedatangan Lady Gaga & Dunia yg Makin Kebolak-balik

Beberapa hari yang lalu, gue posting di status fb gue kalo gue ga suka dengan larangan2 yang menolak kedatangan Lady Gaga untuk konser di Indonesia. Perlu diperhatikan bahwa gue bukan berarti mendukung Lady Gaga, gue cuma jengah en sebel aja sama organisasi yang sok-sok melarang kedatangannya. Kesannya tuh kok kaya udah suci banget. Yah you know what kind organisation that I mean :p Gue sendiri gak terlalu suka dengan lagu-lagunya. Beberapa iramanya memang oke, tapi liriknya? NOPE. Me no like it at all. Cuma enak doang buat joget2 en pembangkit semangat kalo lagi bete hehe. 

Kamis, 17 Mei 2012

THE AVENGERS: Small VISION, BIG IMPACT

Kemarin, gue baru aja nonton film The Avengers yang katanya orang2 super duper luar biasa bagus sekaleee. Impresi gue sehabis nonton film itu, jujur sih biasa-biasa aja hehe. Teknologinya, canggih banget. Kerennya juga keren. Tapi ceritanya gitu-gitu doang. Maksudnya, ga ada yang sampe bikin gue waaah gitu.

However…. I learned something precious and quiet shocking to me in the middle of the movie. Dan sesuatu itu, ada hubungannya dengan VISION (hehe gue lagi demen banget ngomong soal visi so jangan bosen yah baca tulisan gue :p ).

Yang membuat gue kagum dengan film The Avengers bukanlah jalan ceritanya, bukan juga dengan kecanggihan teknologinya, atau laga-laga aktrisnya. Tapi gue terpesona dengan ide yang dimiliki oleh tokoh di balik cerita ini.


Seperti yang kita ketahui, tokoh2 superhero seperti Hulk, X-Man, Spiderman, Daredevil, Captain America, The Iron Man, dll adalah produksi dari Marvel Company. Orang yang mendirikan perusahaan ini adalah Martin Goodman. Dulunya, nama perusahaannya bukan Marvel, tapi Timely Comics. Gue sudah berusaha mencari kisah jatuh bangunnya Pak Martin dalam pembuatan komik ini. Kan seru tuh kalo di balik kesuksesan ada kisah jatuh bangunnya hehe. Sayangnya ga nemu. So gue hanya berusaha membayangkan saja seandainya gue ini Pak Martin.

What will I do, if I were him? What will I do, if suddenly I get a dream to make a character of a superhero? Not only that. I will make the character famous, become wildly popular among young people. Will I make it? Or just think that it’s just merely a useless dream and impossible to do? Untungnya gue bukan Martin Goodman dan Martin Goodman juga bukan gue. Gue bersyukur bahwa beliau mau untuk melakukan impiannya itu. Kalau tidak, mungkin ga akan ada tokoh2 superhero seperti yang kita kenal sekarang ini. Gue yakin beliau melakukan hal ini bukan tanpa hambatan. Beliau mendapat impian ini di tahun 1930an. Dan di tahun tersebut, Amerika sedang dilanda resesi besar, yang dikenal dengan sebutan Great Depression. Gue membayangkan keinginannya itu pasti ditentang, dicemooh, dan diejek banyak orang. Atau kalau tidak, mungkin beliau hanya menyimpan impian itu sendiri dalam hatinya. Di tahun-tahun krismon parah, lu mau jadi apa bikin tokoh superhero kayak gitu? Bisa berbuat apa nantinya? Can a fiction superhero save a nation?? Mending kalo pingin jadi wirausaha, tapi, nyiptain tokoh superhero!! Emangnya bisa? Nah, kalo kita jadi dia, atau kalo misalnya kita mempunyai impian atau visi yang berbeda dari orang kebanyakan, what will we do? Beranikah kita melakukan langkah untuk mewujudkannya? Well, I have to say not everybody has the guts.

Kenyataannya, di akhir tahun 1939, komik superhero ciptaan beliau, Human Torch dan Submarine, sukses besar dan terjual 80.000 kopi. Beliau mencetak ulang komik tersebut dan kali ini terjual 10x lipat, 800.000 kopi!! Luar biasa bukan? Barulah tokoh-tokoh seperti X-Man tercipta di tahun 1960an, Hulk, Spiderman, Iron Man, dan Daredevil tercipta di tahun 1970an. Tidak berhenti sampai disini, perusahaan Timely Comics yang kemudian berganti nama menjadi Marvel Comics ini kemudian juga mulai memproduksi film tokoh superhero tersebut. Dan sepengetahuan gue, film-filmnya selalu booming dan disukai banyak orang. Fantastic Four, The Incredible Hulk, Spiderman seri 1 sampe 4, dan hingga The Avengers yang sekarang ini lagi keluar.

Intinya apa sih yang ingin gue sampaiin disini? Itu adalah:

Seberapapun remehnya visi/impian kita, seberapapun ga penting kelihatannya, seberapapun kecil kelihatannya, itu bisa menjadi sesuatu yang BESAR.
Coba lihat contoh di atas. Dari yang tadinya berkeinginan untuk menciptakan tokoh superhero, dampaknya bisa jadi luar biasa sekali. Bukan hanya orang-orang Amerika yang kena dampak positifnya, tapi juga internasional. Berikut adalah dampak positif yang gue list dari karya-karya Marvel:
  1. Membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Mulai dari usaha percetakan dan penerbitan, pasti punya pabrik yang mempekerjakan ratusan hingga ribuan orang yang terbagi dalam berbagai divisi. Ada yang mengurus proses pembuatan kertas, penulisnya, tukang gambarnya, desain, finance & accounting, marketing, purchasing, etc. kemudian berkembang sampai ke pembuatan film. Sudah mulai membutuhkan produser, sutradara, aktris dan aktor, para pemain figuran, stuntmen, dll. Karena produksinya yang bagus dan penjualannya yang laris manis, gue asumsikan orang-orang yang bekerja disana pasti mempunyai penghasilan yang cukup juga, minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
2. Tokoh-tokoh superhero tersebut menjadi role model atau panutan yang baik bagi anak-anak. Dari yang gue amati, pesan moral yang ada di film produksinya Marvel itu selalu positif. Misalnya:
a.Kejahatan selalu kalah dengan kebaikan.
b. Kekuatan (superhero) yang tidak dikelola dengan baik atau disalahgunakan, tidak akan menjadi berkat bagi sesama. Sebaliknya, itu justru akan merusak, menghancurkan, dan mendatangkan masalah.
c. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh kaya di film Avengers kemarin. 
d. With great power, come great responsibility. Ceileee ini kaya nasihatnya Bibi Em banget di film Spiderman hahaha


Secara tidak langsung, orang-orang yang menonton film tersebut, terutama anak-anak, juga diedukasi untuk bisa menangkap dan menyerap nilai-nilai tersebut. Jangankan anak-anak, para sepupu gue aja yang udah gede en berusia 20 tahunan sangat mengidolakan tokoh superhero tersebut. Sampai-sampai mereka crop and paste foto wajah mereka di kostum superhero pake fasilitas Face Switch, terus di-share di grup bb. Ckckckck….

3. Produksi film dan komik Marvel secara tidak langsung turut mendongkrak dan memajukan industri perfilman di Amerika. Bisa dikatakan, Marvel Company, bersamaan dengan Warner Bros, Colombia Picture dan MGM, merupakan salah satu pelopor dalam industri dunia hiburan di AS. Ga heran kalao sampai saat ini AS merupakan salah satu negara terbaik dalam industri perfilman, lebih baik daripada negara-negara Eropa, apalagi Indonesia!!! Kalo gue jadi warga negara AS, gue pasti bangga banget….

***

Darimana itu semua berasal? Dari satu hal kecil yang bernama VISI. Dan tidak hanya berhenti sampai disitu, tetapi visi itu harus direalisasikan, harus diwujudkan. Visi tanpa tindakan dan persiapan hanyalah angan-angan belaka, bagaikan pungguk merindukan bulan :p Gue sedih sekali melihat keadaan sekitar, banyak visi orang-orang yang mati di tengah jalan. Bahkan  banyak anak-anak muda yang saat ini tidak tahu apa visinya. Mereka bahkan tidak berusaha sama sekali untuk mencari tahu apa visi mereka, untuk apa mereka hidup di dunia ini. Hidup mereka adalah hidup yang sekadar hidup, ngikut arus alias ngeflow. Kuliah ya ngasal: asal cepet lulus, asal IPK bagus, asal dapet kerjaan. Pas kerja nanti, bisa dijamin bakalan ngasal juga: asal kerja halal, asal dapet duit, asal gaji tinggi. Kayanya tuh hidup gak jelas gitu.

Orang-orang akan dengan sangat antusiasnya mengikuti seminar atau workshop yang judulnya fantastis, seperti “Bagaimana cara membuat peternakan uang”, “Bagaimana sukses dalam 7 hari”, “Financial Revolution”, “Financial Breakthrough”, dll. Orang kan emang suka ikut yang instan-instan gitu. Tapi mereka jadi males sekali kalo disuruh yang namanya ikut training visi. Padahal visi adalah akar dari segala akar dan kunci dari segala kunci untuk bisa menjadi sukses. Memang ga melulu sukses secara materi, tetapi hidupnya akan jadi jauh lebih bermakna, lebih berarti, saat dia mengetahui apa visi hidupnya. Hidupnya itu punya tujuan, dan dia tahu mau dibawa kemana hidup ini. Tidak ada yang salah dengan ikut seminar kesuksesan dll, tapi buat gue, itu hanyalah solusi atau resep di permukaan doang. DI PERMUKAAN SAJA! Dan orang-orang yang memberikan seminar itu ya bisa sukses karena itu adalah panggilan mereka :p Misalnya lagi, akhir2 ini banyak sekali orang yg ikut2an bisnis properti karena pingin sukses. Well, itu ga salah. Yang menjadi masalah adalah bila berbisnis di bidang properti bukan panggilannya dan dia memaksakan diri untuk nyemplung disitu karena hanya untuk ikut arus dan mungkin pikirnya, cara untuk cepat kaya ya hanya lewat bisnis properti itu. Di tengah jalan, akan kelihatan kalo ternyata dia gak tahan, merasa ini bukan panggilannya, dll. Terbuang sudah waktu sekian lamanya untuk berkecimpung di bisnis properti, dan bukan untuk melakukan visinya!

Salah satu cara untuk mengetahui visi adalah dengan melihat apa kesukaan terbesar kita. Dalam hal apa kita paling enjoy saat melakukannya? Kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk apa? Berikut ini adalah contoh dari visi yang kecil-kecil dan bener2 kelihatan remeh temeh, tapi ternyata dampaknya dahsyat.
  1. Suka gambar anime or bikin komik? Siapa tahu bisa bikin tokoh superhero seperti tulisan di atas, yang lebih hebat daripada Marvel :D
2. Suka ngrumpi? Bisa jadi seperti Oprah Winfrey. Dia kan kerjaannya ngrumpi2 doang en mewawancarai kisah hidup orang-orang. Dia yang tadinya tidak terkenal, tapi sekarang kenyataannya berbalik. Orang-orang justru merasa dirinya terkenal kalo bisa tampil or diundang di acaranya Oprah :p  Kalo contoh Oprah Winfrey dirasa berlebihan, cobalah liat Kick Andy di Indonesia. Kick Andy tidak saja mewancarai kisah hidup orang, tapi dia juga menjadi suatu inspirasi dan membuat perubahan positif di Indonesia, bahkan bisa menggandeng kerjasama dengan perusahaan lain yang terkenal untuk memberikan operasi katarak gratis, kaki palsu gratis, bantuan pendidikan, kesehatan, dll. Kick Andy juga mengangkat kisah hidup orang2 yg sebenarnya “pahlawan” ga kelihatan di sekitar kita.


3. Suka wisata kuliner n ngritik makanan? Bisa jadi kaya Bondan Winarno or William Wongso. Enak, kerjanya Cuma icip-icip makanan. Gratis pula hehe. kalo kita dateng ke suatu tempat en bilang makanannya enak, mendadak tempat itu jadi rame. Kalo kita bilang ga enak, pengunjungnya jadi menyusut drastis :( Mendadak perkataan kita kaya punya kuasa gitu haueaoehaueoehoeuaueo.

4. Suka ngoceh di depan orang banyak? Bisa jadi MC terkenal seperti Daniel VJ or Choky Sitohang. Loh, why not? Iya gak? Gue punya dd kelas yang pinter banget kalo disuruh nge-MC acara. Sebagus apapun acaranya, kalo bukan dia yang nge-MC tuh kayanya gak rame. Gue berharap dd kelas gue itu mau terus menekuni bakat MC-nya en bisa bersanding dengan Daniel VJ and Choky Sitohang :)


5. Suka mengkhayal? Jangan putus asa dulu or merasa masa depanmu hopeless. Kamu bisa menjadi seorang pendongeng or penulis buku dongeng anak-anak hebat!! Lihatlah Hans Christian Andersen. Lihatlah Enid Blyton. Lihatlah Grimm Bersaudara. Mereka dikenal karena apa? Karena tulisannya dalam dongeng anak-anak!! Dan siapa bilang dongeng itu ga bagus? Dongeng tuh bagus tau…. Bagus untuk otak & tumbuh kembang anak *Ceileee* Tiap kali gue nongkrong di Gramedia, salah satu bagian kesukaan gue adalah di buku dongeng anak-anak. Gue sukaaa sekali menciumi buku-bukunya, menikmati gambarnya yang indah-indah, menikmati ceritanya. Sejak kecil, gue dibesarkan dengan dongeng. Gue tumbuh dikelilingi buku-buku berwarna dan imajinasi. Dan efeknya bagus sampai sekarang :D  (gue jadi merasa kasihan dengan anak-anak yang tidak tahu dongeng… Tidak mengalami moment dibacakan buku cerita oleh ibunya, dan kurang imajinasi).

Itu hanya segelintir contoh dari bakat-bakat lain. Suka main sepak bola? Bisa jadi timnas terkenal. Syukur-syukur sampai direkrut main di kelas internasional en dibeli tinggi kaya Christiano Ronaldo gitu hehe. Kalau Portugal punya Christiano Ronaldo, Brasil punya Kaka and Lionel Messi, Jerman punya Michael Balak, Indonesia punya kamu!! Apakah itu namanya tidak memberkati orang lain? Tidak memberkati orang tua? Tidak memberkati bangsa sendiri?

Apa jadinya kalau orang melenceng dari visi or panggilan hidupnya? Dari suatu destiny yang sudah Tuhan taruh? Orang itu tidak akan maksimal dalam hidupnya. Ia akan menjalani pekerjaannya dengan asal-asalan. Gue kebetulan tahu dengan orang yang seperti itu. Kalo gue liat-liat, bisa jadi nih orang sebenernya pingin jadi petenis terkenal (kira-kira loh yah, coz dia belum ngomong langsung hehe). kenapa gue bisa menyimpulkan itu? Karena gue tahu banget, nih orang passionnya di main tenis. Dia tahan main tennis sampai 10 set, en mau tanding dikeroyok banyak lawan. Hampir setiap hari dia sempatkan untuk bermain tennis. Tapi…. Sayangnya dia tidak menjadi petenis. Dia jadi apa? Jadi dokter! Dan apakah dia maksimal dengan menjadi dokter? I’m afraid not :(  Dia menjadi dokter umum yang begitu-begitu saja. Dan hasilnya ya gitu-gitu aja. Performanya tidak maksimal…. Karena dia salah, atau melenceng dalam menyalurkan energi yang dimilikinya.

***

Lihatlah, begitu banyaknya yang bisa dilakukan oleh sebuah VISI!! Jika orang-orang dunia saja bisa memberikan dampak yang luar biasa hebat karena visinya, mengapa kita yang anak-anak Tuhan tidak bisa? Contoh orang dunia yang hebat misalnya: Donald Trump, Robert Kiyosaki, Warren Buffet. Kita yang ngaku anak2 Tuhan, jangan cuma jadi jagoan kandang. Be a professional followers of Christ. Bukankah boss kita itu Tuhan? bukankah raja kita itu Tuhan? apakah penyertaan-Nya tidak kurang hebat untuk menyertai kita mewujudkan visi itu? Untuk membawa Kerajaan Allah mewujud dalam visi kita? Kalo dampak dari visi orang2 yg tidak mengenal Kristus saja sudah luar biasa, tidakkah dampak yang kita lakukan juga akan lebih hebat lagi? Alangkah luar biasanya bila setiap anak2 Tuhan mau dan berani melangkah untuk melakukan visi atau destiny yg sudah Tuhan taruh bagi mereka. Kerajaan Allah akan benar2 nyata di muka bumi!!

Orang-orang yang cacat fisik saja, seperti Nick Fujicic dan He Ah Lee, bisa membawa perubahan yang besar dan menjadi inspirasi bagi orang2 di sekelilingnya. Why can’t we? Mulailah melangkah sekarang :D  Kalau tidak melangkah…. Jangan heran saat 3-5 tahun mendatang, kita masih mendapati diri kita di tempat yang sama :p


P.S Bagi kalian yg baca & tertarik, gue tahu bagaimana cara untuk mengadakan training visi dg cara yg sangat sangat aplikatif en bukan ngawang-ngawang doang. Send a message to me kalo berminat!! :D

Selasa, 01 Mei 2012

Our Product's Images :D

Thank you for your nice comments in my previous posts :D Nah, di post ini saya mau upload tentang foto-foto produk yang saya beserta 2 orang teman lainnya rintis hehe.