About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Kamis, 05 April 2012

Reminiscing Titanic

Waiii.... sudah lama tak menulis. I've been going through quite a lot of problems, struggles, etc in which everything is not easy at all. Banyak menguras air mata, emosi, dan jiwa raga. Well, it's not the time yet to share it haha. Soon you'll know :)


Semalem, gue en 2 orang temen nonton Titanic yg 3D di PVJ. Itu emang film jaman jebot tapi tetep bagus bow buat ditonton.... menurut gue, Titanic is one of the everlasting movies ever!! kya kya kyaaa ^^ Film ini dibuat untuk mengenang 100 tahun tenggelamnya Titanic tanggal 14 April 2012. En seperti biasa.... menonton film itu lagi masih membuat gue kagum dan terpesona.... 

Ada beberapa hal menarik yg bisa dijadikan pelajaran dalam film ini.


1. Adegan pertama yg gue suka, adalah ketika Jack & Rose berduaan di ujung geladak. Aiih aiih aiiiih.... mmmmmm ^^ romantis banget. Yg paling gue suka adalah ketika Jack menuntun Rose pelan-pelan untuk naik ke atas jeruji buritan... (gile syutingnya gimana ya? Itu di atas laut beneran gak ya?). Jack bertanya, "Do you trust me?" Dan Rose jawab, "I trust you." 
Jack pun menjagai Rose... Ia bahkan menopang kedua tangannya dan memeluknya. Ia menepati janjinya. Ia tidak akan membiarkan Rose jatuh atau meninggalkannya karena ia mencintai Rose.


Dan Tuhan pun berbicara seperti ini di dalam hati, "Do you trust Me, Nonik?" Gue ga langsung bisa jawab "Yes Lord, I trust You." Soalnya gue baru dihantam banget sama kejadian yang gak enak, en hati gue sakit en terluka luar biasa. It's about family stuff lah. Terus juga soal pergumulan visi. Dalam kejadian itu gue marah luar biasa sama Tuhan Yesus. Gue kembali berteriak-teriak, berkelakuan kasar terhadap orang tua. Gue protes dan mengepalkan tinju ke Sorga. Gue kembali menagih janji-Nya, "Engkau berkata bahwa Engkau akan melakukan sesuatu di keluargaku di tahun 2012. Tapi yang aku terima hanya kabar2 memuakkan dan menghancurkan hati dimana keluargaku semakin ancur-ancuran!!! Engkau bisa memulihkan keluarga Nonik atau tidak??! Bahkan kelakuan Nonik pun tidak bisa memenangkan mereka!! Brengsek dan persetan dengan semua ini, Lord!! I don't even see any points why I'm following You. Why am I trusting You." Hari selasa kemarin adalah titik dimana gue merasa terpukul habis dan hanya bisa pasrah.


Dan saat nonton Titanic itulah (gue nonton buat pelampiasan karena udah stress berhari-hari), Tuhan mengingatkan gue lagi. "Aku bisa membawamu terbang, melayang tinggi seperti perasaan Rose berdiri di atas buritan. Bahkan lebih tinggi lagi daripada itu. Tapi, maukah engkau mempercayai-KU? Perjalanan seseorang menuju tempat tinggi pasti tidak enak. Ia akan banyak menghadapi ketakutan, keraguan, bahkan kebimbangan. Ia tidak bisa melakukannya sendiri. Ia butuh seseorang yang lebih kuat untuk menopangnya. Seperti Rose mempercayai Jack, maukah kau mempercayai-KU? Aku jauh lebih kuat en lebih perkasa daripada Jack :)"


Aku hanya terdiam.... sebelum akhirnya aku menjawab, "Ya Tuhan, Nonik mau mempercayai-Mu, sekalipun tampaknya saat ini Engkau terlihat tidak bisa dipercayai. Sekalipun aku begitu sulit untuk mempercayai-Mu..."


2. Baik buruknya yang dialami seseorang itu relatif. Ingat awal permulaan film? Banyak orang melambai-lambaikan tangan kepada sanak keluarga dan teman2 mereka yg bisa naik kapal Titanic. Mungkin mereka iri dan kepingin sekali utk bisa naik kapal, tapi tidak bisa. Tapi, siapakah yang menyangka bahwa sebagian besar dari orang2 tersebut naik kapal hanya untuk mati??? 


Jack bisa naik Titanic dan bertemu Rose karena ia menang judi kartu. Buat teman-teman Jack, itu adalah nasib terapes dan tersial mereka ga jadi naik. Bagi Jack dan Fabritzio, itu adalah keberuntungan terbaik yg pernah mereka dapatkan. Apalagi karena Jack bisa mendapatkan hati Rose wekekek. Nah, kalo kita liat saat2 dimana Titanic tenggelam, andaikan teman2 judi Jack tahu hal ini, mereka mungkin bisa bersyukur & berterima kasih karena mereka tidak jadi naik kapal sehingga ga tenggelam. Mereka mungkin merasa kasihan dg Jack. Tapi bagi Jack.... naik Titanic adalah pengalaman tak terlupakan seumur hidupnya. Sekalipun dia harus mati beku, dia begitu bahagia bisa bertemu Rose. 


Dari pihak Rose, dia merasa jemu dan jengah dengan kehidupan palsu yang harus dijalaninya sebagai anak bangsawan, sampai2 dia mau bunuh diri dg lompat dari kapal (again, shootingnya gimana tuh ya?). Tapi ternyata.... dia menemui suatu pengalaman yg tak terlupakan dg bertemu Jack.


Jadi, sekali lagi, semuanya relatif :)


3. Manusia itu sungguh tak berkuasa dan tak berdaya menghadapi alam. Tentu kalian tahu adegan ketika kapal semakin lama semakin tenggelam dan semua orang berebutan naik sekoci... Ketika orang2 dg putus asa memilih terjun lgs dari kapal (sampai ada yg kebentur baling2 kapal!!), atau mereka terjun bebas dari atas ke bawah saat posisi kapal sudah vertikal karena adanya hukum gravitasi. Mengenaskan.... Teringat kembali di benak gue akan omongan Mr. Ismay dan Mr. Andrew, bahwa Titanic adalah kapal yg tidak bisa tenggelam. Bahwa Tuhan sekalipun tidak bisa menenggelamkannya!! Siapa sangka, saat laut dalam kondisi sangat tenang, tidak ada angin badai bertiup, justru bencana terjadi. Gunung es tahu2 ada di depan mata. Jaraknya deket banget maaaan.... Tuhan berkuasa. Tuhan maha dahsyat.....



4. Sekalipun dalam kondisi sangat kritis, gue sangat salut dg karakter orang2 yg ditampilkan di film itu. Misalnya.... kru kapal yang tetap bekerja dg profesional & sesuai aturan. Bahkan para atasannya pun siap utk terjun langsung ke lapangan dan bukannya lari serta memasrahkan semua tugas kepada anak buah. Beda banget ya sama di Indo :( kapan ya Indo bisa maju.... pelayanan servisnya bisa memuaskan... orang2nya bisa penuh tanggung jawab T___T



Well, Titanic bagus banget iiiih.... kereen ^^ feel free to insert your opinions and other comments here :)

5 komentar:

  1. Titanic bukan film favorite saya, tapi bener juga pembahasan yang lo bikin, Nik :D. Ngomong2 mereka bikin filmnya di kolam yang besar looohhh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. oalah di kolam yg besar to? tapi keren ya kaya di laut beneran gitu.... thanks for the info, tough :D

      Hapus
  2. Mereka syuting nya ga bener2 di laut kok nik, pernah ada di TV. Pas di ujung deck and adegan bunuh diri itu semua di studio, background lautnya semua editan

    Emang ya Tuhan bisa pake apa aja untuk berbicara ke kita, skalipun lewat film dunia, krn diri ku juga suka gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho yaa? kupikir di laut beneran hehe :D iya, Tuhan emang bisa berbicara lewat apaaaaa saja ke kita.... :)

      Hapus
  3. Haven't seen that movie in 3D, terakhir liat di salah satu stasiun TV XD hahaha~ kecil kemungkinan aku bakal nonton yg 3D :(

    tetap semangat yaa :D ketemu lagu bagus

    http://www.youtube.com/watch?v=AwaKvZWE6t8

    He is still able :D Gbu~

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^