About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Jumat, 16 Maret 2012

Sang Pemanah dan Anak Panah-Nya

Hari-hari ini gue agak stress karena menunggu dan menanti lagi. Gue punya banyak waktu luang. Status gue masih pengangguran, tapi gue ga mau disebut penganggur or yang kerjanya ga ngapa2in. I'm jobless, but I'm doing a lot of work. 



Intinya, gue lagi menanti. Menanti kepastian dan kabar selanjutnya akan banyak hal. I've done my part and I've done the things that I can do. Setelah tanya ke beberapa pihak yang lagi gue nantikan itu, respon mereka sama semua: tunggu; lagi diproses; tidak bisa buru-buru, dll. Jadi, gue rasanya tuh kaya mandeg gitu.... :'( kemarin sempet loyo en ga semangat banget buat melakukan apa-apa T.T


Nah, sorenya.... ada penggembalaan dg kakak PA. Di tiap penggembalaan, sehabis pujian & penyembahan, ada uji karunia. Ini sesi dimana kami sama2 menguji apa yg Tuhan berikan: baik itu penglihatan maupun nubuatan. Apakah penglihatan/nubuatan itu sesuai/mengena dg apa yg sedang dialami seseorang? Kalo terjadi ya berarti bener dari Tuhan, kalo gak ya udah. 


Kemarin, kakak PA gue dapat penglihatan.... Dia melihat anak panah yang lagi direntangkan, siap untuk dilesatkan. Anak panah itu tidak tahu ke arah mana dia sedang dibidik. Tapi Pemanahnya tahu. Sang Pemanah tahu betul ke arah mana Ia membidik. Ia juga mengetahui dg pasti dan cermat berapa kecepatan angin, situasi di sekelilingnya, dan seberapa kencang Ia harus memantangkan & merentangkan busur dan anak panahNya. Terlebih, Ia juga TAHU kapan waktu yang tepat untuk melepaskan anak panah itu agar tepat mengenai sasarannya.


Habis denger itu, gue pingin mewek donk.... Ngena banget ke gueee T____T Soalnya masa2 ini lagi ga pasti banget rasanya. Here's to reveal a bit apa yang sedang gue nantikan:
- kelanjutan kabar dari bisnis yg sedang gue rintis
- pengumuman beasiswa S2
- panggilan kerja selanjutnya di perusahaan yg gue lamar en gue pingin banget masuk ke situ, I even feel like I'm the one who owns the company. 
- kabar dari penerbit tentang buku yg gue tulis.


Gue ngrasa mentok tok tok.... I feel like I've done everything I could. Nah sekarang tinggal menanti, tinggal nunggu Tuhan yg gerak hehe. Tapi berhubung gue orangnya ga bisa diem, jadi penantian ini ya terasa berat :'(  jujur gue takut sekali kalo gue gagal di semuanya. Ga dapet ini en ga dapet itu. Yah kalo sudah begitu, ya sudahlah. At least i've tried. Jadi inget kata pepatah bijak: Di masa depan, kita akan lebih menyesali hal-hal yang TIDAK kita lakukan daripada hal2 yang kita lakukan. Sehingga saat dengar kata kakak PA gue itu, rasanya legaaaa sekali. Seperti dikuatkan lagi.


Habis itu, gue smsan sama Mbak Mekar Andaryani Pradipta, seorang karyawan teladan di Kemlu wueheheheh :p  Setelah curhat sana sini, dia juga kuatin gue en bilang gini. "Bener tu Nik. Anak panah tidak boleh mendahului Pemanahnya.... karena dia bisa salah sasaran atau jatuh di tempat yang tidak tepat." Jleeeeeb. Kena lagiiii T____T


What a revelation!! Kalian2 mungkin sudah tahu kalo gue ini orangnya ga sabaran. Semua2 ingin cepet dikerjain. Dan setelah gue tanya sama pihak2 yg membuat gue dalam posisi menunggu ini, respon mereka rata2 sama semua: bahwa gue emang harus nunggu; lagi in process, ga bisa buru-buru, dll. Yaaa sudahlah.... Gue diingetin lagi bahwa kalo gue bergerak sendiri.... dan keluar dalam time frame-nya Tuhan, kemungkinan untuk salah langkah or malah hancur berantakan itu besar sekali. Jadi ya, tampaknya memang tidak ada lagi yg bisa gue lakukan selain menunggu & terus menantikan Dia dg sabar en penuh pengharapan. Tak peduli seberapa lama dan 'sesakit apa' Dia merentangkan aku sebagai anak panah-Nya, aku harus mau untuk sabar menanti, dan ga boleh berontak. Kalo menggeliat-liat terus, berabe nanti. Waaaks. Jadinya malah ga fokus.



Aku mau percaya bahwa aku ada di tangan Pemanah yg TEPAT. Ia tahu ke arah mana Ia membidik. Ia tahu seberapa besar kapasitasku untuk terus direntangkan. Dan Ia juga sangat tahu kapan waktu yang tepat untuk melepaskan anak panah itu sehingga ia bisa meluncur dengan cepat, kencang, dan tepat sasaran.


Ameeen.....



3 komentar:

  1. tetap semangat yaaa :) *tepuk2 punggung* hehehe~

    Nerbitin buku apa? XD wish i could spend more time finishing ,my own book >.< hahahah~

    BalasHapus
  2. sa tenang aja.. Tuhan gak akan telat even one second kok :) so enjoy the waiting time.. and waiting in Jesus is NEVER wasting time.. for He is truly know what He is doing..
    mungkin di saat2 gini Tuhan mau lu lebih fokus ke dia.. sejak banyak waktu luang nih.. banyak2in dan saatnya dig deeper lagi..
    pengalaman gw nganggur 3bulan, emang theres time gw pgn2 cepet2 kerja dll dn merasa ga guna huhu.. tapiiiii skr when i lock back, its all worth it :)
    gw nanggur gw bisa baca banyak buku, termasuk novel :p trs gw spent time sama fam n frens.. juga gw nonton alias sampe tamat HAHAHA..
    things yg ga bsa gw lakuin kalo gw dah krja skr ini.. jd masa2 idup ini ada stage'nya masing2 ahaha
    kaya di pengkotbah 3 sa.. there time to mourn, theres time to weep etc.. theres time for everything..
    sabar ya n sabar menantiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Ani. thank you banget yaaaaah ^^ hugs hugs.

      Hapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^