About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Minggu, 18 Maret 2012

Find out your vision, and CHASE IT!

Hari Sabtu kemarin, gue bersama seorang temen ikut seminar "The Billionaire's Codes" by Bong Chandra & Merry Riana. Benar2 seminar yg sungguh WOW. What a day!!! I even hugged Merry Rianaa.... ah, it was so undescribeable. 


Satu hal yang sangat gue kagumi dari Merry Riana adalah kecintaannya terhadap Indonesia. Hal ini dia tulis dalam lembaran buku pertamanya: You can take me out of Indonesia, but you can NEVER take Indonesia out of me. Waaaw. Membaca (dan mendengarnya Merry mengatakannya lagi) saja membuat gue sangat merinding & bergetar. Benar2 sosok teladan. Soalnya, biasanya orang (terutama orang Indonesia) kalo sudah sukses itu lebih banyak yg kabur en tinggal di luar negeri daripada balik ke Indonesia. Mungkin udah malu sama negaranya sendiri yang korup kali ya :(  
Selain itu, dia juga seorang yg low profile....  Hal itulah yg membuat dia layak dikagumi.



Mengulas tentang apa yg dibicarakan di seminar tersebut akan terlalu panjang disini. What I'm going to write down about is something similar, but yet different. It's about vision, and how wonderful we can be if everybody is willing to find out, seek out, chase and pursue their vision. 


Dari seminar tersebut dan juga dari seminar2 kesuksesan lain yang gue ikuti, juga dari buku2 yg gue baca, gue bisa menemukan intisari atau benang merahnya yang SAMA dan pasti menjadi jantung alias nyawa dari topik dan kiat-kiat yg dibagikan. Hal itu adalah VISI. Berbicara tentang visi, mungkin itu adalah sesuatu yang mengawang-awang dan begitu jauh dari kita. It's something beyond our grasp and seems so unreachable. Tapi gue sendiri memperhatikan bahwa orang2 yg sukses di dunia ini adalah orang2 yg berani kejar dan mewujudkan visinya. Sukses tidak melulu berbicara tentang uang, walaupun of course uang akan datang dan sendirinya dan orang itu akan mencapai kebebasan finansial. Dalam artian, kalo mau pergi jalan2 ke suatu tempat or mau makan di resto yg enak ya tinggal pergi aja, coz you have the money. 


Pertama-tama, terpikir di benak gue, apakah orang2 yg kaya raya itu hanya dari kalangan pebisnis/pengusaha juga? Apakah kita harus berbisnis dulu biar bisa jadi sukses? Jawabannya ternyata, TIDAK JUGA. Kalo bicara soal businessman an businesswoman kita ga heran lah ya. Bong Chandra & Merry Riana adalah contoh nyatanya. Gue akan ambil dua contoh orang dari latar belakang dan profesi yg berbeda, yg sukses dan sudah diakui, baik secara nasional maupun internasional:



1. Dari kalangan artis, I'll pick Agnes Monica as the example. Ini adalah penyanyi Indonesia yg paling gue kagumi, maybe even the only one. Dia ga hanya sekadar menyanyi, but she has her passion in singing. She can feel the soul of a song. She can sing wholeheartedly. She knows what she's good at, and she focused her whole mind & energy to achieve it. Agnes bahkan sudah tampil di panggung internasional dan duet dengan Michael Bolton menyanyikan "I Said I Love You but I Lied". Selain penyanyi, dia juga aktris yg oke. Tapi, suara yg bagus bukanlah modal satu2nya. Benar apa yg dikatakan Agnes saat dia menjadi juri Indonesian Idol tahun ini: untuk jadi artis, suara gak harus bagus doank. Tapi kalian harus punya integritas. Mental juga harus kuat en siap. Performance harus oke. 


2. Dari kalangan akademis, gue akan mengambil almarhum Prof. Nitisastro dan Prof. Sajogyo yg baru saja pagi ini (Minggu) pukul 05.00 WIB. Prof. Nitisastro adalah seorang ahli dan pemikir ekonomi Indonesia, sedangkan Prof. Sajogyo menemukan metode garis batas kemiskinan dalam masyarakat dan mendedikasikan ilmunya untuk mengembangkan masyarakat desa. Mereka berdua mungkin tidak seterkenal Agnes dan tokoh2 lainnya, tetapi kematian mereka begitu ditangisi oleh orang banyak. Banyak tokoh dan pejabat nasional yang datang melayat. Sumbangsih mereka begitu besar dan berharga untuk bangsa dan negara ini. 


Dari 2 contoh tersebut, terlihat bahwa mereka memang sungguh ahli di bidangnya masing2. Mereka adalah praktisi nyata dari semua kiat2 dan tips2 yg ditulis oleh para motivator:
be the best in your field. Jangan mau jadi bagus saja, tapi jadilah yang TERBAIK! Sekarang ini gue sangat jarang mendengar lagi kalimat "kejarlah mimpimu setinggi langit"! Orang2 lebih menekankan agar kita be realistic ajah en ga usah yg muluk-muluk. Well, ga heran kalo sebagian besar orang di muka bumi ini juga menjadi orang yg biasa2 aja en gak muluk-muluk :p  Bukan berarti realistik itu ga penting, tapi skrg ini kalo orang punya mimpi yang tinggi en idealis, jauh lebih banyak dikecam atau didukung? hehehe. Kayanya lebih banyak dikecam dan diejek yah.... Padahal kalo dipikir-pikir, segala sesuatu yang hebat di dunia ini berasal dari ide gila. Ide gila itu melahirkan penemuan2 yang gila tapi ternyata berguna bagi orang banyak. 


Jadilah begitu hebat di bidangmu, sehingga kalo orang teringat akan bidang itu, they will remember you and associate you with it. Contoh:
- ngomongin sulap, inget David Copperfield.
- ngomongin aktor, inget Brad Pitt atoTom Cruise.
- ngomongin novelis, inget J.K. Rowling and Enid Blyton.
- ngomongin politikus yang berhati mulia dan bukan buat cari duit, inget Bung Hatta.
- ngomongin ekonom terkenal, inget Sri Mulyani en Pak Kwik Kian Gie.
- ngomongin diplomat terkenal, inget Mochtar Kusumaatmadja dan Hasjim Djalal.
- ngomongin motivator terkenal, inget Anthony Robbins and John C. Maxwell. 
- ngomongin politikus luar negeri, inget Henry Kissinger.
- ngomongin atlet, inget Susi Susanti, Alan Budikusuma, en Ade Rai (tergantung olahraga apa sih hehe).
- ngomongin buku terkenal, inget serial Chicken Soup (soalnya ini favorit gue haha). 
- karena Thomas Alva Edison, Wright Bersaudara, Steve Jobs, dan Mark Zuckenberg berani mewujudkan mimpinya, maka ada bola lampu, pesawat terbang, iPad, dan facebook.

dsb. 


 Bahkan meskipun kamu hanya terampil sebagai DJ (disk jockey) atau koki, just do it!! Salah satu unsur terpenting dalam merealisasikan visi itu adalah ACTION atau tindakan. Kalimat bijak mengatakan: you will regret the things that you didn't do, rather than the things that yo do. Jadi yaa.... bertindaklah sekarang :)



4 komentar:

  1. ngomongin diplomat terkenal... ingat Mekar Andaryani Pradipta :p Hahahaha... Well, reading this, aku bisa ngerasain your passion loh Nik. Kalo apinya lagi nyala, jangan biarin si Iib memadamkannya, semangat terus yaah^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha. loh, katanya mo jadi novelis? jadi harusnya inget novelis terkenal donk, bukan diplomat terkenal :p

      iya mbak, ini emang passionnya lagi nyala. tapi ya... sejak aku mengalami kejadian yg "ITU", aku kan jadi bingung, harus pilih yg mana. tau maksudku kan? wink wink :D

      Hapus
  2. oh lu blg kmrn lgi di jkt ini toh sa hehe..
    gmn seminarnya? mayan mahal kan tuh ikud gituan. billboardnya sll gw liat pas gw mo k greja ahah.
    BONG chandra cakep ga? LOH LOH ahaha..
    seminarnya gmn sa? mereka ngomong giliran or kaya duet?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yoi Ni. sebenernya termasuk murah loh, 435ribu buat 2 orang. Soale kalo seminar para motivator terkenal kaya gitu tuh bisa 1 juta ke atas lebih Ni hehe. en gue emang dapetin banyak banget hal baru di sana. selain itu, t4nya juga bagus, en disuguhin pertunjukkan yg spektakuler juga. Jadi worth it lah :)

      mereka ngomongnya giliran, Bong Chandra dulu terus Merry Riana.

      Hapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^