About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Sabtu, 21 Januari 2012

What The Devil Can't Steal

Satu hal yang gue tahu, setan ga akan pernah bisa mencuri kasih Tuhan. Dia bisa mencuri berkat-berkat Tuhan, dia bisa mencuri semua yang ada pada diri manusia dan semua yang dimilikinya (contoh kasus: liat Ayub), but he still he can't change the fact that he can't steal His love from us.
Beberapa waktu yang lalu, hati gue selalu dipenuhi kerinduan dan kehausan yang sangat untuk berdoa dan menyembah Tuhan. Tapi entah kenapa, selalu gue tahan dan tunda-tunda terus. Alasannya biasa: sibuk lah, ga punya waktu lah, mau kerjain inilah, itulah, dsb. Tapi sekarang ini, dengan kemungkinan gue akan segera kerja (memang belum pasti ketrima, gue masih tunggu panggilan berikutnya untuk wawancara kalo ada), gue tahu sekali bahwa gue akan banyak kerjaan dan pulang dalam kondisi capek dan kelelahan, ingin segera tidur.


In my previous post, I've mentioned how afraid I was if I can't be closer anymore with God karena kesibukan kerja. Soalnya lingkungan pekerjaan gue ini termasuknya keras, yah ga enak. Kalo ketrima, gue kerja di pabrik sepatu bow, en di Tangerang, yang puanaaaas, terus kalo jam pulang kerja so pasti macet. Padahal gue orangnya ga sabaran jadi ya sudahlah gue pasti lelah dan cape jiwa dan raga. Begitu sampe kos, bawaannya pasti pingin langsung bobo. Selain itu, gajinya juga, yaaah ga seberapa besar. Tante gue yang infoin lowongan ini bahkan sekarang terkesan ragu, dia bilang ga worth it, udah kalo kamu ga mau ga usah ditrima aja. Gue tahu sih pasti bakalan berat, coz banyak management trainee (MT) yang pada mengundurkan diri. Tapi di sisi lain gue juga tahu kalo kerjaan ini akan sangat membentuk & menempa karakter gue dan mengajarkan banyak hal-hal baru soal bisnis, which is also part in my vision. Jadi ya, so far, bila ketrima, there is a big probability that i'm going to take it. Now I'm already in Bandung sehabis psikotes di perusahaan hari Jumat kemarin. Dan hari-hari ini gue libur, rehat sejenak sembari menunggu panggilan berikutnya.


Suddenly i realized.... 


I can use this leisure time to get myself closer to Him. Mumpung masih bisa leha-leha, mumpung lagi ga banyak kerjaan, mumpung gue masih punya banyak waktu istirahat.... gue mau berintim-intim dulu sama Tuhan. Tiba-tiba gue jadi ngerti arti pentingnya hari libur buat setiap orang yang sudah bekerja, hari sabat buat setiap diri kita. Haduh, kalo ga ada hari libur... kapan kita bisa refreshing? kapan kita bisa freshen up our mind, body and soul? Di formulir isian data diri, ada field yang bertanya: Di samping gaji, fasilitas apalagi yang Saudara inginkan dari kami? Gue jawab aja, ga kerja di hari Sabtu en Minggu buat beribadah hehehe. Jadi kepikiran kisah bangsa Israel yang diperbudak di Mesir dalam waktu yang sangat lama, sampai-sampai mereka ga punya waktu untuk beribadah kepada Allah! Waah kondisi kita sekarang udah jauh lebih mending, udah ada hari libur, ada serikat buruh, hehe.


En tiba-tiba pula gue nyesel :( 

Nyesel karena kemarin-kemarin, saat hati gue haus & rindu akan Dia, gue suka menundanya. Selalu bilang, "Nanti ya Tuhan, Nonik mau ini dulu.... Tunggu bentar ya Lord, tanggung nih." Dsb. Now i know how crucial it is: the feeling of thirst and needy of Him. I don't want to waste that anymore. Ga semua orang bisa mendapat perasaan yang haus & rindu akan Dia. Cici rohani saya pernah bilang, "Hah? kamu enak sekali, dalam sehari bisa bbrp kali rindu bersekutu dengan Tuhan.... cc mah udah ngumpulin niat sampe jungkir balik rasanya kok ga ada kerinduan ya. Cc sampe berdoa sungguh-sungguh minta hati yg haus & lapar akan Dia! Jangan buang kesempatan itu Louisa. Kalo kamu ngrasa begitu, itu artinya Tuhan pingin ngomong sama kamu." 



And emang bener. Ketika kita merasa haus untuk berdoa dan mau segera melakukannya, wah rasanya segar sekali. Seperti ada air murni, yang segar dan sejuk dicurahkan berlimpah-limpah atas kita. Saat bersaat teduh, gue kembali diingatkan... kalo Tuhan itu setia. He is faithful, no matter what. Dia akan tetap ada & bersama gue di tempat kerjaan nanti. Sekalipun tempat kerjaannya ga akan nyaman, dg cuaca yg panas, dengan belasan ribu karyawan, dengan situasi yang macet, bahkan saat gue pulang kerja dg kondisi letoooy sekalipun, He will be there. He will be there in my work place.

And that's the thing that i need to know...
That's the thing that reassure me.
That's the thing that satan can not steal from you and from me. 

0 komentar:

Posting Komentar

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^