About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Minggu, 29 Januari 2012

Visi Dunia vs Visi Tuhan: visi, visi, oh visi

Akhir-akhir ini, gue lagi bergumul banget sama yang namanya VISI. 4 huruf tersebut lumayan banyak menyita waktu dan pikiran gue. Apalagi sebagai mahasiswa yang baru lulus en udah masuk ke golongan para penganggur, visi menjadi hal yang sangat penting buat gue. Rasanya sudah doa lamaaa sekaleeee tapi merasa belum yakin juga, is this the vision that God puts in me? Gue sebenarnya ga 100% berani bilang kalo ini VISI. Mungkin lebih tepat disebut DESIRE kali ya.

Beberapa hari ini, gue sudah mulai aktif lirak-lirik cari kerjaan. Yah biasa lah, namanya juga bekas mahasiswa. Pasti pinginnya begitu lulus langsung dapet kejaan hehe. Gue juga. Seminggu setelah yudisium langsung dapet tawaran gawe. Habis itu juga ikutan recruitment program yang ada di kampus. 22nya gue lolos en tinggal nunggu panggilan selanjutnya. Tapi.... Gue ga yakin itu pekerjaan yang gue inginkan. Gue pingin saat kerja nanti, gue melakukannya dg hati. Not because the money or promotion that I will get. Buat gue, money is not everything. Kepuasan gue dalam bekerja adalah saat gue bisa ngembangin diri en seluruh potensi yang gue punya. Yaaa gue ga muna juga sih ya, gue juga butuh duit buat hidup gitu. But that's not the point that i'm seeking for. Gue bergumul soal ini udah lumayan lama, sampe tanya-tanya ke banyak orang. Banyaaak lah! Ada banyak masukan juga yg gue dapet, yang pro en kontra.

And then, I got it!! I found the DESIRE that God puts in me. Tapi... gue takut melangkah. Gue ragu. Is this really what God wants me to do? Gimana kalo gue gagal? Gimana kalo gue bangkrut? Gimana kalo ga sukses? en berjuta gimana lainnya. Jujur aja, dibanding ngikut visi yang udah Tuhan kasih, gue merasa lebih terjamin kalo gue ikut tawaran dunia: iming2 kerja dg gaji tinggi en jenjang karir yang pasti. Pokoknya semua udah pasti-pasti lah. Mulai dari ikutan program MT (management trainee) yang digaji, terus ntar jadi staff tetap, gaji juga naik, bisa tingkatin karir gue en syukur2 ke luar negeri hueheheh. En yang terutama, gue gak nganggur!! Laaah gue paling ga tahan kalo disuruh berdiam diri :( Terus, apa hubungannya cari kerja dengan visi?? sabar sabaaar. I'll get to that point :)



Tapi lagi-lagi.... begitu tawaran kerja itu dateng, gue ga yakin. Is this really what i want? yah gue gak mau kerja kalo hati gue ga disitu. Buang2 waktu doank sih menurut gue. Mending gue fokus en kerjain desire yang udah Tuhan taroh. Gue benar2 bimbang akhir-akhir ini: kejar visi yang dari Tuhan, ato ambil aja tuh tawaran kerja? Saking bimbangnya, Pastor di gereja gue nyuruh gue doa puasa 2 minggu. Terus nasihat dan dukungan yang biasanya bernada cukup lunak, kini mulai bernada keras. Para cici dan kakak2 PA gue, mulai bilang agar gue tetapkan FOKUS. Jangan bimbang. Dengan doa puasa ini, gue bener2 belajar banget yang namanya berdiam diri di kaki Tuhan, buat menantikan Dia, en cari tahu apa yang Dia mau. Doa puasa bukan berarti kita menyogok Tuhan, dg dalih udah doa plus puasa juga, pasti Tuhan ngabulin apa yang kita mau. That's not the esensi hehe. Yang gue pelajari dari doa puasa itu, gue bener2 surrender everything to the Lord. Entah jawabannya sesuai keinginan gue ato enggak, itu urusan Dia. En yang pasti gue belajar banget buat tenang, soalnya gue nih orangnya sangat ga sabaran. Cici PA gue pernah bilang gini, "Non, lu kalo masih kaya cacing kepanasan di hadapan Tuhan, gimana bisa denger en tau Dia ngomong apa?"

Gue mau, setiap keputusan yang gue ambil, itu karena Tuhan en gue. Bukan karena omongan pastor, kakak PA, orang tua, ato orang2 lain. Maksudnya karena Tuhan en gue, itu berarti, gue yakin that this is the thing that God wants me to do, and I respond it well. Soalnya ada, orang yg udah tahu visinya, alias dia tahu pingin ngerjain apa dalam hidupnya, tapi lari dari visi itu en ambil jalur lain yang menurutnya lebih enak en lebih bonafit. Dan itu dilakukan karena pilihan dia juga kan? Kita manusia punya kesadaran en kehendak bebas buat memilih gitu loh. En gue gak mau nyesel atas pilihan gue nanti.

Hari-hari ini gue baca tulisan Bang Strongegale 'Morris' Generation soal visi. Itu bisa kalian baca di notenya yang berjudul "Moving Up Principal: Bencilah Orang Tuamu", "Mobil Esemka Solo dan Evan Almighty: Just do it!!!", dan "Godly Man Revealed". Bagus banget deh, en sangat menginspirasi ^^ Sehabis baca itu, jadi dikuatin lagi. Tapi gue belum puas. Gue masih pingin cari tulisan2 lain yang bisa menguatkan & meneguhkan gue. En gue menemukan tulisan Pastor gue yang berjudul "Success: Read & Discover What is Success in the Kingdom of God." En ini yang mau gue share dari tulisan tsb. Jadi ide tulisan ini tuh dari Pastor gue, gue cuma bagiin lagi apa yang gue tangkep.
  1. Sukses Menurut Dunia & Sukses Menurut Allah 
menurut dunia, sukses adalah hidup koaya roaya, punya uang banyak, punya rumah bagus, kerjaan ga susah en pasti terjamin, punya jabatan/pangkat kedudukan tinggi, en bisa jalan2 ke luar negeri tanpa mikir2 duit. Ada juga yang berpendapat bahwa sukses itu kalo udah married dg orang yang cantik/tampan, syukur2 anak tunggal en ortunya punya pabrik hahaha. Jadi, ga heran kalo hampir setiap orang di dunia (gue kira2 sekitar 95% lah) hidup dengan standar sukses seperti ini. Hidup mereka hanya untuk mengejar uang, harta, pangkat dan kedudukan. Mungkin juga buat cari2 PH (pasangan hidup). En bila semua itu tercapai, ga semuanya juga ngerasa hepi. Definisi sukses menurut dunia ini tidak benar, karena kalo itu benar, berarti Yesus adalah pecundang sedunia!!! Mengapa?

karena Yesus mati muda, tidak menikah, tidak punya anak, tidak punya rumah lebih besar, tidak punya mobil, keledai saja pinjam, kuburan pun numpang, dan gak pernah jalan-jalan ke luar negeri.
 Yesus tidak punya gelar, bukan pemuka agama. Bertemannya aja dg orang2 tersingkir: pelacur, pemungut cukai, orang2 miskin, sakit kusta, dll. Padahal kalo Yesus mau buka bisnis kan gampang banget, tinggal bersabda saja udah bisa menggadaikan roti & ikan berkali-kali lipat. Atau Dia juga buka bisnis membangkitkan orang mati yang menghasilkan banyak uang!

Contoh lain: menurut dunia, Ibu Teresa mungkin ga dipandang orang sukses seperti halnya Donald Trump, Warren Buffet, dan Steve Jobs. Rasul Paulus juga pecundang karena tidak menikah dan menghabiskan hidupnya untuk mengabarkan injil. YOhanes juga looser karena hidupnya berakhir di Pulau Patmos. Petrus, yang seharusnya bisa bikin kapal en punya bisnis gede darisitu, juga meninggalkan kapalnya begitu saja. Tapi mengapa mereka bisa berkata bahwa mereka itu sukses, bahkan sudah menyelesaikan pertandingan dengan baik?

Sukses mereka adalah sukses yang tidak menurut definisi dunia, tetapi menurut standar Kerajaan Allah. Jadi, menurut Kerajaan Allah, sukses adalah MENYELESAIKAN TUGAS/VISI. di Yohanes 17: 4 Yesus bicara bahwa Ia telah mempermuliakan Bapa dg menyelesaikan visi/tugasNya, padahal Yesus belum mati di kayu salib. Jadi tugas apakah yang dimaksud Yesus sudah selesai? Yaitu tugas pemuridan, membawa mereka kepada Bapa, mengenalkan Tuhan ke mereka, dan selesai memberikan hidupNya untuk orang2 yang akan membawa dampak ke dunia.

2. Knowing your vision
Seperti kata Paulus, kita ini ibarat prajurit. Seorang prajurit dikatakan mission accomplished kalo dia udah menyelesaikan tugasnya dg baik. Gue percaya, setiap dari kita itu diciptakan dg suatu tujuan, suatu misi yang udah Tuhan taruh di setiap hati kita buat dikerjakan. Orang yang tanpa visi, maka hidupnya ya tanpa arah. Semua-semua dilakoni, seperti petinju yang sembarangan saja memukul. Jadi dia tidak tahu, sebenarnya hidup ini buat apa. Gue percaya sekali, hidup itu bukan hanya untuk cari duit, menikah, punya anak, dan mati. No! Sorry to say nih ya.... tapi kalo orang hidup hanya untuk makan, minum, tidur, kerja, menikah, berketurunan dan mati, apa bedanya dengan binatang??

There is something bigger that God wants each of us to do. Setiap orang unik, maka Tuhan juga memberi yang namanya visi individu. Finger print setiap orang beda, demikian juga dg visi pribadi setiap orang.

Visi yang Tuhan beri bukan berarti visi pelayanan melulu. Menurut Pastor saya, hanya ada 2% visi individu dalam kepemimpinan gereja, sedangkan 98% sisanya tu masuk ke dalam market place. Market place ini bisa jadi pengusaha, guru, penyanyi, pelukis, novelis, dll. Cobalah liat temuan2 baru ciptaan Steve Jobs dan Bill Gates. Bahkan orang2 yg kerjanya cuma nyiptain dongeng anak2, kaya Hans Christian Andersen & Grimm bersaudara pun bisa sukses. Kemudian novelis ala J. K. Rowling, Jodi Picoult, dan Danielle Steel. Tulisan mereka bagus2. Ada juga yg berhasil di bidang entertainment, jadi aktris dan aktor misalnya. Contohnya adalah pemain2 film rohani seperti Fire Proof, Facing the Giants, Faith like Potatoes, Letters for God, etc. Di Indonesia, kita punya Agnes Monica yang oke banget sbg penyanyi muda. They are success because they know what is the goal in their life. They know what they want to do. Paulus bisa berkata dia sukses karena dia tahu panggilannya, dan begitu juga Yesus.

3. How to know your vision?
Perjalanan mengenal true identity berbicara siapa saya, untuk apa saya diciptakan, dan kita baru berfungsi penuh secara maksimal. Perjalanan sukses dimulai dengan menemukan identitas ini. Musa bertanya demikian di umur 40 tahunan. Tapi makin muda sih makin baik hehehe. Jadi cara cari tahunya gimana? menurut gue, seperti ini:
a. Cari tahu apa minat, bakat, en passion kita, dan kembangkan. Gue tahu ini klise banget, tapi ya memang kenyataannya seperti ini.

b. Bergabung dan tertanam dalam gereja lokal. Lho, apa hubungannya? Gereja lokal menyediakan tempat pertumbuhan rohani bagi kita untuk bisa mengikuti visi yang Tuhan taruh di hati kita. Gereja lokal ibarat keluarga rohani, yang bisa menegur & mengingatkan kalo kita udah mulai melenceng keluar jalur, tapi juga untuk meneguhkan, menguatkan, & menghibur. Orang yg tidak tertanam di gereja lokal, sekalipun sudah lahir baru, yaaa gimana bisa bertumbuh. Lama2 ia akan hilang. Langkah PERTAMA yang iblis lakukan untuk memangsa anak2 Tuhan itu dengan memisahkan dia dari komunitasnya. Dan ini dimulai dari pikiran: RASA MALAS! Kehidupan bergereja itu tidak segampang pergi ke gereja seminggu sekali en duduk manis, tapi kita juga harus aktif. Kehidupan bergereja itu harus didisplinkan. Seperti Ibrani 10:25 bilang, "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita...." dan di 1 Timotius 4:8, bahwa ibadah itu berguna dalam segala hal...  Di gereja gue pernah ada ilustrasi menarik tentang hal ini, yaitu bagaimana singa dg mudahnya memangsa seekor kerbau/antelope yg sendirian. tapi kalo kerbau/antelope itu berada dalam kawanan & perlindungan kelompoknya, singa tidak akan berani! Justru singa itu yang mati karena dikeroyok rame-rame.

c. Gumulkan visimu. Cari tahu dengan sungguh2, cari apa kehendak Tuhan dalam hidupmu. Percaya gue, doa yang kaya gini KAGAK MUNGKIN KAGAK DIJAWAB. Someday, you'll find out what is the DESIRE, THE FIRE, that God puts in you. Kamu akan tahu, dalam hidup ini gue pingin ngapain sih? pingin berbuat apa? Gue buktinya haha. Gue mulai berdoa dan cari tahu soal visi ini udah 1 tahun lebih. Dan selama 1 tahun itu, untuk lebaynya bisa dikatakan gue seperti menggedor-gedor pintu Sorga en teriak2, minta bener2 visi gue apa. En gue dapet visi itu pertengahan November 2011 kemarin. Visi ini adalah visi yang spesifik, berbeda di tiap orang. Jadi bukan visi yang umum kayak, "oooh visi gue tuh pingin menolong orang banyak" hehehe. Sorry to say yah, kalo itu apa bedanya kita dg tukang becak? Bukankah kerjaan tukang becak itu juga menolong orang sampai ke t4 tujuan? Tinggal duduk manis aja en dianter, nyampe deh hehe. Tapi visi menolong orang itu PASTI ADA LANGKAH SPESIFIKNYA. Entah dg berbisnis, jadi penyanyi, jadi model, dll.

Percayalah, setelah kita tahu apa yang ingin kita kerjakan, Tuhan pasti perlengkapi kita. Tuhan yang akan sediakan & beritahu, gimana cara untuk mencapai visi itu. En itu caranya step by step, ga bisa langsung DUARRRR en langsung terjadi. Sebenarnya, gue juga lagi bergumul soal ini. Kok rasanya lamaaaaaaaaaaa sekali ya Tuhan???? Cepetan donk, kalo bisa Nonik pingin langsung melompat ke masa depan aja dimana visi itu sudah terlaksana hahaha. Tapi justru disinilah gue belajar, Tuhan itu sangat concern dg yang namanya proses. Perkara mewujudkan visi, itu urusan gampang. Sepele. Sekali bersabda juga udah jadi haha. Tapi Dia juga pingin anak2Nya tumbuh menjadi anak2 yg tangguh & gak gampangan. Hmm, kalo soal ini, udah banyak diomongin kok di seminar2 tentang sukses hehehe ^^ Orang sukses adalah orang yg gagal berkali-kali, tapi mau bangkit lagi. Sudah saatnya kita merangkul & menjadikan kegagalan sbg "teman" dan bukan musuh kita. Justru cerita kegagalan itulah yang menjadikan keberhasilan kita terasa begitu manis :) Kalo sama Tuhan pasti akhirnya BAIK, asalkan kita ga melenceng ato lari dari jalur-Nya.

d. Kalo udah dapet, gimana cara yakin bahwa itu dari Dia? Hmmm. ini sebenernya gue juga masih bergumul. Tapi yang pasti, ada damai sejahtera dari Tuhan. Dan kita merasa sangat terdorong untuk melakukannya. Pas doa minta peneguhan, gue sampe bilang, "Tuhan, kalo bukan dariMu, tutup jalannya sekalian." Lah daripada jalannya dibuka tapi menuju kebinasaan, gimana??? Mending ditutup kan? Hehehe. Jadi kalo ada jalan yg ditutup, berarti bukan itu bagian kita. Dalam proses 1 tahun ini, banyak sekali pintu2 yg ditutup en dibanting di muka gue T___T tapi justru disitulah gue jadi makin tahu arah yang makin spesifik. Kalo kita emang udah bener2 commit mau ikut visinya Tuhan, that vision will chase for us, no matter what. karena itu, kalo dah dapat visi, jaga agar apinya tetap menyala. Susah lo dapetin visi....

e. Do it!! Lakukan saja!! Ini juga gue masih in the process. Gimana caranya? Gak tahu! Lakukan apa aja yang gue bisa hahaha. Ntar selama proses kan pasti banyak jatuh bangunnya tuh, nah itu juga jadi pelajaran berharga. Tapi kita juga harus cerdik, jangan lakukan kesalahan konyol berkali-kali or jatuh di lubang yang sama :p Kalo tanya gimana gimana gimana terus, ya kapan melangkahnya coy....

4. Apa bedanya visi dunia dg visi Tuhan?
Dari yang gue dapet, kalo visi dari Tuhan, pasti berusaha untuk mewujudkan KA di dalamnya. Jangan kira KA hanya terwujud di bidang penginjilan or misi. KA juga bisa terwujud di bidang literatur, film & entertainment, bahkan di pemerintahan sekalipun.

a. Pelajaran menarik yang gue dapet dari percakapan dg salah satu kakak PA gue. Dia bilang agar gue selalu cek motivasi tiap kali mau apply S2 or kerjaan. Terus gue samber gini, "Lah cik, kalo motivasi ya jelas lah mau kerja! Masak nganggur terus??" Dia bilang, "Iya, itu bener. Semua orang cari kerja mah pasti untuk kerja. Tapi, apa yang ingin kamu kejar dari kerja itu?? Pingin dapet duitnyakah? Promosi jabatan? Bisa jalan2 ke luar negeri? Apa yang kamu kejar dari kerjaan itu?" Perkataannya membuat gue mikiiiiir buanget. Jujur sih, dari semua tawaran kerjaan itu, semua menjanjikan gaji yang layak, pengalaman banyak, jenjang karir, dll. Gue berusaha tenangin diri lagi karena pas itu gue masih kayak cacing kepanasan, ga bisa mikir jernih. Pokoknya cuma pingin dapet gawe aja. En setelah tenang........ ya gue tahu. That's not what i want. My heart is not into it. Betul apa yang dibilang kakak PA gue. Kalo gue ambil kerjaan itu, gue ga akan maksimal. Lah wong hati gue ga disitu. Gimana bisa KA terwujud? Tapi dari desire yang Tuhan taruh ini, berbeda. Gue juga akan bekerja. Tapi motivasinya bukan demi uang ato promosi.

Saat itulah gue mengerti betul apa yang dikatakan Matius 6:33!!! "Carilah dahulu Kerajaan Allah & kebenarannya, maka semua itu akan ditambahkan kepadamu." 

b. Dari tulisan ini, jangan salah sangka bahwa kita ga boleh kaya, ga boleh punya duit banyak, ga boleh jalan2 ke luar negeri. Justru Tuhan tu pingin kita KAYA bow!! Lah kalo ga kaya, gimana bisa memberkati orang lain?
Tuhan ingin kita punya & menguasi uang, tapi Ia tidak ingin uang menguasai kita. 
Yang harus diubah adalah pola pikir kita. Janganlah bekerja semata-mata demi uang. Uang itu hanya bonus/penambahan. Kejar dulu visi yang udah Tuhan taroh, nanti semua-semuanya akan datang dengan sendirinya. Errr sejujurnya gue belum mengalami ini sendiri, tapi gue sudah menyaksikan dg mata kepala sendiri orang2 yg mengikuti prinsip ini, entah mereka kenal Kristus ato enggak. Orang2 yg mau kejar visi dan mimpi2nya. Ga gampang loh, banyak dari mereka (en bbrp gue pernah ketemu langsung) yang sampe bangkrut dulu, ketipu dulu, rugi dulu, bangkrut lagi, ketipu lagi, rugi lagi. Halah, dengernya aja gue udah patah semangat! Tapi di akhir cerita, mereka sukses. Ada sorak-sorai kemenangan. Dan lewat bisnis mereka, orang2 lain diberkati loh!! Diberkati!!

****

Nah, itu sharing gue soal visi hehe. Jadi panjang amat yak. Tapi memang ngomongin soal visi, bukan hal yang mudah. Ada harga yg harus kita bayarkan. Gue benar2 meminta visi ini dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun. Dan saat mendapatkannya, rasanya seperti menemukan harta karun yg sungguh berharga. Gue tahu, untuk apa gue diciptakan. Jadi hidup gue ini punya arahnya hehe.

Untuk bacaan lebih lanjut, sangat dianjurkan untuk membaca note-nya Bang Morris Strongeagle Generation yang berjudul:


a. Godly Man Revealed....!! --> disini dibahas secara mendalam juga soal visi. Walaupun penekanannya pada pria, tapi kita sbg wanita juga perlu tahu viis loh! Memang sih, beban di pria lebih besar hehe. Tapi masak kita cuma duduk ongkang2 kaki menunggu Sang Pangeran datang menjemput?? Oh no... kita wanita juga harus berperan aktif. Nantinya, visi kita akan melebur jadi satu dg visi suami kita. Makanya, sering dibilang kalo cari PH itu yang seiman sepadan. Sepadan maksudnya, visi gue bisa melengkapi visi elu gak? ato malah jadi penghalang or batu sandungan sekalian?? Ga berarti jg visi 22nya kudu sama persis ngeplek. Contohnya: Ci Grace Suryani & Ko Stepen Halim. Profesi keduanya beda kan?? Tapi bisa saling melengkapi. Kemudian, Bu Iin Cipto yg pendeta, tapi suaminya businessman. Yah pokoke sepadan lah, dan dengan itu kita berdua lebih tokcer lagi memenangkan KA hehehe ^^

b. Moving Up Principle: Bencilah Orang Tuamu---> ini bukan note yang isinya kudu membenci ortu, tapi lebih ke arah bagaimana memprioritaskan visi & mau meninggalkan hambatan2 yg menghalangi visi kita, termasuk orang2 terdekat kita yaitu orang tua....

c. Mobil Esemka Solo dan Evan Almighty: Just Do It...!! ---> berisi tentang 2 macam kritik, cara membedakan kritik yg membangun & merusak, serta untuk berani melangkah demi mewujudkan visi.

Udah ah itu dulu hehehe. Buat yang masih muda, daripada pusing mikirin siapakah pasangan hidupku Tuhaaaan??? mendingan bergumul cari tahu visi kita wekekek. Selamat bergumul dg visi yah teman-temaaaaaan :)

17 komentar:

  1. Yang kutahu Non, dari buku Visioneering juga sih ini ^^ Visiberawal dari KEPEDULIAN, nah apa yang jadi kepedulianmu saat ini? Bisa jadi itu visimu. Masi perlu diuji dan didoakan sih, tapi itu awalnya. Aku pernah sharing dikit isi buku Visioneering disini, semoga kamu jadi pengen beli, hahahahaha, iklan banget sih aku http://megasthought.blogspot.com/2011/11/visioneering.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh ya?? wah jadi pingin beli Mbak hahaha.

      Betul sekali, visi itu berawal dari kepedulian. Nah, aku juga sedang peduli sekali akan sesuatu hal, en dari situlah visiku muncul wakakak ^^ En betul juga, itu masih terus diuji, digumulkan, en didoakan.

      Hapus
  2. Anak muda harus baca ini niiihhh.Emang kalau bicara soal visi ga kalah seru dengan ngomongin LSD...kekekkekeek...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih yaaa Kak Lasma!! Hehe kalo begitu, mohon bantuannya untuk mempromosikan tulisan ini kak :p

      Eh, kakak di Bandung kan? kapan2 ketemuan yukkk..

      Hapus
    2. Aku di Jakarta, Nik. Adeku yang di Bandung, yang kerja satu lagi dulu kuliah di Bandung, tapi sudah kerja di Cikarang..Hehhehe..Kamu di Bandung yaa??

      Hapus
    3. iya nih di Bandung hehe.

      Hapus
  3. like this one... :D *kita sewarga di grup nya ci shinta, tapi baru "jodo" mampir ke blog mu skrg neh.. hhihih

    BalasHapus
  4. thank you Rina!! mudah2an kita berjodoh juga ya di dunia nyata hahaha ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. huahahha... benerrrr.... smogaaa kita berjodo didunia nyata.. ^^
      btw, tulisan mu menguatkan ku.... i'm penganggurannn too... >,< lagi bergumul soal visi... huhe..

      Hapus
    2. SEMANGAAAAAAAAAAT YA CI!!! Selamat bergumul dg Tuhan haeuehahoaheaoaeho ^^ tenang tenang, pasti dijawab kok, asalkan kita sungguh2 meminta :)

      Btw cc tinggal dimana nih?

      Hapus
  5. Very like this! Aku sekarang juga sedang bergumul tentang visi spesifik dari Tuhan dalam hidupku, yes, i know that my life will be a blessing to Kingdom of God tapi berkontribusi jadi apa??? itu masalahnya :D hahahaha~

    Sejauh ini, aku masih menunggu sambil melakukan apa yang aku bisa sambil terus berdoa agar Tuhan mengarahkan langkah2 kakiku, menutup jalan dan membuka pintu :D hehehe~ dan postingan ini sedikit banyak meneguhkan aku hehehe~ Keep writing :) Gbu~

    BalasHapus
    Balasan
    1. i know i know. i feel exactly the same thing too!! T.T emang gak mudah loh pergumulan soal visi ini. Dan umumnya butuh waktu lama untuk mewujudkannya. Sebenarnya, visi/calling/desire yg Tuhan taruh di hatiku ini belum bisa kalo dibilang 100% udah jelas, dan aku ga brani 100% visi ini benar. Aku sendiri masih terus menguji & menggumulkannya.

      Tapi ya kita harus tetap melakukan apa yg kita bisa, and do it NOW. Kakak PAku bilang: Jangan pernah takut salah. Gapapa juga kalo salah. kalo bukan jalannya, pasti Tuhan tutup pintunya, pasti Dia beritahu. Saat ini aku, walopun statusku pengangguran, tapi aku juga "bekerja". Bekerja maksudnya melakukan apa yg bisa aku lakukan, yg aku merasa terpanggil & tergerak untuk mewujudkannya. Disini arti "job" dan "work" juga berbeda ternyata hehe. Baca tulisannya Bang Morris deh :)

      Justru kesalahan & jatuh bangun selama mengejar visi itulah yg membuat kita banyak belajar. Sungguh suatu proses yg berharga, en nanti saat visi itu tercapai, pasti rasanya bahagia banget hehehe ^^

      Aaah, ternyata ada yg lebih indah daripada mengejar cowok. Itu adalah mengejar visi!! wakakakak ^o^

      Hapus
    2. ini tulisanmu keren, tuh kmu udh bnyak ngrti jg dri ap yg dbgiin pastormu :D
      tinggal teruskan doa puasamu nak hhehe
      Tuhan psti brbicara dan terus mnumbuhkan desirenya didalam hatimu
      Hidup Unpar!!*loh?
      hhehehehe
      Smngaaaaaat!!!
      *tebak akyu siapa? *sok misterius

      Hapus
    3. yaaaah ini mah pasti Kak Echa hahaha ^^ ini usahanya terus berjalan loh kak ^^ btw, yang di Tangerang itu aku gak ketrima wakakak. tapi gapapa juga sih coz i feel nothing to lose from it :)

      hidup unpar!! terutama buat S-2nya!! Haha. Eh kakak jurusan Management bukan ya? kenal sama Dhia Paramitha Yayo ga?

      Hapus
  6. Dear Nonik..
    I would love to talk to you privately.. May I know your email address?
    Buat gue, hari ini adalah hari dimana pertolongan Tuhan dinyatakan, melalui blog mu.
    Believing is receiving..
    Gue percaya gue sedang menerima pertolongan Dia saat ini dgn cara yg diluar perkiraan gue. Dia bahkan bekerja melalui orang yang tidak gue kenal, yaitu lo.
    salah satu visi Tuhan yg ada di diri lo mungkin bisa membuka jalan gue menemukan visi Tuhan dalam diri gue..

    Dari beberapa postinganmu, banyak hal yg terjadi juga dlm diri gw, mulai dr masalah keluarga sampai kegalauan gue diujung kelulusan dan jg menemuka visi hidup gw.
    Gue sungguh menikmati tulisan lo seperti rasanya gue lah yg menulis sebagian tulisan itu..
    Hehhe entah karena emang mirip bgt kali ya, jadinya pikiran gue pun mengalir banget saat membaca, sesekali terjadi perdebatan jg sih, hehe

    Hmm, gue lagi jauh sama yg namanya "pertemuan" saudara seiman.
    Gue bs dibilang dekat n selalu berusaha mencari dia lewat Firman tapi masa lalu atau bs dibilang apa adanya gue saat ini membuat gw ngerasa gak nyaman berada diantar saudara2 seiman itu.
    lagi2, ada aja cara si iblis jatuhin gw..

    I hope I could talk to you soon.
    Bila dirimu berkenan :)

    Love,
    LC

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi LC!! aduuuuh maaf sekaliiiii baru bales sekarang T___T soalnya sekarang ini aku jarang buka en update blog, udah sibuk ngerjain yang lain hehe.

      sure sure SURE you are more than welcome to talk to me :) just add in on your facebook "Louisa Veronica Hartono" and u can send me message, or to my email at louisaveronica2001@yahoo.com hehe.

      btw ini LC kepanjangannya siapa yah?

      Hapus
  7. Like this quote...
    Sama-sama mencari visi Tuhan..

    Tetap semangat...
    Salam Horas dari Medan lewat sikit.. :)

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^