About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Kamis, 26 Januari 2012

Mengapa Manusia tetaplah Manusia dan Allah tetap Allah

Di era yang serba digital sekarang, berbagai kemajuan teknologi jelas tak diragukan lagi. Yang jelas, kita ga bisa hidup tanpa dan ga bisa lepas dari teknologi. Gue salut dengan semua penemuan-penemuan baru yang diciptakan manusia. Sekarang udah ada vaksin dan obat buat pencegahan dan pengobatan penyakit (dulu kalo kena penyakit batuk pilek, ya pasrah aja deh haha), ada mesin fotokopi, internet, tv, mobil, pesawat, obat bius, dsb yang masih buanyak banget. Sekarang manusia bisa memecahkan hampir berbagai masalah bahkan yang kelihatannya mustahil. Contoh: film mission impossible!! Hahaha ^o^ Gue demeeen banget nonton yang ke-3 en ke-4. Sekarang sudah ada ahli2 politik, militer, intel, pemerhati kebudayaan, aktivis sosial, pecinta lingkungan, dll.


Dan terkadang, manusia sering alpa dengan semuanya itu, menganggap dirinya serba bisa dan melupakan Tuhan, bahkan menganggap Tuhan tidak ada. Tapi, seiring berjalannya waktu, gue menyadari ada hal-hal yang tetap tak mengubahkan fakta, bahwa manusia tetaplah manusia dan Allah tetaplah Allah. Tulisan ini hanya berusaha mencatat beberapa saja.


1. Manusia bisa mati, sedangkan Allah kekal untuk selama-lamanya.  Kehadiran Allah tidak dibatasi oleh dimensi waktu dan ruang. Tak peduli mau secanggih apa pengetahuan manusia, mulai dari jaman Cina kunoooo yang berusaha bikin elixir alias obat buat immortal, kita toh tetap mati juga hehe.


2. Manusia bisa lupa, sedangkan Allah tidak pernah lupa. Contoh jelasnya adalah penepatan janji Allah akan kelahiran Yesus Kristus sebagai keturunan Abraham. Allah juga bernubuat kepada Nabi Yesaya tentang adanya tunas Daud yang akan keluar, menjadi pembebas dan penebus bagi umat Israel. Padahal rentang tahun Daud dengan Yesus mungkin ada ratusan tahun. Ini sudah pernah gue tulis di post sebelumnya. Terkait dosa dan pelanggaran2 kita, Allah itu tidak lupa. Ia hanya memilih untuk tidak mengingat-ngingat kesalahan kita. 


3. Manusia tidak pernah bisa mengetahui masa depan secara pasti. Sedangkan Allah, Ia yang menggenggam dan mengetahui masa depan anak2Nya. Ga peduli mau sehebat apapun prediksi ahli fengshui, peramal, dukun, mau pake kartu Tarot, daun teh, bola kristal, rasi bintang, zodiak, manusia hanya bisa memprediksi. 



4. Otak manusia terbatas, sedangkan Allah tidak. Logikanya simpel banget. Misalnya nih, orang yang masih single en udah kerja, kadang masih suka pusing dengan urusan pekerjaannya sehari-hari. Sedangkan Allah, Ia tidak pernah pusing ato ambil cuti mendengarkan doa 7 miliar manusia. Kok bisa ya. Gue juga terkagum-kagum. Gue kadang suka tanya, "Tuhaaan, kalo Nonik doa gini lagi, Engkau bosen gak sih.... Engkau repot gak sih..." 


5. Sehebat-hebatnya manusia, ia pasti membutuhkan bantuan orang lain untuk mengerjakan sesuatu yang besar. Allah tidak. Ia bisa membuat sesuatu terjadi hanya dengan firmanNya. Contoh simpelnya: sampai sekarang, manusia hanya tahu galaksi Bima Sakti doank hehehe. Sedangkan Allah? Ia menciptakan galaksi2 lainnya. Jumlahnya berapa, gue gak ngerti. Makanya pas ngetik ini sempet bingung: ratusan galaksi? ribuan? jutaan? milyaran? aaaah..... Dan karena tangan Allah yang menopang, alam semesta ini masih ada & bertahan sampai sekarang. Mana bisa sih manusia menjaga alam semesta ini terus berjalan?? Sehebat apapun alat yang ditemukan, tetap ga ada yg bisa mengalahkan Allah... 


6. Manusia itu gampang capek en suka ngeluh capek, tapi Allah ga pernah capek. Hehe. 


7. ada yang mau menambahkan yang lain? saat ini baru terpikir segitu :P


****


Kebesaran & keagungan Allah bisa kita rasakan lewat otak dan akal budi yang sudah Allah beri. Misalnya, melalui para dokter, kita bisa terkagum-kagum akan cara kerja tubuh manusia dan anatominya yang rumit. Melalui para astronot dan ahli astronomi, kita bisa tahu bahwa ciptaan Allah tu ga cuma bumi doank tapi juga ada planet2 en galaksi laen hehe. Melalui para petualang dan ahli sejarah, kita bisa tahu akan tempat2 dengan pemandangan alam yang indah. Melalui para pemusik, pelukis, dan penyanyi, kita kenal yang namanya melodi, musik, dan seni. Melalui para ilmuwan, kita bisa tahu lebih banyak hal lagi: hukum E=Mc kuadrat, teknik pasteurisasi, vaksin cacar air, dll. Dari uraian ini aja, kita tahu bahwa Allah itu juga kreatif. Ia menciptakan manusia dengan karakteristiknya sendiri-sendiri, bakatnya sendiri-sendiri. Semua itu, kalo dikembangin dengan baik, bisa memuliakan Allah lo, dan menciptakan KerajaanNya di bumi. 



Gue jadi heran, masih adaaaa aja orang yang menganggap Allah tidak ada dan dirinya serba bisa??



1 komentar:

  1. Tuhan itu panjang sabaaaaar~~~~

    kita kena masalah dikit aja bisa nggerundel, disakit dikit ja bisa ngambek, tapi Tuhan g pernah ngambek or kesel ngehadepi kita. Kadang2 aku merasa nyerah menghadapi diri sendiri tapi Tuhan selalu bilang, DIa belum menyerah untuk aku

    dan itu yg membuat aku selalu bisa bangkit XD aha~ God is sooo Good~

    btw, salam kenal XD pertama kali pos komentar :D Gbu~

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^