About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Jumat, 05 Oktober 2012

Days in Geneva: God is All I Need ~ What is Grace to You?

Minggu-minggu ini gue lalui dengan penuh kesibukan kuliah. Tapi gue lumayan terkejut dengan minggu2 pertama. I was having a little hard time with it. I thought this is going to be easy for me. Sebagai anak yang sudah dicap sama temen2 sebagai mahasiswa teladan, murid pinter, rajin, dll, i thought everything is going to be easy. Dan sebagai bekas mahasiswa S-1 yang tergolong aktif di kampus, yang catetannya pernah beredar di seluruh kampus en dipake buat contekan selama UTS-UAS (hahahah "bangga" :p well, that's another story), gue pikir gue bisa menjalani semuanya dengan mudah. Well, perkiraan gue SALAH!!

Jumat, 21 September 2012

Days in Geneva (part 5): When Classes Begin.... Again!!

Sejak hari Selasa kemarin, gue udah mulai kuliah. Kuliah disini topiknya menarik-menarik, tapi yang sangat menantang adalah bahan bacaannya. We are REQUIRED to read the reading materials before the class starts.... and bacaannya itu bukan hanya 1 or 2 buku, tapi bisa sampe 5-7 buku @.@ Mabok gaaak loeee hahaha. En yang lebih menantang lagi, bahasa inggris yang di text book itu susah bow T____T gue harus ngulang baca 4-5 x biar bisa ngerti ini text ngomongin apa sih. 

Ada 6 mata kuliah (Makul) yang ditawarkan di semester 1, but we are supposed to choose only 5. Tadinya gue pikir gapapa, gue pasti bisa ngambil enam-enamnya hehe. Tapi setelah mendengar banyak penuturan dari kakak-kakak kelas that it is really impossible to take all of the 6 courses, so akhirnya gue ngambil 5. Cuma hingga tulisan ini ditulis, gue masih ngambil 6 karena belum tau makul apa yang bakal gue drop, since i haven't entered to all of the courses until next Monday. Most of courses here are taught in English, and for this semester, only one is given in French. They are:
  • Economic and Development --- so far this is my favorite subject!!
  • Political Sociology and Development --- topiknya menarik, tapi cara ngajar professornya itu bener2 bikin gue ngantuk coz dia udah rada tua, ngomongnya pelan2, en gue susah banget buat nangkep kata2nya even tough dia ngajar pake Inggris. Gue sampe ketiduran 3-4x di kelas pas kuliah pertama bow .____. 
  • History and Development
  • International Law and Development
  • Statistic Methods for Political Science --- yang ngajar orang India, lucu banget!! N juga ramah. huwahahaha.
  • Anthropolige et Development --- ini yang pake bahasa Prancis. 
Maybe gue bakalan drop yang pake bahasa Prancis ini karena gue mau bener2 fokus buat dapet nilai bagus di semester pertama, karena perolehan nilai ini bener2 penting di Geneva. This is Europe baby!! You can't just playing around or mess up with school and campus' life!! En buat gue sama murid-murid lain yang dapet beasiswa, nilai sangat menentukan apakah kita bisa dapet beasiswa untuk periode berikutnya di semester 3 (so mulai tahun depan, gue harus apply beasiswa lagi). 

Oh ya, gue juga seneng karena kuliah gue cuma hari Senin, Selasa, en Rabu, which means i have a loooong weekend every week huahahaaha :p TAPI.... ya itu tadi. Hari-hari dimana gue gak kuliah itu HARUS dimanfaatkan buat nyicil bacaan yang super duper banyak. Kita juga harus bikin review atau ulasan dari setiap bacaan yang ada, terus diupload ke website. Outside the campus life, gue juga masih ikut kursus bahasa Prancis yang diselenggarakan univ... Thanks God, untuk pemegang beasiswa, kami bisa ikut kursus gratis selama 2 semester hehehe. Pokoknya, sekalipun keliatannya banyak waktu senggang, tapi sebenernya lumayan sibuk juga. Selain kuliah biasa, biasanya ada kuliah dari dosen tamu or para tokoh internasional or para pemenang nobel. Misalnya, dalam beberapa minggu ke depan, bakalan ada kuliah dari Prof. Amartya Sen, pemenang nobel ekonomi dari India. Kemudian ada semacam talkshow or seminar yang menghadirkan korban bom atom yang selamat dari Hiroshima. Terus biasanya murid2 suka diundang buat ikut acara di UN kalo ada konferensi semacam "peace building conference" etc. En itu gratis xixixixi >____< Kita tinggal dateng ke UN, tunjukkin ID card, en masuk deh. Jadi waktu senggang disini bener2 dimanfaatkan sebaik mungkin. Belum kalo kita mau magang di NGO atau salah satu badan UN. Belum lagi kalo ada tugas kelompok, kudu bisa bagi waktu deh. Tapi yang gue sukai dari Europe adalah sifat individualistiknya, seperti yang gue tulis in my previous note. Disini, rata2 orang (termasuk murid) lebih suka ngerjain tugas secara individu. Biasa lah kalo di Indo, fenomena tugas kelompok dimana ada murid yang cuma ndompleng nama itu sering banget terjadi. En ini sangat merugikan buat murid yang bener2 kerja or belajar untuk mengerjakan tugas itu (en gue paling sebel sama orang yg kerjanya gak ngapa2in tapi cuma ndompleng nama. Biasanya tuh nama orangnya kagak gue masukkin di tugas haha). So... meskipun professornya bilang bahwa ini tugas kelompok, tapi kita tetep dibolehin buat submit tugas itu only on our own.

after knowing all of these stuffs, now i know why it is impossible for us buat ngambil 6 makul sekaligus. Secara waktu di Indo gue bisa ngambil sampe 7 or 8 mata kuliah.... tapi disini, that will be really a heavy workload. 

Oh ya, disini mayoritas professor punya yg namanya TA (Teaching Assistant). Biasanya yg jadi TA itu mahasiswa yang mau nempuh S3 alias doktor or Ph.D. En yang namanya TA disini itu bener2 kerja bow, bukan sekadar jabatan doang or gengsi. Kerjaan TA adalah:
1. mengkoordinasi mahasiswa yang ikut kelas sang professor
2. mem-fotocopy slide dan syllabus (umumnya pada hari pertama kuliah)
3. membantu professor dalam nyiapin bahan, n juga masukkin nilai
4. ngurusin website mata kuliah tersebut, termasuk upload bahan2 baru tiap minggunya en tugas2 review yg dikerjakan mahasiswa
5. yang paling gue sukaaa.......... TA disini sangat mau membantu mahasiswa buat ngulang materi yang diajarkan, entah itu lewat review session bareng2 ataupun ditemui secara pribadi. Mereka juga punya office hours sendiri loh, kaya professor-nya. Keren kaaan ^^ Terus TA ini sangat bisa dihubungi lewat email maupun handphone pribadinya. En mereka juga rata2 cepat dalam membahas setiap email yang dikirim mahasiswa.
6. Yang paling gak penting: TA yang cowok biasanya sangat ganteng xixixixi >___< aaaah semua cowok disini ganteng!! 

Selain kegiatan akademik, kursus bahasa, kita juga butuh yang namanya bersosialiasi. Ya kan ya kan? :p Ato main-main kemanaaa gitu, scara transport disini nyaman banget en pemandagannya juga indah-indah. 

So, mungkin dalam waktu-waktu ke depan, gue bakal jarang update news lagi di facebook :(  Aduuuh mana gue udah jarang ngikutin berita di Indo pula. Huaaaah. I'll be busy studying, studying, and studying (I have to remind myself that this is MASTER oiiii, not bachelor anymore!! Tugas2 en responsibility pasti lebih banyak). And maybe also with socializing and travelling a bit :p

Bye-byeee.... 

Minggu, 16 September 2012

Days in Geneva (part 4): Spiritual Dryness & other activities

I've just read my friend's post in her blog "Serving as A Youth Consellor" (you can read it here: http://febeamelia.blogspot.ch/2012/09/serving-as-youth-counsellor.html). Somehow I just feel that I am in a condition where I am longing for Christ more and more, a condition where my spiritual human is crying desperately to serve Him more, to serve and to be involved with lots of young people. 

I've just stayed for 3 weeks and more in Geneva, but to be honest, my heart and spiritual human already crying, asking, and begging for God deeper than this. 

Rabu, 05 September 2012

Days in Geneva (3)

Postingan gue kali ini gak banyak. lagi sebel coz wifi di studio gue lagi mati, jadi kalo mau FB-an kudu ke library kampus dulu :( Nah mumpung lagi ada wifi, mau update sedikit aaaah.... hehehe. I really thank you for you guys who are keep praying for me & always remember me in your mind. Thank you juga buat Kak Dina Margaretha yg selalu setia menantikan kabar dariku ^^

Senin, 03 September 2012

Days in Geneva (2)

Sometimes, I still can not believe that I AM IN Geneva RIGHT NOW. I have to pinch my self once or twice to make sure that THIS IS REAL :p 

Sabtu, 01 September 2012

Warna-warni Geneva

Satu hal yang sangat-sangat gue sukai dari Geneva adalah, this city is sooooo multicultural & multinationals ;)  Almost everyday I see people from different nations speak different languages. There are white people, black people, yellow people, red people, etc. Di dalam bus, bus stop, stasiun, restaurant, and even in my uni, we can see a lot diversity ^^ Emang bener deh Tuhan gak salah tempatin gue di Geneva hahahaa. Disini penduduk Geneva berbahasa Prancis, n para pendatang amat diharapkan untuk bisa ngomong Prancis. Tapi jujur aja sih, ujung2nya ya gue tetep lebih sering pake English daripada Prancis karena temen2 gue kan semuanya internasional *ceileeee bahasanya*. Emang agak repot.... Gue jadi pingin cari roommate yang ngomong Prancis, biar mau gak mau, tiap hari harus ngomong Prancis. Selama ini gue cuma praktik ngomong Prancis pas di kelas bahasa, terus pas di jalan. And basically they're only very very short conversation, which is definitely not enough to enhance my france ability. Sangat menarik mengetahui bahwa ternyata banyak juga orang Bule yang ga bisa ngomong Prancis n harus belajar bareng. Ya iyalaaaah =.="

Kamis, 30 Agustus 2012

Days in Geneva

So, here's a little update about my daily life in Geneva hehe. I love the city so much, and selalu ada hal-hal kecil yang membuat gue takjub and makin awesome sama God hehe. Penyertaan-Nya, nyata banget bow.... i learn a loooot of things too. So here we go :)

Senin, 27 Agustus 2012

HIS GRACE

This post is to reflect all of the little, yet so deep and meaningful miracles that the Lord did upon me before my departure to Switzerland.

 1. Mujizat koper: please read here.

 2. Mujizat tiket : please read here.

 3. Baju winter : please read here.

 4. penyertaannya dalam rasa khawatir dan takut sebelum pergi: please read here.

 Sebelum pergi, gue sering sekali merasa khawatir, gak mampu, takut, gak layak. Tapi Tuhan itu benar-benar bekerja, firmanNya meneguhkan. Berikut ini adalah beberapa tambahan kalo kalian udah baca postingan nomor 4 di atas hehe.

Sabtu, 11 Agustus 2012

Betapa Banyaknya Hal-hal yang Aku Syukuri

Mumpung lagi ada inet yang koneksinya cepet, gue mau update sekalian nulis sebentar aaaah.... hehe. 

Setelah pulang dari Bandung en tinggal di rumah, gue banyakan nganggur :p Kerjaannya cuma main, makan, baca buku, tidur, main, makan, baca buku, tidur huehehe. sesekali diselingi dengan memperdalam bahasa Prancis gue, sepedaan ke desa-desa, berenang, aerobik, en main ke Jogja. Internetan disini agak susah.... jarang yang ada wifi. Jadi kalo mau update facebook or ngecek email, kudu ke warnet dulu or numpang wifi di tempat sodara.

Rabu, 01 Agustus 2012

Bye-Bye Bandung....

This is gonna be my last day in Bandung. Nanti malem, gue will go back to my hometown Purworejo to spend time with my family for about 3 weeks before my departure to Swiss.

Jumat, 27 Juli 2012

Jacob, Leah, and Rachel

Kisah tentang Yakub itu menarik sekali bila diamati, mulai dari ia hidup hingga meninggal. Salah satu hal yang menarik tentang dirinya adalah kisah percintaannya huehehehe. Kali ini gue ingin menyoroti tentang Lea dan Rahel. Ada banyaaaaak hal yang bisa disoroti dan dipelajari dari kisah ini.

Kamis, 26 Juli 2012

Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub

Di blog Mbak Dhieta yang ini, dia menuliskan kalo rhema Firman Tuhan itu bisa begitu sangat spesifik dan personal bagi tiap-tiap orang. Buat orang lain, bisa aja kata yang jadi rhema itu sama sekali ga nyambung or ga masuk akal. Bagaimana bisa kata anu ato itu bisa menjadi rhema, dan kamu yakin untuk bertindak sesuai dengan ayat itu?? Contohnya adalah kata “Ai” bagi Dr. Magdalene Kawotjo. Baginya, “Ai” berarti kehendak Tuhan untuk belajar program doktor theologia di Ashland Seminary College di Amerika. Dengan kata lain, Ai adalah Amerika. Tidak masuk akal bukan? Yah, tapi memang itu bisa terjadi :p Dan hari ini…. Gue merasakan sendiri yang namanya sensasi rhema tersebut hehe. sebenarnya ini bukan pertama kalinya. Tapi setelah sekian lama dan bisa merasakan jamahan kuasa Firman, gue merasa begitu spesial…. Begitu disegarkan, begitu dikuatkan.


Rhema yang gue dapatkan hari ini adalah 6 kata, yaitu “Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.” Kata-kata tersebut terasa begitu dalam, en gue mengucapkannya terus, berulang-ulang, di dalam hati. So wow. So deep. So true…. Ada perasaan dan jaminan keamanan yang kuat saat mengucapkan kata-kata itu.


Di Alkitab, terutama di Perjanjian Lama, kita sudah sering mendengar dan membaca ke-6 kata tersebut. Tapi, mungkin kita kurang mendalami atau memahami betul artinya. Kenapa yah seringkali saat Tuhan berfirman atau bersabda kepada orang yg diutus & dipilihNya, Ia sering berkata, “Jangan takut hai….. Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Aku akan menyertai dan menolong engkau….” Pernahkah kita merasa ingin tau, kenapa Allah sendiri sering me-refer diriNya sebagai Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub? Kenapa ga cukup bilang, ‘Akulah Tuhan’, titik gitu aja? Kenapa ga bilang “Akulah Allahnya Daud”? atau Allahnya Yusuf? Atau Allahnya Musa, Yosua, Salomo, dll? Maksud gue, tentu saja Dia juga terkadang me-refer diriNya sebagai Allah yang menyertai Musa, Yosua, Daud, dan Salomo melakukan perbuatan-perbuatan ajaib saat berbicara kepada anak-anak mereka. Tetapi yang terlihat paling menonjol adalah bagaimana Dia menyebut diriNya sebagai sendiri sebagai Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Kenapa bisa begitu?



Gue mendapat jawabannya secara lebih jelas saat membaca komik manga Bible Art untuk anak-anak di Gramedia tadi pagi. Canggih ya zaman sekarang, pelayanan untuk anak-anak aja udah dibikin dalam bentuk komik berwarna. Jadi anak-anak ga bosen en mereka juga nangkep apa arti cerita tersebut, bukan sekadar cerita saja. Jangankan anak-anak…. Gue aja yang baca jadi merasa disegarkan lagi en lebih tau. En tak terasa, 4 buku manga pun gue lalap di Gramedia :p



Nah, back to the topic. Dari yang gue dapat tadi pagi saat gue baca Alkitab manga, bukan sembarangan bila kepada umat Israel Allah sering menyebut diriNya sebagai Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Hal ini karena:


1. Mereka adalah asal-usul/nenek moyang bangsa Israel. Dan nama Yakub kemudian diganti menjadi Israel yang disebutkan hingga sekarang.

2. Dari sanalah janji Allah berasal hingga kepada karya penyelamatan umat manusia.

3.  Dari sanalah petualangan dan kisah iman yang abadi sepanjang masa dimulai, dan melalui iman yang tampaknya sebesar biji sesawi, kuasa Allah dahsyat bekerja yang tampak terlihat hingga sekarang, hingga ke bangsa-bangsa lain.

4.  Cerita tentang Abraham, Ishak, dan Yakub itu emang bener-bener dahsyat boooow…. Esensinya dalem banget.


Setelah baca manga, gue merasakan ada kekuatan yang mengalir. Gue dipulihkan, disegarkan. Bahwa Allah itu mampu menepati janjiNya seperti yang dilakukan-Nya kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Dia bukan Allah yang ingkar janji meskipun waktuNya terasa sangat lama. Dan gue merasa tadi Tuhan berkata, “Jangan takut Nonik…. Akulah Allahmu: Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Aku sanggup melakukan perbuatan-perbuatan besar dalammu seperti dalam hidup mereka, yang kisahnya kau baca hari ini. Jangan takut.... Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.” Dan gue merinding booow di Gramed mendengar janji-Nya…. Gue belajar satu hal bahwa Allah tidak sembarang saat menyebutkan diriNya demikian. Itu karena kisah-kisah yang dialami Abraham, Ishak dan Yakub emang dahsyat banget.


Bila kita pikir lebih dalam, semua yang ketiganya mengalami hal-hal yang secara manusia sudah tidak mungkin terjadi. Dead lock. The end. Impossible. Modyar. Tapi toh itu tetap terjadi. Abraham sudah 100 tahun saat mendapatkan Ishak, dan Sara udah 90 tahun, udah ga mens. Gimana bisa booow!! Gue jadi mbayangin apakah Abraham masih kuat en birahi terhadap Sara ya? Hauehuehoehuaehueo. Terus apakah Sara masih kuat mengandung dan melahirkan Ishak di umur segitu? Alamaaak. Kemudian, Abraham disuruh mengurbankan Ishak. Ini adalah salah satu kisah iman favorit terbesar sepanjang masa. Kemudian, Abraham menyuruh Eliezer mencarikan istri untuk Ishak, dan didapatilah Ribka. Ribka dan Ishak tidak punya anak kira-kira selama 20 tahun, baru kemudian lahir Yakub dan Esau. Kemudian ada persekongkolan soal hak kesulungan: Esau memandang rendah hak kesulungannya dan menjualnya demi sepiring kacang merah; Ribka membantu Yakub untuk menipu Ishak mendapatkan hak itu; Esau marah sekali terhadap Yakub; Yakub lari dan bekerja di Laban; bekerja 14 tahun demi Rahel; bergumul dengan Allah, namanya diganti menjadi Israel, dan memiliki 12 anak. Wow. Pokoknya, campur tangan Tuhan di dalam keluarga besar ini selama 4 generasi (Abraham-Ishak-Yakub-Yusuf) terlihat jelas en keren abis.



Betewe, gue jadi tertarik nih buat ngebahas soal kisah Yakub dan kedua istrinya, Rahel dan Lea. Ada begitu banyak pelajaran dan arti yang luar biasa di dalemnya. But this will be in another post! :D


Rabu, 25 Juli 2012

Entering the Promising Land

I have a confession to make. 

Selama persiapan ke Swiss, attitude gue lebih banyak jeleknya daripada bagusnya T____T Gue lebih sering complain, marah-marah, asking God, doubting God, demanding Him, confront Him, etc etc. Gue kurang bersyukur, lebih banyak dihantui rasa takut, dan lain-lain. Fokus gue selama ini teralihkan, dari yang seharusnya fokus ke God en malah jadi fokus ke berbagai hambatan yang menghadang gue. Rasanya sudah jenuh, penat, lelah berkutat dengan semua ini. Gue banyak sekali mempertanyakan janji Tuhan soal kepergian S2 ini. Padahal benar-benar apa yang gue dapet ini tidak semua orang bisa mendapatkannya. Sampe akhirnya, gue benar-benar ditegur dengan perkataan Mbak Dhieta yang bilang, "Kelakuanmu ini seperti orang yang gak mengenal Allahmu saja", en tulisan Mbak Mega yang bilang "Kalo selama ini kita gak percaya padaNya, mungkin karena kita gak mengenalNya dengan baik.
 Ada banyak hal yang berbeda sewaktu kita percaya dan sungguh-sungguh mengenal Tuhan"
di post yang judulnya Apa yang Terjadi kalau Kita Percaya.

Berikut ini adalah suatu peristiwa kecil yang sebenarnya cukup konyol kalo gue ingat-ingat lagi:

Persiapan ke Swiss: Koper

Dibandingkan dengan tiket dan baju musim dingin, cara gue dapet koper buat pergi ke Swiss ini benar2 penyediaan Tuhan yang luar biasa banget.

Minggu, 22 Juli 2012

Persiapan ke Swiss: Tiket

Proses gue dapet tiket ke Swiss bisa dibilang gampang-gampang susah, en mendebarkan hahahah. Gue dapet tiket yang, lagi-lagi, termasuk “murah”. Naik Emirates seharga 913 US dollar, yang kalo di-kurs “hanya” Rp 8.68 juta koma sekian. Padahal biasanya harga tiket ke Europe kan rata-rata 10 jutaan ke atas, apalagi di bulan Juli-Agustus itu masa-masa high season dimana banyak orang bepergian, entah buat main, balik kampung, kerja, dll....

Persiapan ke Swiss: Baju Winter

Okay. Here is more update about me before going to Switzerland. Persiapan-persiapan yang harus dilakukan sebelum kita berangkat buat studi ke luar negeri (LN) itu banyak sekali, en biasanya cukup merepotkan. Mulai dari bikin passport buat yang pertama kali ke LN, bikin visa, beli tiket pesawat, ngurus dokumen2, en beli baju musim dingin buat yang ke negara yang ada musim dinginnya haha. Barang-barang yang harus dibawa dalam koper pun banyaknya bukan main. Disana nanti juga harus mulai adaptasi dengan budayanya, bahasanya, makanannya, bikin bank account, beli kartu telepon/sim-card, en ngurus ijin tinggal ato permit residence, tentu saja. Tapi kekhawatiran soal apa yang harus diurus setiba disana biarlah itu menjadi kekhawatiran berikutnya. Sekarang gue mau share dulu tentang berkat-berkat yang gue terima selama masa persiapan ini.

Jumat, 13 Juli 2012

Tangan-Nya Membentukku

warning: This is a looong post....

First of all, I want to say that even tough this is a Friday the 13th, but this is the Friday the 13th ever!! Selain karena ultah gue jatuh di hari ini (hahahah!), gue juga banyak sekali merasakan limpahan kasih sayang dari orang2 yg gue cintai. Dari papa, mama, dedek, en teman2… baik teman2 HI maupun teman2 gereja. I feel so awfully loved & blessed! Dede gue pasang status di bbnya, “Hepi birthday Nik Nok…. Best sister ever existed”. Aaaw melting deh gue…. Beberapa orang teman pasang status ultah gue di bbnya. Tapi yang sangat membuat gue terharu, en nge-boost gue buat bikin postingan ini adalah, saat ada beberapa dari mereka yang bilang that I am their inspiration. That I am their wonder woman (wanita hebat). Nah loh, siapa bilang Friday the 13th itu hari/tanggal sial? Hari yang malang? Bukankah semua hari itu baik? Tuhan menciptakan semua hari dan masa baik adanya :) Buat gue, Friday the 13th kali ini berasa special sekali…. Thank you sooo much guys!! :’D  Ga terasa waktu setahun sudah berlalu begitu cepat sejak gue nulis postingan ttg ultah gue yang ke-21…


Well, here is an update about what I’ve been throught this past 3 months. Buat kalian yang sudah menganggap gue teladan, inspirasi, wanita hebat, thank you so much…. But do know that I’m still learning, en yang menjadikan gue berhasil itu Tuhan di belakang gue. 

Selasa, 03 Juli 2012

In the Midst of Confusion and Uncertainties

Dear Lord,


I don't know what to do.


I am so confuse.


I have no power.


It seems like all ways are closed and being blamed in front of my face.


I need this.


I need that.


I don't know how to get the things that I need.


I feel so countless time, how difficult it is to trust You T____T


Saya mentok Tuhan!!!


You said that I have to wait for Your time.


But for how long? I don't know.


Bener2 deh Engkau lagi ngajarin saya yang namanya kesabaran. 


You really mean it when you deal with my patience, huh Lord?


Please teach me to cling upon Your ways.


I want to breakthrough in this matter, Lord.


Dear Lord,


HELP!!






Amen.




Senin, 02 Juli 2012

A Servant, A Dog, and The Master

2 bulan ini udah lama gak nulis, banyak banget hal-hal yang terjadi sama gue, khususnya dalam hal pembentukan iman en karakter. Selain itu emang ada beberapa peristiwa yang bikin gue ga mood nulis.... Ini ceritanya kapan2 aja ya, gue lagi nunggu happy endingnya. Like what it's said, if not happy, then it's not the end :p

2 hari yang lalu, gue pulang kampung sebentar (just spent 2 days holiday there) karena sepupu deket gue wisuda. Dan selama 2 hari di rumah itu, gue dapat satu rhema berharga yang cukup ngena di hati gue. 

Selasa, 19 Juni 2012

God's Everlasting Love: LawatanNya di Acara Anak-anak Jalanan

Sudah lama gak nulis blog. These 2 months, a lot of things happened in me. macem2 deh, n yg jelas semua itu sangat membentuk karakter gue. Ga enak booow…. T___T pingin gue ceritain semuanya, tapi bingung darimana mulainya. Sekarang gue mau cerita soal kegiatan hari Sabtu kemarin ajaaa :p

So, hari Sabtu tanggal 16 Juni 2012 yang lalu, gue ikut kegiatan yang diprakarsai oleh Bang Morris ‘Strongeagle Generation’ Tobing and team. Kegiatannya dinamai God’s Everlasting Love, yaitu acara untuk anak-anak jalanan. Gue seneng ikut acara ini, soalnya emang udah lama tertarik. Tiap kali liat anak-anak jalanan, di dalam hati selalu bertanya-tanya, apa sih yang bisa gue lakukan buat mereka? Kalo dikasih uang… uangnya habis saat itu juga. Pernah ditawari buat mengajar anak2 jalanan oleh gereja gue, tapi karena satu en lain hal, belum kesampaian. Terus pernah juga ditawari ngajar anak2 jalanan dari gereja yang lain. Acaranya bukan Cuma ngajar kaya kasih bimbel gitu, tapi juga kasih mereka makanan yang bergizi. Yang jelas ada tempe tahu en dagingnya gitu. Lagi-lagi…. gue ga bisa, coz tempatnya itu jauuuuh bo, dari ujung ke ujung. Dari Bandung utara ke Bandung selatan, en itu hari Minggu. Sedangkan kalo Minggu tuh gue pake buat nyabat. So, kemarin gue seneng banget bisa ikutan acara ini.

Acaranya dari pukul 09.00 sampai 13.00, kami di Bumi Harum Sari (BHS), deket dari RS Fatmawati. Sepanjang hari itu, kami ngajak mereka main. Dimulai dari nyanyi bareng-bareng, terus ada panggung boneka, sesi sharing sama anak-anaknya, menggambar impian en cita2 mereka, makan siang bareng, dan pembagian hadiah. Gue ikut jadi kakak pembina disana. Di acara itu, kira-kira ada 15 orang yang jadi kakak pembina dan dibagi menjadi 5 kelompok berdasarkan warna. Ada warna merah, kuning, putih, biru, en hijau. Satu kelompok ada 6-7 anak jalanan dan diampu oleh 3 kakak pembina. Gue masuk kelompok biru, bareng sama Suryanti en Kak Thomas. Ssst, tau gak, di acara itu, gue ketemu juga sama beberapa bloggers lain, seperti Kezia & Ci Marcella Flaorenzia!! ^^ Kezia di kelompok merah, Ci Cella di kelompok putih. Gue juga ketemu orang-orang yg menjadi pembaca setia majalah Pearl maupun blog gue selama ini. Xixixi senangnya ^^ Ketemu my silent readers :p

Banyak hal yg pingin gue tulis disini tentang apa yang gue dapet, en bingung saking banyaknya yg mo ditulis. I’ll try to share it one by one :D

Senin, 21 Mei 2012

Kontroversi Kedatangan Lady Gaga & Dunia yg Makin Kebolak-balik

Beberapa hari yang lalu, gue posting di status fb gue kalo gue ga suka dengan larangan2 yang menolak kedatangan Lady Gaga untuk konser di Indonesia. Perlu diperhatikan bahwa gue bukan berarti mendukung Lady Gaga, gue cuma jengah en sebel aja sama organisasi yang sok-sok melarang kedatangannya. Kesannya tuh kok kaya udah suci banget. Yah you know what kind organisation that I mean :p Gue sendiri gak terlalu suka dengan lagu-lagunya. Beberapa iramanya memang oke, tapi liriknya? NOPE. Me no like it at all. Cuma enak doang buat joget2 en pembangkit semangat kalo lagi bete hehe. 

Kamis, 17 Mei 2012

THE AVENGERS: Small VISION, BIG IMPACT

Kemarin, gue baru aja nonton film The Avengers yang katanya orang2 super duper luar biasa bagus sekaleee. Impresi gue sehabis nonton film itu, jujur sih biasa-biasa aja hehe. Teknologinya, canggih banget. Kerennya juga keren. Tapi ceritanya gitu-gitu doang. Maksudnya, ga ada yang sampe bikin gue waaah gitu.

However…. I learned something precious and quiet shocking to me in the middle of the movie. Dan sesuatu itu, ada hubungannya dengan VISION (hehe gue lagi demen banget ngomong soal visi so jangan bosen yah baca tulisan gue :p ).

Yang membuat gue kagum dengan film The Avengers bukanlah jalan ceritanya, bukan juga dengan kecanggihan teknologinya, atau laga-laga aktrisnya. Tapi gue terpesona dengan ide yang dimiliki oleh tokoh di balik cerita ini.


Seperti yang kita ketahui, tokoh2 superhero seperti Hulk, X-Man, Spiderman, Daredevil, Captain America, The Iron Man, dll adalah produksi dari Marvel Company. Orang yang mendirikan perusahaan ini adalah Martin Goodman. Dulunya, nama perusahaannya bukan Marvel, tapi Timely Comics. Gue sudah berusaha mencari kisah jatuh bangunnya Pak Martin dalam pembuatan komik ini. Kan seru tuh kalo di balik kesuksesan ada kisah jatuh bangunnya hehe. Sayangnya ga nemu. So gue hanya berusaha membayangkan saja seandainya gue ini Pak Martin.

What will I do, if I were him? What will I do, if suddenly I get a dream to make a character of a superhero? Not only that. I will make the character famous, become wildly popular among young people. Will I make it? Or just think that it’s just merely a useless dream and impossible to do? Untungnya gue bukan Martin Goodman dan Martin Goodman juga bukan gue. Gue bersyukur bahwa beliau mau untuk melakukan impiannya itu. Kalau tidak, mungkin ga akan ada tokoh2 superhero seperti yang kita kenal sekarang ini. Gue yakin beliau melakukan hal ini bukan tanpa hambatan. Beliau mendapat impian ini di tahun 1930an. Dan di tahun tersebut, Amerika sedang dilanda resesi besar, yang dikenal dengan sebutan Great Depression. Gue membayangkan keinginannya itu pasti ditentang, dicemooh, dan diejek banyak orang. Atau kalau tidak, mungkin beliau hanya menyimpan impian itu sendiri dalam hatinya. Di tahun-tahun krismon parah, lu mau jadi apa bikin tokoh superhero kayak gitu? Bisa berbuat apa nantinya? Can a fiction superhero save a nation?? Mending kalo pingin jadi wirausaha, tapi, nyiptain tokoh superhero!! Emangnya bisa? Nah, kalo kita jadi dia, atau kalo misalnya kita mempunyai impian atau visi yang berbeda dari orang kebanyakan, what will we do? Beranikah kita melakukan langkah untuk mewujudkannya? Well, I have to say not everybody has the guts.

Kenyataannya, di akhir tahun 1939, komik superhero ciptaan beliau, Human Torch dan Submarine, sukses besar dan terjual 80.000 kopi. Beliau mencetak ulang komik tersebut dan kali ini terjual 10x lipat, 800.000 kopi!! Luar biasa bukan? Barulah tokoh-tokoh seperti X-Man tercipta di tahun 1960an, Hulk, Spiderman, Iron Man, dan Daredevil tercipta di tahun 1970an. Tidak berhenti sampai disini, perusahaan Timely Comics yang kemudian berganti nama menjadi Marvel Comics ini kemudian juga mulai memproduksi film tokoh superhero tersebut. Dan sepengetahuan gue, film-filmnya selalu booming dan disukai banyak orang. Fantastic Four, The Incredible Hulk, Spiderman seri 1 sampe 4, dan hingga The Avengers yang sekarang ini lagi keluar.

Intinya apa sih yang ingin gue sampaiin disini? Itu adalah:

Seberapapun remehnya visi/impian kita, seberapapun ga penting kelihatannya, seberapapun kecil kelihatannya, itu bisa menjadi sesuatu yang BESAR.
Coba lihat contoh di atas. Dari yang tadinya berkeinginan untuk menciptakan tokoh superhero, dampaknya bisa jadi luar biasa sekali. Bukan hanya orang-orang Amerika yang kena dampak positifnya, tapi juga internasional. Berikut adalah dampak positif yang gue list dari karya-karya Marvel:
  1. Membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Mulai dari usaha percetakan dan penerbitan, pasti punya pabrik yang mempekerjakan ratusan hingga ribuan orang yang terbagi dalam berbagai divisi. Ada yang mengurus proses pembuatan kertas, penulisnya, tukang gambarnya, desain, finance & accounting, marketing, purchasing, etc. kemudian berkembang sampai ke pembuatan film. Sudah mulai membutuhkan produser, sutradara, aktris dan aktor, para pemain figuran, stuntmen, dll. Karena produksinya yang bagus dan penjualannya yang laris manis, gue asumsikan orang-orang yang bekerja disana pasti mempunyai penghasilan yang cukup juga, minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
2. Tokoh-tokoh superhero tersebut menjadi role model atau panutan yang baik bagi anak-anak. Dari yang gue amati, pesan moral yang ada di film produksinya Marvel itu selalu positif. Misalnya:
a.Kejahatan selalu kalah dengan kebaikan.
b. Kekuatan (superhero) yang tidak dikelola dengan baik atau disalahgunakan, tidak akan menjadi berkat bagi sesama. Sebaliknya, itu justru akan merusak, menghancurkan, dan mendatangkan masalah.
c. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh kaya di film Avengers kemarin. 
d. With great power, come great responsibility. Ceileee ini kaya nasihatnya Bibi Em banget di film Spiderman hahaha


Secara tidak langsung, orang-orang yang menonton film tersebut, terutama anak-anak, juga diedukasi untuk bisa menangkap dan menyerap nilai-nilai tersebut. Jangankan anak-anak, para sepupu gue aja yang udah gede en berusia 20 tahunan sangat mengidolakan tokoh superhero tersebut. Sampai-sampai mereka crop and paste foto wajah mereka di kostum superhero pake fasilitas Face Switch, terus di-share di grup bb. Ckckckck….

3. Produksi film dan komik Marvel secara tidak langsung turut mendongkrak dan memajukan industri perfilman di Amerika. Bisa dikatakan, Marvel Company, bersamaan dengan Warner Bros, Colombia Picture dan MGM, merupakan salah satu pelopor dalam industri dunia hiburan di AS. Ga heran kalao sampai saat ini AS merupakan salah satu negara terbaik dalam industri perfilman, lebih baik daripada negara-negara Eropa, apalagi Indonesia!!! Kalo gue jadi warga negara AS, gue pasti bangga banget….

***

Darimana itu semua berasal? Dari satu hal kecil yang bernama VISI. Dan tidak hanya berhenti sampai disitu, tetapi visi itu harus direalisasikan, harus diwujudkan. Visi tanpa tindakan dan persiapan hanyalah angan-angan belaka, bagaikan pungguk merindukan bulan :p Gue sedih sekali melihat keadaan sekitar, banyak visi orang-orang yang mati di tengah jalan. Bahkan  banyak anak-anak muda yang saat ini tidak tahu apa visinya. Mereka bahkan tidak berusaha sama sekali untuk mencari tahu apa visi mereka, untuk apa mereka hidup di dunia ini. Hidup mereka adalah hidup yang sekadar hidup, ngikut arus alias ngeflow. Kuliah ya ngasal: asal cepet lulus, asal IPK bagus, asal dapet kerjaan. Pas kerja nanti, bisa dijamin bakalan ngasal juga: asal kerja halal, asal dapet duit, asal gaji tinggi. Kayanya tuh hidup gak jelas gitu.

Orang-orang akan dengan sangat antusiasnya mengikuti seminar atau workshop yang judulnya fantastis, seperti “Bagaimana cara membuat peternakan uang”, “Bagaimana sukses dalam 7 hari”, “Financial Revolution”, “Financial Breakthrough”, dll. Orang kan emang suka ikut yang instan-instan gitu. Tapi mereka jadi males sekali kalo disuruh yang namanya ikut training visi. Padahal visi adalah akar dari segala akar dan kunci dari segala kunci untuk bisa menjadi sukses. Memang ga melulu sukses secara materi, tetapi hidupnya akan jadi jauh lebih bermakna, lebih berarti, saat dia mengetahui apa visi hidupnya. Hidupnya itu punya tujuan, dan dia tahu mau dibawa kemana hidup ini. Tidak ada yang salah dengan ikut seminar kesuksesan dll, tapi buat gue, itu hanyalah solusi atau resep di permukaan doang. DI PERMUKAAN SAJA! Dan orang-orang yang memberikan seminar itu ya bisa sukses karena itu adalah panggilan mereka :p Misalnya lagi, akhir2 ini banyak sekali orang yg ikut2an bisnis properti karena pingin sukses. Well, itu ga salah. Yang menjadi masalah adalah bila berbisnis di bidang properti bukan panggilannya dan dia memaksakan diri untuk nyemplung disitu karena hanya untuk ikut arus dan mungkin pikirnya, cara untuk cepat kaya ya hanya lewat bisnis properti itu. Di tengah jalan, akan kelihatan kalo ternyata dia gak tahan, merasa ini bukan panggilannya, dll. Terbuang sudah waktu sekian lamanya untuk berkecimpung di bisnis properti, dan bukan untuk melakukan visinya!

Salah satu cara untuk mengetahui visi adalah dengan melihat apa kesukaan terbesar kita. Dalam hal apa kita paling enjoy saat melakukannya? Kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk apa? Berikut ini adalah contoh dari visi yang kecil-kecil dan bener2 kelihatan remeh temeh, tapi ternyata dampaknya dahsyat.
  1. Suka gambar anime or bikin komik? Siapa tahu bisa bikin tokoh superhero seperti tulisan di atas, yang lebih hebat daripada Marvel :D
2. Suka ngrumpi? Bisa jadi seperti Oprah Winfrey. Dia kan kerjaannya ngrumpi2 doang en mewawancarai kisah hidup orang-orang. Dia yang tadinya tidak terkenal, tapi sekarang kenyataannya berbalik. Orang-orang justru merasa dirinya terkenal kalo bisa tampil or diundang di acaranya Oprah :p  Kalo contoh Oprah Winfrey dirasa berlebihan, cobalah liat Kick Andy di Indonesia. Kick Andy tidak saja mewancarai kisah hidup orang, tapi dia juga menjadi suatu inspirasi dan membuat perubahan positif di Indonesia, bahkan bisa menggandeng kerjasama dengan perusahaan lain yang terkenal untuk memberikan operasi katarak gratis, kaki palsu gratis, bantuan pendidikan, kesehatan, dll. Kick Andy juga mengangkat kisah hidup orang2 yg sebenarnya “pahlawan” ga kelihatan di sekitar kita.


3. Suka wisata kuliner n ngritik makanan? Bisa jadi kaya Bondan Winarno or William Wongso. Enak, kerjanya Cuma icip-icip makanan. Gratis pula hehe. kalo kita dateng ke suatu tempat en bilang makanannya enak, mendadak tempat itu jadi rame. Kalo kita bilang ga enak, pengunjungnya jadi menyusut drastis :( Mendadak perkataan kita kaya punya kuasa gitu haueaoehaueoehoeuaueo.

4. Suka ngoceh di depan orang banyak? Bisa jadi MC terkenal seperti Daniel VJ or Choky Sitohang. Loh, why not? Iya gak? Gue punya dd kelas yang pinter banget kalo disuruh nge-MC acara. Sebagus apapun acaranya, kalo bukan dia yang nge-MC tuh kayanya gak rame. Gue berharap dd kelas gue itu mau terus menekuni bakat MC-nya en bisa bersanding dengan Daniel VJ and Choky Sitohang :)


5. Suka mengkhayal? Jangan putus asa dulu or merasa masa depanmu hopeless. Kamu bisa menjadi seorang pendongeng or penulis buku dongeng anak-anak hebat!! Lihatlah Hans Christian Andersen. Lihatlah Enid Blyton. Lihatlah Grimm Bersaudara. Mereka dikenal karena apa? Karena tulisannya dalam dongeng anak-anak!! Dan siapa bilang dongeng itu ga bagus? Dongeng tuh bagus tau…. Bagus untuk otak & tumbuh kembang anak *Ceileee* Tiap kali gue nongkrong di Gramedia, salah satu bagian kesukaan gue adalah di buku dongeng anak-anak. Gue sukaaa sekali menciumi buku-bukunya, menikmati gambarnya yang indah-indah, menikmati ceritanya. Sejak kecil, gue dibesarkan dengan dongeng. Gue tumbuh dikelilingi buku-buku berwarna dan imajinasi. Dan efeknya bagus sampai sekarang :D  (gue jadi merasa kasihan dengan anak-anak yang tidak tahu dongeng… Tidak mengalami moment dibacakan buku cerita oleh ibunya, dan kurang imajinasi).

Itu hanya segelintir contoh dari bakat-bakat lain. Suka main sepak bola? Bisa jadi timnas terkenal. Syukur-syukur sampai direkrut main di kelas internasional en dibeli tinggi kaya Christiano Ronaldo gitu hehe. Kalau Portugal punya Christiano Ronaldo, Brasil punya Kaka and Lionel Messi, Jerman punya Michael Balak, Indonesia punya kamu!! Apakah itu namanya tidak memberkati orang lain? Tidak memberkati orang tua? Tidak memberkati bangsa sendiri?

Apa jadinya kalau orang melenceng dari visi or panggilan hidupnya? Dari suatu destiny yang sudah Tuhan taruh? Orang itu tidak akan maksimal dalam hidupnya. Ia akan menjalani pekerjaannya dengan asal-asalan. Gue kebetulan tahu dengan orang yang seperti itu. Kalo gue liat-liat, bisa jadi nih orang sebenernya pingin jadi petenis terkenal (kira-kira loh yah, coz dia belum ngomong langsung hehe). kenapa gue bisa menyimpulkan itu? Karena gue tahu banget, nih orang passionnya di main tenis. Dia tahan main tennis sampai 10 set, en mau tanding dikeroyok banyak lawan. Hampir setiap hari dia sempatkan untuk bermain tennis. Tapi…. Sayangnya dia tidak menjadi petenis. Dia jadi apa? Jadi dokter! Dan apakah dia maksimal dengan menjadi dokter? I’m afraid not :(  Dia menjadi dokter umum yang begitu-begitu saja. Dan hasilnya ya gitu-gitu aja. Performanya tidak maksimal…. Karena dia salah, atau melenceng dalam menyalurkan energi yang dimilikinya.

***

Lihatlah, begitu banyaknya yang bisa dilakukan oleh sebuah VISI!! Jika orang-orang dunia saja bisa memberikan dampak yang luar biasa hebat karena visinya, mengapa kita yang anak-anak Tuhan tidak bisa? Contoh orang dunia yang hebat misalnya: Donald Trump, Robert Kiyosaki, Warren Buffet. Kita yang ngaku anak2 Tuhan, jangan cuma jadi jagoan kandang. Be a professional followers of Christ. Bukankah boss kita itu Tuhan? bukankah raja kita itu Tuhan? apakah penyertaan-Nya tidak kurang hebat untuk menyertai kita mewujudkan visi itu? Untuk membawa Kerajaan Allah mewujud dalam visi kita? Kalo dampak dari visi orang2 yg tidak mengenal Kristus saja sudah luar biasa, tidakkah dampak yang kita lakukan juga akan lebih hebat lagi? Alangkah luar biasanya bila setiap anak2 Tuhan mau dan berani melangkah untuk melakukan visi atau destiny yg sudah Tuhan taruh bagi mereka. Kerajaan Allah akan benar2 nyata di muka bumi!!

Orang-orang yang cacat fisik saja, seperti Nick Fujicic dan He Ah Lee, bisa membawa perubahan yang besar dan menjadi inspirasi bagi orang2 di sekelilingnya. Why can’t we? Mulailah melangkah sekarang :D  Kalau tidak melangkah…. Jangan heran saat 3-5 tahun mendatang, kita masih mendapati diri kita di tempat yang sama :p


P.S Bagi kalian yg baca & tertarik, gue tahu bagaimana cara untuk mengadakan training visi dg cara yg sangat sangat aplikatif en bukan ngawang-ngawang doang. Send a message to me kalo berminat!! :D

Selasa, 01 Mei 2012

Our Product's Images :D

Thank you for your nice comments in my previous posts :D Nah, di post ini saya mau upload tentang foto-foto produk yang saya beserta 2 orang teman lainnya rintis hehe.

Jumat, 27 April 2012

Janji-Nya yang Ditepati



Nah. Ini cerita tentang S2 gue hehe. Baca terus ya kalau emang pingin tahu. Panjaaang, coz prosesnya juga panjang :p

Jatuh Bangun Merintis Usaha

Mungkin di antara teman-teman yang baca post saya sebelumnya tentang perjalanan wirausaha, beranggapan bahwa jalan saya enak dan mulus sekali. Kok rasanya cepet banget, dalam kurun waktu seminggu udah bisa buka toko en tahu-tahu laris pesenan. Well, bener kalau dalam jangka waktu seminggu kami udah bisa buka toko, en usaha ini berjalan baik. Tapi ini juga ada perjuangan en pergumulannya tersendiri bow, terutama dari saya pribadi. Jadi ga tahu langsung-langsung dalam sekejap jadi toko cokelat gitu hehe.

Pingin tahu ceritanya? Pingin tahu?? Pingiiin???

Here we go :3

Kamis, 26 April 2012

Cerita Wirausahaku: Cokelat Isi ^^

Selama beberapa waktu ini, lagi sering ditanya-tanyai orang tentang apa sih yang sedang gue lakukan. Gue, lagi sibuk bisnis. Bisnis apa?

Bisnis cokelat isi. Udah buka toko sendiri lo... ya meskipun kecil hehe.



Karena ceritanya emang puanjaaang.... so gue harap kalian sabar dengan tulisan di bawah ini hehe. Tulisan ini menceritakan gimana semuanya itu mulai. Kalo menengok ke belakang, rasanya sudah jauh juga apa yang kulalui (walaupun of course jalan ke depan masih puanjaaaang juga) sejak November 2011 hingga April 2012. Tak terasa, setengah tahun sudah berlalu. Gosh!



Gue harap tulisan ini bisa menginspirasi buat kalian, terutama anak-anak muda yang tertarik buat berwirausaha. Ahahaha! Kaya Merry Riana aja :p Iya sih, gue emang terinspirasi banget sama sosok yang satu itu. Tapi, I have my own story to tell....


Here we go:

Nonik Lagi Sibuk Apa Siiiiy....

Setelah lama gak ngeblog.... begitu buka blogger baru tahu kalo ternyata ada tampilan baru. I know perubahan itu diperlukan, terutama untuk ke arah yang lebih baik. But.... I prefer tampilan yang lebih lama. Lebih enak aja sih hehe.


Banyak hal2 yg terjadi padaku di bulan-bulan ini, terutama bulan April, sampe2 gak sempat ngeblog. Untuk menyebut beberapa di antaranya: ngurusin wirausaha yang baru aku rintis, ngurus-ngurus keperluan untuk S2 (Yup, aku keterima S2. Dimana?? Tunggu nanti di post berikutnya deh hehe), dan juga beberapa kejadian yang sempat menguras pikiran dan energiku habis-habisan seperti masalah keluarga dsb. 


But overall, gue sangat bersyukur untuk semuaaaa yang terjadi. You can read it in the next posts! 


:D

Minggu, 08 April 2012

Apa Makna Paskah Tahun ini Bagimu?

*Warning: Ada kata2 dalam posting ini yg sengaja gak gue sensor untuk lebih menggambarkan apa yg gue rasakan. I do apologize for the inconvenience..."


Paskah tahun ini.... adalah paskah yang luar biasa buat gue. Bukan lagi sekadar perayaan, tradisi, atau ritual biasa.... Biasanya gue suka keki en jengah sendiri sama setiap hari-hari raya Kristen: paskah kek, natal kek, kenaikan Tuhan Yesus kek, dll. Kenapa? Karena gue gak pernah nangkep or dapat maknanya. Buat gue, hari raya ya hari raya doank. Ga ada spesialnya, ga ada istimewanya. Ga ada gregetnya apa-apa. Itu adalah hari sama seperti hari-hari lainnya, paling bedanya ada misa or kebaktian doank di gereja.


Tapi tahun ini.... TIDAK. Gue benar2 belajar sesuatu. Sampe heran juga, kok pas banget pas Paskah gitu lo. And gue percaya ini bukan kebetulan. Sesuatu itu adalah pengampunan. Dan pengampunannya bukan pengampunan yang asal2an, karena ini mengampuni ortu gue sendiri, terutama bokap.

Jumat, 06 April 2012

I Can Only Kneel

Dear God.


Saat ini, hati nonik terluka.
Terluka begitu dalam.

tersayat dan teriris-iris parah.
it affects me my relationship deeply with others,
including with YOU. 


I don't feel peace.

I don't feel joy.
I just feel numb. 


I don't know how to forgive the ones who have hurted me much,
my parents. 
I was so angry at them,

and i throw fists right in front of Your face.
I think that You are a liar.
I know that You are not, but right now I am thinking that yes, You are. 
You can't heal my family. I don't think You know how to do it, even tough deep deep down in my heart, You do know how to put together the broken pieces.
I don't see any ways open in front of my eyes. 


I uttered a lot of harsh and rude words to a lot of people.
I even cursed You.
I really don't feel anything.
It's really a hard moment, when You knocked me down like this.
I can only kneel....
I can only kneel.


I don't know what else to do.
I don't know which way to go.
I don't know how to forgive my parents.
I don't know how long I should bear this resentment.
I don't know how You could heal my heart, which is already torn into pieces.
I just silently and obediently follow You.
I just remember that You are faithful.... 


Engkau berkata, bahwa barangsiapa percaya kepadaMu, 

TIDAK AKAN DIPERMALUKAN.
Engkau layak untuk dipercaya, sekalipun saat ini aku tidak melihatnya demikian....

Dan Engkau mengerti apa yg terjadi, sekalipun tampaknya Engkau tidak mengerti. 

Forgiving My Parents (2)

Hati gue lagi sakit. Sakit sesakit-sakitnya dan terluka begitu dalam. Ini karena perlakuan orang tua gue lagi, terutama bokap. Bokap!!! Ada satu kejadian di hari Selasa kemarin yg selamanya akan terus meninggalkan luka di hati gue. Dan hati gue begitu terluka dan sakit, karena yg melakukannya itu papa. Dan selama ini gue kan selalu menjadi Daddy's girl. 

Selama hari itu, gue menangis hampir sepanjang hari. Mata gue bengkak, dan hati rasanya juga pahit sekali, lebih pahit daripada jamu bratawali. Semua hal yang keluar dari mulut gue juga bernada pahit dan kasar. Kelakuan gue terhadap kedua orang tua juga sangat tidak sopan dan boleh dikatakan kurang ajar. Hal ini karena hati gue sudah begitu tersakitinya oleh kelakuan mereka. 


Hubungan gue dengan Tuhan Yesus juga memburuk. Rasanya ini hubungan terburuk dan terrendah gue dengan Dia.

Kamis, 05 April 2012

Reminiscing Titanic

Waiii.... sudah lama tak menulis. I've been going through quite a lot of problems, struggles, etc in which everything is not easy at all. Banyak menguras air mata, emosi, dan jiwa raga. Well, it's not the time yet to share it haha. Soon you'll know :)


Semalem, gue en 2 orang temen nonton Titanic yg 3D di PVJ. Itu emang film jaman jebot tapi tetep bagus bow buat ditonton.... menurut gue, Titanic is one of the everlasting movies ever!! kya kya kyaaa ^^ Film ini dibuat untuk mengenang 100 tahun tenggelamnya Titanic tanggal 14 April 2012. En seperti biasa.... menonton film itu lagi masih membuat gue kagum dan terpesona.... 

Kamis, 22 Maret 2012

East Java's Holiday (Part 8): the food and the boarding house we stayed in --- TAMAT

Warning: Yang baca postingan ini dilarang ngiler or ngences :D

Kali ini mau posting tentang tempat makan apa aja yang kami kunjungi selama di main2 ke Jatim (tapi gak semuanya hehe). Sekarang (ceritanya) kami udah ada di Surabaya, en spent 2 nights there.

Rabu, 21 Maret 2012

PRIHATIN

Akhir-akhir ini, semua berita yg gue baca en gue denger bikin hati ini miris mikirin kondisi bangsa Indonesia. Terutama dari koran Kompas kemarin, 6 berita yg headline utama saja sudah membuat hati ini gerah. Mulai dari 6 pasang calon gubernur DKI, biaya kampanye politik yg semakin menggila, keserakahan en sikap pejabat yg ga pernah mikirin rakyat en hanya pusing mikirin gimana balik modal saat kampanye, artikel "Korupsi & Hati Nurani yang Telah Mati", sampai anak balita umur 8 tahun yg kecanduan merokok.

Minggu, 18 Maret 2012

Find out your vision, and CHASE IT!

Hari Sabtu kemarin, gue bersama seorang temen ikut seminar "The Billionaire's Codes" by Bong Chandra & Merry Riana. Benar2 seminar yg sungguh WOW. What a day!!! I even hugged Merry Rianaa.... ah, it was so undescribeable. 


Satu hal yang sangat gue kagumi dari Merry Riana adalah kecintaannya terhadap Indonesia. Hal ini dia tulis dalam lembaran buku pertamanya: You can take me out of Indonesia, but you can NEVER take Indonesia out of me. Waaaw. Membaca (dan mendengarnya Merry mengatakannya lagi) saja membuat gue sangat merinding & bergetar. Benar2 sosok teladan. Soalnya, biasanya orang (terutama orang Indonesia) kalo sudah sukses itu lebih banyak yg kabur en tinggal di luar negeri daripada balik ke Indonesia. Mungkin udah malu sama negaranya sendiri yang korup kali ya :(  
Selain itu, dia juga seorang yg low profile....  Hal itulah yg membuat dia layak dikagumi.



Mengulas tentang apa yg dibicarakan di seminar tersebut akan terlalu panjang disini. What I'm going to write down about is something similar, but yet different. It's about vision, and how wonderful we can be if everybody is willing to find out, seek out, chase and pursue their vision. 


Dari seminar tersebut dan juga dari seminar2 kesuksesan lain yang gue ikuti, juga dari buku2 yg gue baca, gue bisa menemukan intisari atau benang merahnya yang SAMA dan pasti menjadi jantung alias nyawa dari topik dan kiat-kiat yg dibagikan. Hal itu adalah VISI. Berbicara tentang visi, mungkin itu adalah sesuatu yang mengawang-awang dan begitu jauh dari kita. It's something beyond our grasp and seems so unreachable. Tapi gue sendiri memperhatikan bahwa orang2 yg sukses di dunia ini adalah orang2 yg berani kejar dan mewujudkan visinya. Sukses tidak melulu berbicara tentang uang, walaupun of course uang akan datang dan sendirinya dan orang itu akan mencapai kebebasan finansial. Dalam artian, kalo mau pergi jalan2 ke suatu tempat or mau makan di resto yg enak ya tinggal pergi aja, coz you have the money. 


Pertama-tama, terpikir di benak gue, apakah orang2 yg kaya raya itu hanya dari kalangan pebisnis/pengusaha juga? Apakah kita harus berbisnis dulu biar bisa jadi sukses? Jawabannya ternyata, TIDAK JUGA. Kalo bicara soal businessman an businesswoman kita ga heran lah ya. Bong Chandra & Merry Riana adalah contoh nyatanya. Gue akan ambil dua contoh orang dari latar belakang dan profesi yg berbeda, yg sukses dan sudah diakui, baik secara nasional maupun internasional:



1. Dari kalangan artis, I'll pick Agnes Monica as the example. Ini adalah penyanyi Indonesia yg paling gue kagumi, maybe even the only one. Dia ga hanya sekadar menyanyi, but she has her passion in singing. She can feel the soul of a song. She can sing wholeheartedly. She knows what she's good at, and she focused her whole mind & energy to achieve it. Agnes bahkan sudah tampil di panggung internasional dan duet dengan Michael Bolton menyanyikan "I Said I Love You but I Lied". Selain penyanyi, dia juga aktris yg oke. Tapi, suara yg bagus bukanlah modal satu2nya. Benar apa yg dikatakan Agnes saat dia menjadi juri Indonesian Idol tahun ini: untuk jadi artis, suara gak harus bagus doank. Tapi kalian harus punya integritas. Mental juga harus kuat en siap. Performance harus oke. 


2. Dari kalangan akademis, gue akan mengambil almarhum Prof. Nitisastro dan Prof. Sajogyo yg baru saja pagi ini (Minggu) pukul 05.00 WIB. Prof. Nitisastro adalah seorang ahli dan pemikir ekonomi Indonesia, sedangkan Prof. Sajogyo menemukan metode garis batas kemiskinan dalam masyarakat dan mendedikasikan ilmunya untuk mengembangkan masyarakat desa. Mereka berdua mungkin tidak seterkenal Agnes dan tokoh2 lainnya, tetapi kematian mereka begitu ditangisi oleh orang banyak. Banyak tokoh dan pejabat nasional yang datang melayat. Sumbangsih mereka begitu besar dan berharga untuk bangsa dan negara ini. 


Dari 2 contoh tersebut, terlihat bahwa mereka memang sungguh ahli di bidangnya masing2. Mereka adalah praktisi nyata dari semua kiat2 dan tips2 yg ditulis oleh para motivator:
be the best in your field. Jangan mau jadi bagus saja, tapi jadilah yang TERBAIK! Sekarang ini gue sangat jarang mendengar lagi kalimat "kejarlah mimpimu setinggi langit"! Orang2 lebih menekankan agar kita be realistic ajah en ga usah yg muluk-muluk. Well, ga heran kalo sebagian besar orang di muka bumi ini juga menjadi orang yg biasa2 aja en gak muluk-muluk :p  Bukan berarti realistik itu ga penting, tapi skrg ini kalo orang punya mimpi yang tinggi en idealis, jauh lebih banyak dikecam atau didukung? hehehe. Kayanya lebih banyak dikecam dan diejek yah.... Padahal kalo dipikir-pikir, segala sesuatu yang hebat di dunia ini berasal dari ide gila. Ide gila itu melahirkan penemuan2 yang gila tapi ternyata berguna bagi orang banyak. 


Jadilah begitu hebat di bidangmu, sehingga kalo orang teringat akan bidang itu, they will remember you and associate you with it. Contoh:
- ngomongin sulap, inget David Copperfield.
- ngomongin aktor, inget Brad Pitt atoTom Cruise.
- ngomongin novelis, inget J.K. Rowling and Enid Blyton.
- ngomongin politikus yang berhati mulia dan bukan buat cari duit, inget Bung Hatta.
- ngomongin ekonom terkenal, inget Sri Mulyani en Pak Kwik Kian Gie.
- ngomongin diplomat terkenal, inget Mochtar Kusumaatmadja dan Hasjim Djalal.
- ngomongin motivator terkenal, inget Anthony Robbins and John C. Maxwell. 
- ngomongin politikus luar negeri, inget Henry Kissinger.
- ngomongin atlet, inget Susi Susanti, Alan Budikusuma, en Ade Rai (tergantung olahraga apa sih hehe).
- ngomongin buku terkenal, inget serial Chicken Soup (soalnya ini favorit gue haha). 
- karena Thomas Alva Edison, Wright Bersaudara, Steve Jobs, dan Mark Zuckenberg berani mewujudkan mimpinya, maka ada bola lampu, pesawat terbang, iPad, dan facebook.

dsb. 


 Bahkan meskipun kamu hanya terampil sebagai DJ (disk jockey) atau koki, just do it!! Salah satu unsur terpenting dalam merealisasikan visi itu adalah ACTION atau tindakan. Kalimat bijak mengatakan: you will regret the things that you didn't do, rather than the things that yo do. Jadi yaa.... bertindaklah sekarang :)



Jumat, 16 Maret 2012

Sang Pemanah dan Anak Panah-Nya

Hari-hari ini gue agak stress karena menunggu dan menanti lagi. Gue punya banyak waktu luang. Status gue masih pengangguran, tapi gue ga mau disebut penganggur or yang kerjanya ga ngapa2in. I'm jobless, but I'm doing a lot of work. 



Intinya, gue lagi menanti. Menanti kepastian dan kabar selanjutnya akan banyak hal. I've done my part and I've done the things that I can do. Setelah tanya ke beberapa pihak yang lagi gue nantikan itu, respon mereka sama semua: tunggu; lagi diproses; tidak bisa buru-buru, dll. Jadi, gue rasanya tuh kaya mandeg gitu.... :'( kemarin sempet loyo en ga semangat banget buat melakukan apa-apa T.T


Nah, sorenya.... ada penggembalaan dg kakak PA. Di tiap penggembalaan, sehabis pujian & penyembahan, ada uji karunia. Ini sesi dimana kami sama2 menguji apa yg Tuhan berikan: baik itu penglihatan maupun nubuatan. Apakah penglihatan/nubuatan itu sesuai/mengena dg apa yg sedang dialami seseorang? Kalo terjadi ya berarti bener dari Tuhan, kalo gak ya udah. 


Kemarin, kakak PA gue dapat penglihatan.... Dia melihat anak panah yang lagi direntangkan, siap untuk dilesatkan. Anak panah itu tidak tahu ke arah mana dia sedang dibidik. Tapi Pemanahnya tahu. Sang Pemanah tahu betul ke arah mana Ia membidik. Ia juga mengetahui dg pasti dan cermat berapa kecepatan angin, situasi di sekelilingnya, dan seberapa kencang Ia harus memantangkan & merentangkan busur dan anak panahNya. Terlebih, Ia juga TAHU kapan waktu yang tepat untuk melepaskan anak panah itu agar tepat mengenai sasarannya.


Habis denger itu, gue pingin mewek donk.... Ngena banget ke gueee T____T Soalnya masa2 ini lagi ga pasti banget rasanya. Here's to reveal a bit apa yang sedang gue nantikan:
- kelanjutan kabar dari bisnis yg sedang gue rintis
- pengumuman beasiswa S2
- panggilan kerja selanjutnya di perusahaan yg gue lamar en gue pingin banget masuk ke situ, I even feel like I'm the one who owns the company. 
- kabar dari penerbit tentang buku yg gue tulis.


Gue ngrasa mentok tok tok.... I feel like I've done everything I could. Nah sekarang tinggal menanti, tinggal nunggu Tuhan yg gerak hehe. Tapi berhubung gue orangnya ga bisa diem, jadi penantian ini ya terasa berat :'(  jujur gue takut sekali kalo gue gagal di semuanya. Ga dapet ini en ga dapet itu. Yah kalo sudah begitu, ya sudahlah. At least i've tried. Jadi inget kata pepatah bijak: Di masa depan, kita akan lebih menyesali hal-hal yang TIDAK kita lakukan daripada hal2 yang kita lakukan. Sehingga saat dengar kata kakak PA gue itu, rasanya legaaaa sekali. Seperti dikuatkan lagi.


Habis itu, gue smsan sama Mbak Mekar Andaryani Pradipta, seorang karyawan teladan di Kemlu wueheheheh :p  Setelah curhat sana sini, dia juga kuatin gue en bilang gini. "Bener tu Nik. Anak panah tidak boleh mendahului Pemanahnya.... karena dia bisa salah sasaran atau jatuh di tempat yang tidak tepat." Jleeeeeb. Kena lagiiii T____T


What a revelation!! Kalian2 mungkin sudah tahu kalo gue ini orangnya ga sabaran. Semua2 ingin cepet dikerjain. Dan setelah gue tanya sama pihak2 yg membuat gue dalam posisi menunggu ini, respon mereka rata2 sama semua: bahwa gue emang harus nunggu; lagi in process, ga bisa buru-buru, dll. Yaaa sudahlah.... Gue diingetin lagi bahwa kalo gue bergerak sendiri.... dan keluar dalam time frame-nya Tuhan, kemungkinan untuk salah langkah or malah hancur berantakan itu besar sekali. Jadi ya, tampaknya memang tidak ada lagi yg bisa gue lakukan selain menunggu & terus menantikan Dia dg sabar en penuh pengharapan. Tak peduli seberapa lama dan 'sesakit apa' Dia merentangkan aku sebagai anak panah-Nya, aku harus mau untuk sabar menanti, dan ga boleh berontak. Kalo menggeliat-liat terus, berabe nanti. Waaaks. Jadinya malah ga fokus.



Aku mau percaya bahwa aku ada di tangan Pemanah yg TEPAT. Ia tahu ke arah mana Ia membidik. Ia tahu seberapa besar kapasitasku untuk terus direntangkan. Dan Ia juga sangat tahu kapan waktu yang tepat untuk melepaskan anak panah itu sehingga ia bisa meluncur dengan cepat, kencang, dan tepat sasaran.


Ameeen.....



East Java's Holiday (Part 7): House of Sampoerna

Ini posting ketujuh tentang jalan-jalan kami waktu di Jatim. Setelah asyik berpetualang di Malang, Batu, en Bromo, kami pun putar2 di kota Surabayanya hehe. Di sini, the five of us became six, karena ada cowoknya Devi yang orang Surabaya. So dia bertugas nganter2in kami plus jadi sopir en guide selama jalan2. Lumayan, bisa hemat uang transport en sopir xixixixi >.<
Gue suka kota Surabaya. Kotanya rame, besar, tapi ga semrawut kaya Jakarta. En ga begitu macet. Selama dua hari main di Surabaya, I already fell in love with the city. I can live in this city! And I think I want to stay here, if I had to. 

Selasa, 13 Maret 2012

My Mom & Dad were chased by PAPARAZZI!!!

Akhirnyaaaa bisa upload foto2 juga hahahah. Ternyata harus ganti browser. Biasanya gue pake Opera. Karena eror terus buat ngupload foto, akhirnya gue coba ganti pake Mozilla. Eh ternyata bisa bow.... 

Nah, di posting ini gue mau ngupdate yg hepi-hepi dulu ah. Pernak-pernik tentang kelulusan sama foto-foto gue en fam pas mereka jenguk ke Bandung.

Kamis, 08 Maret 2012

Wisudaaaaa ^^

Akhirnya, bisa juga posting soal acara wisuda kemarin hehe. Gue wisuda tanggal 25 Februari 2012, hari Sabtu. Waaah pas itu jalanan di kampus gue macet bangeeet. I wont talk much about this, just wanna upload the pictures. Cuma sayangnya nih blogger lagi error kayanya.... coz tiap kali gue mau ngupload foto, sering banget keluar notification "Security Warning", yang isinya kalo "submitting sensitive information is strongly discouraged" blablabla. Kagak ngerti apa maksudnya T.T Jadi yaa.... hanya foto2 ini aja yg bisa diupload hehe. I'll upload the other pictures kalo bloggernya udah gak ngadat lagi :(

For those who want to see it, enjoy yaaaa ^^

Minggu, 04 Maret 2012

Fogiving My Parents

Udah lama gak ngeblog, rasanya kaya punya hutang tulisan banyak banget hehe. Tadinya pingin posting about my graduation day, but somehow diriku terusik buat posting tulisan yang satu ini. It's about a question from Beta Siregar from my post titled Want to know me better? Please post a comment :)Pertanyaannya bagus, gue suka hehe. Dari posting itu, semua pada nanya soal hal-hal yang rohani, seperti how do i know Jesus? hal2 apa yg Tuhan kerjakan en ubah dalam hidupku? Kalo bisa pilih tokoh dalam Alkitab, pingin pilih jadi siapa? Firman yang paling mengena apa? Hehe. Bukan berarti I don't like those questions, tapi sejujurnya gue lebih mengharapkan pertanyaan2 yg lebih bersifat membumi alias down to earth :p En beberapa hari lalu pas gue ngecek komen-komen yg masuk, ada pertanyaan yg menanyakan about my past and how can I let go of my past and move on from it.

Kamis, 23 Februari 2012

Another Obituary

Gue lagi sedih. Kabar ini lagi-lagi datang dg tiba-tiba. Seorang temen gue yang lain, lagi-lagi papanya meninggal dunia, padahal hari Sabtu besok kita mau wisuda bareng T_________T  Shock banget pas denger kabar ini.... Aduh Tuhan, why You let it happen....why You doesn't allow him to see his daughter on her graduation day. 


Gue gaktahu kenapa akhir-akhir ini begitu banyak berita duka, en semuanya papa temen-temen gue :'( 


En suddenly i realized.


It can happen to ANYONE. ANYTIME. 


Including me.


Rasanya sungguh menyesakkan andaikata gue berada di posisi temen2 gue itu. Hari wisudaan menjadi gak berarti lagi. Oh Lord Jesus.... 


Again gue kembali bertanya, kenapa ini harus terjadi. Pertanyaan "Why God, why?" kembali tersuarakan di benakku. PASTI akan ada suatu saat, suatu masa, dimana kita harus mengalami dan menghadapi hal ini, kehilangan orang yang terkasih. Ato kalo enggak, minimal ya udah tanya-tanya: kenapa Tuhan ijinkan ini terjadi?? dan seribu kenapa lainnya.


I'm grieving again. There's no words I can say.... my prayers and heart go with you guys :'(


Be strong dear. You are all much stronger than you ever know.