About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Kamis, 10 November 2011

Thanksgiving Thursday: Aman di Tengah Badai



If it is Thursday, then it's time for Thanksgiving Thursday! In this program, I will thankful for: PEACE. Yep, Peace!! Peace alias rasa damai yang diberikan oleh Tuhan kita Yesus Kristus. 



Guys, bila kita liat dunia sekarang.... rasanya tidak banyak lagi orang yang bahagia. Menurut gue sih, orang lebih bahagia di kehidupan masa lalu daripada jaman sekarang. Liatlah gaya hidup engkong emak kita. Kayanya mereka ga sekhawatir kaya kita sekarang deh haha. Dunia sekarang, adalah dunia yang dipenuhi oleh roh kekhawatiran.

Iblis tahu, sekarang kalo mau nyerang anak-anak Tuhan, udah gak level bow pake jampi-jampi or serangan frontal langsung seperti, "Ayo tinggalkan Yesus!! Ngapain kamu ikut Yesus? Ayo kamu gak usah nyembah Yesus lagi nanti semua-semuanya aku kasih." Di banyak kasus, itu udah gak mempan! Tapi iblis tahu cara yang paling uampuh untuk menyerang semua anak Tuhan, entah yang udah lama lahir baru ato baru aja lahir baru. Cara itu adalah kekhawatiran. 


Iblis tahu bahwa semua anak Tuhan, entah yg kalo doa sama teriak-teriak ato doa dalam hati, itu rentan banget sama yang namanya kekhawatiran. Utus saja roh kekhawatiran untuk menghampiri Joko....dan cess pleeeng. Joko akan khawatir. Kemudian Joko akan meragukan janji Tuhan. Keraguan akan janji Tuhan ini lalu akan menutup atau menghalangi berkat2 Tuhan untuk masuk dalam hidup Joko, dan juga menghalangi Tuhan bekerja. Ujung2nya Joko bakalan marah dan kecewa sama Tuhan, terus meninggalkan Tuhan deh. Skor 1-0 buat iblis....



Di dunia sekarang, banyak hal yang membuat manusia jadi khawatir. Khawatir gak bisa masuk sekolah favorit. Khawatir gak dapat pekerjaan setelah lulus (seperti yg saya alami sekarang!!). Khawatir gak dapat pasangan hidup. Khawatir kalo jabatan kita digeser sama orang lain. Khawatir proposal kita ga di-acc dosen. Khawatir kalo si anu belum juga bayar hutangnya sama kita. Bahkan kita juga khawatir sama hal2 yg sebenarnya ga perlu dikhawatirkan. Seperti khwatir ga bisa beli gadget baru, BB torch, belum punya Ipad sampe akhir taon, dll. Wah banyak deh. Selaluuuu aja ada hal untuk dikhawatirkan. 



Hari-hari ini pun saya sedang khawatir dan mengalami pergumulan yang hebat, mau kemana dan melakukan apa setelah lulus. Yang jelas, saya mau kerja, tapi belum tahu kerja dimana. Hmmm ada ceritanya tersendiri sih. Sudah ada beberapa perusahaan dan NGO yang saya incar, tapi saya antara yakin-ga yakin buat masukkin lamaran. Banyak kendalanya. Dan saya juga ga yakin, apakah ini yang Tuhan mau? Tuhan mau saya kesini gak ya? Pokoknya pintu-pintu rasanya tertutup sama sekali. Saya udah doa tapi kok rasanya ga dapat jawaban ya.... Saya merasa seperti di tengah badai.


2 minggu yang lalu, saya teringat kotbah seorang pendeta tamu di gereja saya. Namanya Pak Petrus Nawawi. Salah satu perkataannya yang paling cesss pleng nancep di otak dan hati saya adalah:
"Gambaran damai sejahtera itu bukan berarti burung pipit yang terbang kesana kemari di tengah padang rumput yang hijau, di tengah hamparan bunga-bunga berwarna-warni. Matahari bersinar cerah, langit biru, dan ada awan-awan. Tapi gambaran damai sejahtera di dalam Kristus itu seperti burung pipit yang ada di dalam batu karang besar dan kokoh, di tengah-tengah lautan dengan badai ganas. Petir dan kilat sambar-sambar, ombak bergelora. Langit kelabu pekat. Tetapi burung pipit itu tetap merasa aman... karena dia ada di dalam naungan batu karang yang kokoh itu. Saudara-saudara, demikian jugalah perlindungan Tuhan Yesus bagi kita!! Demikian jugalah rasa damai yang diberikan Yesus bagi kita! Badai boleh terjadi di sekeliling hidup saudara. Kilat dan petir boleh menyambar bersahut-sahutan. Tetapi Saudara tetap merasa aman dan tenang, karena Saudara tahu bahwa Yesuslah batu karang dan perlindungan kita."


Oooh.... '0'


Dan siang ini, saya merasakannya....


Setelah pagi-pagi datang ke kampus buat minta rekomendasi dosen buat nglamar kerja di suatu tempat, dari omongan sama dosen saya justru makin kecil hati. Bukan rekomendasi yang saya dapat, tapi malah nasihat-nasihat yang bikin saya makin miris. Aduuuh :'( 


Kelulusan semakin mendekat. Banyak teman2 yang bahkan sebelum lulus, sudah diterima kerja. Rasanya mereka tahu kemana harus melangkah. Sedangkan saya?? Masih buntu!! Teman-teman yang mengalami pergumulan yang sama, pasti ngerti banget rasanya hahahaha.


Siang ini, saya masuk kamar. Dan saya berdoa. Ketika saya berdoa, ada keinginan kuat buat praise & worship (PW). And when i did that, i felt peace hehe. Omongan Pak Petrus Nawawi jadi kerasa nyatanya. Saya di tengah2 badai ketidakpastian, tapi anehnya, saya justru merasa damai. Saya belajar betul yang namanya bergumul itu seperti apa, dan belajar untuk mempercayai Dia. Di tengah-tengah pujian itu, saya teringat ayat ini:
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kubeirkan kepadamu, dan apa yang Kuberikan TIDAK SEPERTI YANG DIBERIKAN OLEH DUNIA KEPADAMU. JANGANLAH GELISAH DAN GENTAR HATIMU." (Yoh 14:27).
Bahasa inggrisnya seperti ini:
Peace I leave with you; My [own] peace I now give and bequeath to you. Not as the world gives do I give to you. Do not let your hearts be troubled, neither let them be afraid. [Stop allowing yourselves to be agitated and disturbed; and do not permit yourselves to be fearful and intimidated and cowardly and unsettled.] John 14:27.


Waaauw. Nguatin banget..... Dan ada ayat ini:


"Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." (Filipi 4:7).



Ketika saya ceritain pergumulan ini ke kakak rohani saya, dia ingatkan poin-poin berikut soal pekerjaan:
1. Jangan bekerja hanya untuk mencari uang semata. 
"Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." (Amsal 10:22). 


2. Bekerjalah sepenuh hati seperti untuk Tuhan.
"Whatever you do, work at it with all your heart, as working for the Lord, not for human master." (Kolose 3:23).


3. Dalam bekerja, perhatikan juga tempat dan lingkungan kerja dimana kita bisa bertumbuh dalam komunitas rohani yang sehat :) 


4. And preferably.... dalam bekerja kita bisa ketemu jiwa-jiwa hehe. Untuk poin yg terakhir, saya akui ini idealistik banget sih. Sampe sekarang saya belum sepenuhnya yakin, bisakah saya melakukan The Great Commandment as the Lord told us to do in Matthew 28:18-20? Jujur saya lupa poin ke-4 ini, dan baru kaget lagi pas diingetin sama kakak rohani saya :p 



Puji Syukur buat Tuhan yang sudah turun ke dunia buat tebus dosa-dosa kita.... there is no other god like Him!! Puji syukur buat damai sejahtera yang diberikanNya kepada kita. Apa yang diberikan-Nya memang sungguh berbeda dari apa yang diberikan dunia. Thanks God that He still takes care of my life :)


Guys, ketika kekhawatiran datang, lawan dengan ucapan syukur. Lawan dengan pujian & penyembahan. Pujian & penyembahan itu kuat sekali kuasanya seperti halnya doa. Tadi ketika saya nyanyi di kamar, rasanya rasa khawatir itu hilang....dan saya jadi tenang. Rasanya ada tangan Tuhan yang besar dan kokoh, memeluk saya dari belakang :') Iblis takut dan ngacir kalo kita mau menyembah Tuhan, bahkan di tengah badai.



Di akhir kata, saya mo bilang. Selalu ada hal-hal yang bisa untuk dikhawatirkan, tapi juga selalu ada hal-hal yang bisa untuk disyukuri. Tinggal kita mo milih yang mana hehe. 


Untuk baca cerita-cerita lain tentang Thanksgiving Thursday, silakan klik di SINI yah :)





7 komentar:

  1. Khawatir tentang harus melangkah kemana setelah lulus.
    Khawatir gak dapet pasangan hidup.
    Huwaaa, aku serasa ditabok telak! Hahahaha..

    Bingung, setelah lulus ngapain? Kerja dulu? Ato langsung ambil spesialis? Dimana? Spesialis apa? >.<

    Terus bergumul dan bergumul sama Tuhan & yakin He'll show us the Way.
    Thanks for remindingg!! ^^

    BalasHapus
  2. bener banget ya nonik, khawatir tuh serangan palingan melumpuhkan yang dipake iblisuntuk meragukan Tuhan yang sebenernya gak perlu diragukan..

    pasti Tuhan akan tunjukkan ke nonik untuk memilihkan kerjaan yang Tuhan mw and biar nonik semakin kenal Tuhan lebih lagi lewat ngalamin hal ini

    God Bless !

    BalasHapus
  3. saya suka ini nik,, benar kamu bilang mau milih yang mana, kuatir ato bersyukur. harus milih yang bersyukur nih soalnya kalo ngitung2 kekuatiran energi bisa habis tp kekuatiran tetap ningkat, nah kalo bersyukur, rasa damai yang meningkat :)

    BalasHapus
  4. saa semangatya. gw dikuatin banget baca ini :) emang kadang pikiran dan hati kt itu ga sejalan sama Peace Tuhan.. tp apapun kondisinya itu perintah Tuhan untuk REJOICE ALWAYS.. 1 Thessalonians 5:16

    step by step ya sa.. mari kita semangatttt hugs hugs

    BalasHapus
  5. @all: makasih yaaaaaaaaa....aku terharu loh baca komen2 kalian!!! :'D yah inilah gunanya punya sodara-sodari rohani baru di dalam Kristus melalui blog AHAAUEAHAUEHAUE ^^

    @Sylvia: kamu juga ngalamin ya? hehe. Bukanne kalo dokter itu harus ada kerja praktik dulu ya Syl?

    BalasHapus
  6. Waktu mau lulus, aku dulu punya banyak rencana, punya banyak rancangan, kekuatiran sih ngga....yakin aja Tuhan punya rancangan yang terbaik, dan ternyata.....banyak hal yang terjadi jauh dari rencanaku, banyak hal yang membuatku nangis, membuatku sedih Non. Apa yang gak pernah terpikir, terjadi, dan itu bner2 bikin down....

    Satu hal yang beri aku ketenangan, TUHAN bersamaku melalui semua hal, Dia gak pernah tinggalkan aku. Waktu aku nganggur, Dia ada. Waktu papahku sakit dan akhirnya meninggal, Dia ada. Dalam segala sesuatu aku belajar tinggal diam dan tenang, bukan karena aku kuat, tapi karena Dia ada bersamaku. Ketenangan itu dari dia. Dia satu-satunya yang beri damai sehjahtera itu.

    Semangat Non, TUHAN YESUS bersamamu ^^

    BalasHapus
  7. Mbak, makasih banget buat comment-nya. Itu menamparku loh soalnya apa yg Mbak Mega alamin tuh pasti ga enak banget ya T.T Kalo Tuhan aja mendampingi Mbak Mega dan keluarga di saat2 susah kaya gitu, tentu Dia juga akan mendampingiku di masa2 ga pasti kaya gini. Makasih banget Mbak....thank yooooou. Muah muah :*

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^