About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Kamis, 02 Juni 2011

FRIENDS!

Pada tahu serial komedi Friends kan? Film USA ini udah lama, mulainya akhir tahun 1990an, en season 10-nya udah tahun 2004. Tapi buat gue, film Friends ini tetap aja mampu menggoyang & menggoncang perut gue tiap kali gue tonton haha.... Karena menurut gue, humoran di Friends itu terasa alami banget, ga dibuat-buat. Yah, ga beda jauh sama kehidupan nyata sehari-hari kita lah :) Gue ga pernah bosen nonton serial ini :p
 Memang sih di dalam Friends, gue banyak melihat hal-hal dan nilai-nilai yang tidak sesuai dengan Firman Allah. Misalnya aja, gaya hidup yang suka gonta-ganti pasangan, cari-cari cowo baru, flirting, free sex, playing with men/women's heart, dll. En mungkin juga hal-hal lain yang dirasa sangat bertentangan dan tidak bersesuaian dengan budaya Indonesia.

But somehow, gue juga melihat setidaknya ada satu dua hal baik/positif yang bisa kita ambil or tiru dari serial ini. Misalnya aja, frankness/honesty (kejujuran). Tiap kali 6 sahabat itu ada masalah, or mengalami hal-hal baru yang menyangkut orang ketiga, orang yang lain pasti akan menasihati agar dia jujur en memberitahukan apa yang dia rasakan or alami terhadap si orang tersebut. 

"Have you told him the truth?"

"When/how are you going to tell him/her?"
 
"Rach/Joe/Pheebs/Mon, you should have told him/her the truth! She/he deserves to know that!"

Kadang-kadang, saran or nasihat agar speak the truth itu dilakukan, kadang juga tidak. Tapi kalo enggak, hasil akhirnya bisa dipastikan lebih kacau daripada kalo mereka mau berbicara jujur kepada orang yang bersangkutan. Selain itu mereka juga berusaha jujur untuk mengekspresikan apa yang mereka rasakan terhadap teman yang lainnya. As far as I can see, they are seldom to feel the way they do not feel, or pretending to be someone they are not, or behaving the other way around.

Hal positif lainnya adalah willing to help each other. Mereka sudah berteman selama bertahun-tahun, dan apa yang terjadi pada salah satu dari mereka pasti akan dirasakan juga oleh yang lain. There's already some kind of bond amongst them.... Kalau yang satu mengalami masalah, yang lain pasti memberikan dukungan or nasihatnya. 

Kemudian ada juga yang lain, misalnya responsibility :) Kalo yang lain melakukan kesalahan or sesuatu yang menyakiti yang lain, they always tried to make it up and do their best to make the friendship goes back as it should be. Terkadang usaha mereka untuk bertanggung jawab itu malah bikin tambah kacau or masalahnya jadi tambah ruwet, tambah runyam. En itulah yang bikin serial ini lucu banget hohoho ^o^ But however, they just not said sorry. They tried their best to put their sorry words into a real action, for example like saying:

"What can I do to make you feel better?"

"How can I make it up to you?"
 
Hal lain yang gue pelajari, adalah mereka berani untuk mengkonfrotasi masalah yang mereka hadapi dengan partner/lawan bicaranya. Somehow I learn, confronting the problems you have is not always bad. Tentu bukan berarti tiap kali kita punya masalah sama orang, kita langsung marah-marah or nglabrak orang itu. Tentu ada baiknya kita diam dan menenangkan diri biar ga emosi, biar pikiran bisa jernih en tenang dulu *kalo sambil marah2 bisa dipastiin deh hasilnya bakalan berabe en ga seperti yang kita harapkan -.-"* Tapi terkadang ada saatnya juga kita harus berani take a big step to confront it, and to talk about it openly with our friends. Di Friends, gue melihat hal itu cukup sering dilakukan. Tiap kali ada ganjalan or masalah, mereka selalu berusaha untuk membereskannya dengan cepat biar ga berlarut-larut. Sometimes it ends badly, sometimes nicely. But one thing that i really appreciate is that they tried their best to communicate the way they feel with the others.
Hal ini beda banget dengan adat or budaya timur yang kita anut, yang sukanya conflict avoidance or menghindari konflik hehe. Tiap kali ada masalah, kita pendeem mulu. Ga ngomong ke siapa-siapa. We tend to pretend that everything is okay, everything is going well. Padahal, di dalam kita nangis berdarah-darah. Kita ga mau mengakui kalo kita terluka. Jangankan dengan orang lain, dengan diri sendiri or di hadapan Tuhan pun kita lumayan sering loh pretend that everything is right...everything is okay. Padahal mungkin sesuatu yang kita lakukan, or kita alami itu salah. Kita menutup diri dari (koreksi) orang lain, because we are afraid that people will touch our wounds :'( En lama-lama, tanpa kita sadari, kita membiarkan luka yang tertoreh di hati kita itu jadi makin membusuk dan membusuk.... Mungkin luka itu sudah terlalu besar or parah sehingga untuk menyembuhkannya pun perlu waktu lebih lama, perlu proses yang lebih sakit :'( 

Once again, I don't say that being silent every time we have problem is wrong. I don't say that we should confront every problem we have with others. But there is time where we should keep our mouth shut, and there is time where we should talk about this with somebody else. And hati-hati juga in picking friends; gotta be able to select our friends carefully and selectively, mana yang bisa keep secrets, mana yang kaya ember bocor hohoho :p

Gue bersyukur dari awal gue tinggal di Bandung hingga sekarang, I am surrounded by so many good friends ^^ Teman-teman yang bertumbuh bareng dalam Firman Tuhan, dalam satu komunitas gereja lokal, yang bisa saling menghibur en menguatkan kalo yang lain lagi pada jatoh....

At the end, I just wanna say, liat Friends itu bagus. Yaa lumayan lah buat ngilangin stress and santai sejenak hehe. Tapi dalam nonton apapun, kita kudu selektif. Ambil hal-hal positif yang bisa pelajari en terapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan buang yang ga sesuai Firman.

3 komentar:

  1. aku juga suka banget nonton friends non, sampe punya filmnya lengkap dari season 1 sampe season 10. emang bner kayak yang kamu bilang, banyak nilai yang gak sesuai ma budaya kita, sama firTu juga gak, tapi ada juga nilai-nilai yang aku suka ato pelajaran yang bisa kuambil ^^ jadi pengen nonton lagi nih, heheheheeh

    BalasHapus
  2. hehehe iya iya betul :D tapi lucu2 kan filmnya wkwkwkwk....btw Meg, blog kamu apa? pingin mampir uy...:)

    BalasHapus
  3. sori, baru liat. dah mampir blogku kan?^^'
    met malam minggu ya...!!! (entah kamu bacanya kapan, hehehehehe).
    Iya, aku suka banget nontonnya, gak ngebosenin tuh ditonton berkali-kali.

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^