About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Selasa, 03 Mei 2011

Osama bin Laden dan lain-lain :D

hwaaah setelah buanyak tugas kampus, akhirnya punya waktu buat ngeblog. heuaeaueHEhehehe.
Bbrp hari ini sudah terpikir apa aja yg mau gw posting di blog. Tapi berhubung hari-hari ini lagi rame soal kematian Osama bin Laden yg lagi rame diperbincangkan orang2 di seluruh dunia, gw jadi kepingin put my opinion in this post :p
Tadi siang, gw dengan 2 orang temen berdiskusi soal kematian Osama. Terus malam ini juga barusan baca blognya ci Shinta soal Osama, What i feel about his death. I will not write this from the biblical view, soalnya itu sudah dibahas Ci Shinta hehe. Mostly i'll talk about this from the perspective of political & social issue :) 
Osama mati karena penyergapan serbuan rahasia pasukan khusus AL AS, Navy Seal (Sea, Air, Land) pada tanggal 2 Mei 2011. Terus kematian ini membawa dampak ato implikasi yang cukup luas.

1. i must say that i do appreciate dg keberhasilan militer AS, juga dg militer Pakistan yg bbrp waktu sebelumnya berhasil menangkap Umar Patek, gembong teroris di Indonesia. Tapi, tanpa meremehkan perasaan berduka yg dialami keluarga korban, apakah dg kematian mereka (terutama Osama), terorisme akan berhenti? Dari diskusi gw dengan teman2 tadi, kita sih sampe pada kesimpulan bahwa terorisme ga akan berhenti. Justru dikhawatirkan akan muncul banyak para simpatisan n kawan2nya Osama yg pingin bales dendam. Lagipula, kita harus ingat bahwa sekarang pola dari gerakan terorisme itu sudah berubah. Mereka tidak lagi sakleg untuk menuruti perintah dari pimpinan pusat mereka, berhubung kalau gitu akan lebih mudah terlacak & terendus keberadaannya oleh aparat kepolisian ato intelijen negara. Sekarang ini, gerakan terorisme, atau usaha2 untuk melakukan kegiatan teror dg tujuan utk menimbulkan kepanikan masyarakat, sudah bisa dilakukan dg skala kecil-kecil yg dipecah-pecah. Ga tergantung lagi pada pimpinan pusat. Kalo dirasa perlu bertindak sekarang, ya bertindak sekarang. Tentu saja koordinasi en rapat2 dg pusat tetep ada, tapi ga lagi sekaku dulu. Sekarang mereka lebih fleksibel, lebih cair, lebih cepat bergerak, en gawatnya, makin susah untuk dilacak or diidentifikasi T____T Contoh konkritnya? Lihatlah benih2 radikalisme, bahkan gerakan NII alias Negara Islam Indonesia yg saat ini lagi ramai dibicarain & ditayangin di tv-tv. Mereka gampang loh merekrut orang2 muda....

Terus, mengutip pernyataan Pak Jusuf Kalla, mantan wakil presiden RI, terorisme akan tetap ada selama kemiskinan masih ada. En gue rasa, itu bener banget. Teman2 lain juga setuju [ini di luar konteks biblical yah :) ]. Lihatlah di negara2 maju seperti Eropa Utara dan Barat. Gak ada kan namanya gerakan terorisme?? yah keciiiil buanget lah. kenapa? soale rakyat disana pada hidup makmur!! Kesejahteraan terjamin. Pendidikan en kesehatan sistimnya sudah oke. Ada upah minimum juga. Sistim pensiun juga bagus (for you yang pernah tinggal or sedang tinggal di kawasan Eropa Utara, please tell me if i'm wrong yah hehehe). Hal itu jelas beda dengan kawasan Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan & Tenggara dimana tingkat kesejahteraannya berbeda jauh dengan negara2 Eropa Utara. Kalaupun ada negara Asia yg cukup stabil & sejahtera, mungkin adalah Singapura. 
Yang perlu diperhatikan, perbedaan yg paling mendasar adalah:
di negara berkembang, yang diprioritaskan adalah pertumbuhan ekonomi. Sedangkan di negara maju, yang diprioritaskan adalah kesejahteraan rakyat.
Nah, itu dua hal yg berbeda buanget.... Contoh jelasnya ne, di Indonesia. Pemerintah getol mengucurkan dana untuk pertumbuhan ekonomi. Tapi kesejahteraan rakyat? nanti dulu hehe. Yang penting adalah laporan berapa persen setiap tahunnya ekonomi Indonesia bisa tumbuh ---> kan penting juga di mata internasional tuh. Gengsi bow kita bisa gabung ke G-20 loh!! Di mata pemerintah, kesejahteraan penduduk bisa tercapai melalui pertumbuhan ekonomi. Benarkah demikian?? hmm, gw gatau hehe. Tapi nyatanya yang gue lihat di Indonesia tidaklah demikian. Setiap hari gw baca Kompas en denger berita Metro tv, yang gue lihat kok kemiskinan, anarki selaluuuu aja dimana-mana. En itu bikin hati gue diiris-iris banget.... Kapan oh kapaaan bangsa kita ene mao maju. 

Apakah negara2 Asia lain seperti China, Malaysia, dan Singapura dari dulu juga langsung maju? enggak tuh. mereka juga pernah miskin, pernah terbelakang....pernah dilanda korupsi yang parah. Malaysia bahkan dulu belajar ke Indo en mendatangkan guru2 dari Indonesia. Sekarang?? justru kita yang jadi babunya mereka!! (gak semua yah) Tapi kok sekarang mereka bisa bangkit menyaingi Indonesia? Untuk melihat perbedaannya, coba baca ini di artikel Kompas, 3 Mei 2011 tentang Belajar dari Siasat Deng & Soekarno. Bagus lhooo....

Jadi ya, sampe pemerintah serius untuk mengentaskan kemiskinan (bukannya plesiran dg kedok studi banding di luar negeri melulu oleh para DPR), yaaah tindakan2 anarkis, bibit2 radikalisme juga akan terus bermunculan. Hal ini tidak hanya berlaku di Indonesia tapi juga di negara lain dimana angkat kesejahteraan sangat rendah. Mereka akan melakukan apa saja untuk bisa survive....en kalau didoktrin dg ideologi atau pengertian yg salah, maka BAAAAM.... klop deh. Di pikiran mereka, kalo pemerintah dirongrong or dihancurkan maka mereka akan sejahtera. Kalo mati, masuk surga. Duh duh, sedih deh T____T yah emang bener mungkin pemerintah ga bener, en kelakuannya membuat kita hanya bisa mengelus dada. Tapi kan caranya ga kaya gitu....

Jadi, balik lagi ke topik *hehe jadi panjang yah :p* sekalipun Osama udah mati, itu ga akan menghentikan tindakan terorisme. 

2. Dampak nomer 2 lebih ke arah politis. Waaah ini cukup menarik hehehe.... Gw bingung mo mulai darimana, tapi yah coba gw uraikan satu-satu:
  • Obama, bukan Osama, dipuji-puji bow.....pamornya naik. Kayanya jalan Obama untuk nyalon jadi Presiden AS 2012 bakalan mulus deh. Bayangin, dalam 3 waktu pemerintahannya dia berhasil membuat 3 terobosan besar:
a. Pertama, Obama berhasil menciptakan lapangan kerja yang cukup besar di AS, bisa menarik ratusan ribu tenaga kerja. 
b. Kedua, Obama berhasil mengegolkan RUU Kesehatan, en ini prosesnya gak semudah yg dibayangkan bow....di benak kita kan kalo mau bikin RUU, ya udah bikin wae. toh tujuannya baik, en populis pula!! Agar warga/rakyat AS memiliki kemudahan berobat, dapet fasilitas n layanan kesehatan dg lebih baik, dll. Nah pasti disetujui toh?? Nyatanya gak gitu hehe. Alooot banget prosesnya di Senat AS, en itu aja Obama menang dg suara tipis. Gw lupa beda berapa suara....

c. Ketiga, ya ini dia. Obama berhasil menewaskan Osama hohoho..... Ga tanggung2 AS pun menuai banyak simpati & pujian. PM Israel Benjamin Natanyahu mengucapkan terima kasih ke AS!! Pemimpin negara2 Islam pun, termasuk dari sayap Fatah di Palestina, jg say thanks, or at least appreciate-lah sama tindakan militer AS ini. Bahkan, 2 kubu parpol yg suka berseteru di AS, Republik & Demokrat, juga bisa akur en duduk bareng bow.... emang dahsyat yah Obama n Osama ini.

Tapi terkait dg uraian nomer 1 di atas, kematian Osama jg ga akan membabat habis terorisme. Argumentasi gw: Gerakan Hamas di Palestina (yg sikapnya lebih ekstrim ke Israel), akan mendapat justifikasi untuk bertindak lebih keras lagi terhadap Israel en meneruskan perlawanan jihadnya. Ditambah insiden pergolakan politik di Mesir, Tunisia, Libya yg merembet ke negara2 Arab lain, kayanya situasi di Timur Tengah akan sulit untuk mencapai kestabilan...-.-"

3. Masih soal dampak politis. Perlu diingat bahwa kematian Osama karena sergapan militer AS itu, dilakukan dg SANGAT SUPER DUPER RAHASIA. Very confidential. Bahkan sekutunya sendiri, Pakistan (yg merupakan sekutu AS untuk memberantas terorisme di Asia Selatan coz itu dicurigai kuat menjadi tempat persembunyian Osama juga tempat melatih kader2 teroris lain) pun gak dibritahu. Pemerintah Pakistan sih oke2 aja Osama mati....lah tapi berarti melanggar kedaulatan donk??!! Gini loh, kalau misalnya ada militer negara lain yg melakukan operasi militer di negaramu, en dari operasi itu terdapat korban jiwa, itu kan namanya melanggar kedaulatan. Sama saja dg kita berbuat seenaknya di rumah tetangga tanpa minta izin yg punya rumah hohoho.... Syukur2 kalo korbannya bukan WN negara itu.... lah kalo WN Pakistan ada yg jadi korban juga gimana?? Selain itu, wajar2 aja sih Pemerintah Pakistan merasa diabaikan & ga dilibatkan dalam usaha ini. Kok kayanya usahanya tuh diremehin banget gitu ya.... Nah tingkah laku AS itu seperti seenaknya sendiri main serang di negara lain :p

Tapi ya sudahlah, toh Osama sudah mati. Buat warga AS, ini kemenangan besar yg patut dirayakan dg gilang gemilang. Ini adalah pembalasan!!

4. Sekarang dampak secara sosio-kultural. Salah seorang temen gw bahkan ada yg meragukan, apakah Osama benar2 mati??? heh? gw denger itu sih langsung nyamber, "ya iyalah...." terus temen gw tanya balik, "Lah kalo gitu, tubuhnya mana? jasadnya mana? mana bukti autentiknya?" Terus gw jadi mikir....errr betul juga ya. Smpe sejauh ini body Osama belum diperlihatkan loh. Yang ada cuma foto. Tapi bahkan dari foto pun muncul berbagai spekulasi bahwa foto itu hasil rekayasa. Pendek kata, menurut Kompas, 3 Mei 2011 di artikel Osama bin Laden Tewas Tertembak, disebutkan bahwa tidak ada rincian tentang penguburannya. Cuma disebutin, kalo body Osama udeh dibuang ke laut. Salah satu argumennya, agar para pengikut Osama tidak menjadikan tempat penguburannya sbg t4 pemujaan. Grrr gw rada ga ngerti sih sama argumen ini -.-" Temen gw gak percaya banget kalo itu Osama yang mati haha :D

Tapi kalo gw sih percaya2 aja....masa Presiden Obama berani ngambil risiko dg mengumumkan kepada dunia kalo Osama sudah mati? kredibiltasnya dipertaruhkan donk kalo salah hehe.
5. Ini cuma cuap-cuap gw doank. Gue pribadi mengapresiasi cara kerja intelijen AS. Cuma sayangnya mereka kudu mengobrak-abrik Afghanistan & Pakistan dulu selama kurang lebih 10 taon cuma buat nguber2 Osama. sigh....!! Osama memang sudah berpulang. Lah tapi kondisi negara Afghanistan n Pakistan, en juga Irak, gimana??? Banyak rakyat sipil meninggal....infrastruktur hancur....en itu juga menimbulkan kebencian & kecaman dunia internasional terhadap AS (kecuali sekutu2 AS, tentu saja).

Poin lain: gw bertanya-tanya, kapaaaan yah intelijen or militer kita bisa lebih tanggap....bisa lebih peka.... Untuk melindungi kedaulatan NKRI dari segala bentuk2 ancaman, terutama ancaman dari dalam, apakah intelijen kita sudah cukup baik? Kok kayanya pemerintah sengaja "membiarkan" berbagai benih teror itu tumbuh subur di masyarakat. Nti kalo sudah mengancam keutuhan negara & bangsa, naaah baru deh kebakaran jenggot. 

Doktrin pertahanan kita aja masih pake Pertahanan Rakyat Semesta. Itu berarti:
a. Musuh hanya akan diserang kalo sudah smpe/memasuki wilayah darat Indonesia. Padahal Indo kan negara kepulauan man!!! 2/3 wilayah kita berupa laut woi.....ada ribuan pulau yg rentan disusupi oleh negara lain. Bisa2 rakyat di pulau2 itu direbut, diambil hatinya dg berbagai pembangunan infrastruktur yg dilakukan mereka drpd pemerintah Indo sendiri. Yah gak heran lah kalo cinta or nasionalisme mereka dg mudah beralih....

b. Pertahanan Rakyat Semesta. Rakyat Semesta. Berarti itu melibatkan TNI, Polri, dan juga rakyat sipil kaya kita2 ini. Masalahnya: apakah rakyat Indo cukup mendapatkan pendidikan & pelatihan militer yg cukup? Apakah rakyat kita bisa pegang senjata? salah2 malah salah tembak.... Boro-boro dilatih militer....mikirin perut aja masih kudu berjibaku dg bbrp ribu rupiah setiap hari.... Ada wacana untuk mengadakan Komcad, atau Komando Cadangan yg mewajibkan segenap rakyat Indo, gak cewe gak cowo, usia 18-45 taun, untuk latian militer. Entah sudah terrealisasi ato belum, i don't know for sure. Masalahnya, apakah kita mau? Jujur gue sendiri gakmau....

c. anggaran untuk angkatan darat (AD) kita jauh lebih besar dibanding anggaran untuk angkatan laut (AL). Temen gw bilang, kalo dia jadi presiden RI, the 1st thing she wants to do is to cut half the budget of AD, and double the military budget for our Navy. Gue sih setuju2 saja hehehe.....

Terkait dg poin b di atas, tujuan diadakannya Komcad kan untuk membela kesatuan & keutuhan bangsa. Selain itu juga biar setidaknya dg latiah militer, kita ditanamkan rasa patriotisme & nasionalisme terhadap bangsa & negara kita sendiri. Itu bagus2 saja sih. Karena negara2 lain seperti Korsel & Singapure juga ada wajib militer (wamil). Tapi kalau melihat konteks Indonesia, gw merasa agaknya lebih tepat kalo rasa cinta akan tanah air itu ditumbuhkan melalui peningkatan kesejahteraan rakyat. Uang plesiran DPR buat studi banding ke luar negeri sama buat gedong baru mending dialokasikan aja buat bangun sekolah2 di perbatasan.... kirim guru2 dari Jawa buat mengajar disana. Atau berilah beasiswa en tunjangan hidup untuk dokter2 spesialis di daerah terpencil. Dg begitu kan rakyat merasa kalo diperhatikan oleh pemerintahnya. Dg demikian, mereka juga akan belajar untuk lebih menghormati & mencintai pemerintah :)

****

Akhirnya, gw setuju dg yang ditulis Ci Shinta, yg mengutip Martin Luther King Jr. Kejahatan tidak akan mengalahkan kejahatan, hanya kebaikan yg bisa. Yaaah secara liat dunia gini.... semua saling bales dendam, duuh kapan mau damainya.... T____T bahkan Presiden/ketua/jubir (gw lupa jabatannya) Hamas di Palestina bertekad untuk membalaskan dendam atas kematian Obama. selain pujian, AS juga menerima tidak sedikit kecaman dari bbrp negara Arab. Malah sekarang ni lagi pada rame wacana: "Siapa yah calon pengganti Osama? Siapa siapa siapa?" dueeennnnkkk....

I agree with what Ci Shinta wrote. Benarlah bahwa we should pray for them. Kita sedih karena mereka meninggal before they know Jesus!! Bayangin.....andaikan Osama itu kenal Tuhan Yesus, woooaaaa dia bisa menginspirasi ribuan pendukungnya kan untuk cinta damai?? untuk ga main bom2an lagi? Kan dia punya influence yg guede banget....

Yuk kita sama2 berdoa buat mereka, biar kebenaran boleh dibukakan & diberitakan pada mereka =D Kita berdoa, agar para pemimpin bangsa ini boleh dipimpin & dituntun Roh Allah dalam memerintah....biar mereka punya hati yg takut akan Tuhan.... biar para pejabat2 en petinggi2nya, termasuk para tentara & intelijen kita jg punya hati yg takut & cinta akan Tuhan. Dg demikian, mereka boleh punya hati untuk menata bangsa ini :)

Finally, tulisan di atas adalah murni argumentasi gw. Segala bentuk diskusi & komentar, sepanjang tidak menyinggung SARA, dipersilakan :D

*****

Sumber:
1. Kompas, 3 Mei 2011.
2. Metro tv, top 9 news & acara Today's Dialogue, 3 Mei 2011 (gw nulis ini sambil dengerin Metro tv hehe)
3. Diskusi dg temen2 gue siang hari ini :D
4. Blog Ci Shinta, The Road North, "What I Feel About His Death".

3 komentar:

  1. waduhh ini kaya nonton seputar indonesia to ga liputan 6 siang dehh..hahahaa.. nonikkk kamu kayaa tivi akuu dehh .hahahahaa.. nik yang soal NII ituu yg pencucian otak anak muda di bbrapa kota bukan nik?? aku jdi terinspirasi nik, knapaa yaa mreka ituu incer anak muda, knpa ga bapak2 to ibu2 gtuu.. mreka incer anak kuliah, sma.. apaa ad hubungan na samaa kemerdekaan indo nik?? kmu ingeed ga dlu tuhh yg mmaksa sukarno cetusin kmerdekaan itu dri golongan muda kan?? apaa sii NII inii taoo bahwaa anak muda itu punya POWER yang lbih besar dripada bapak-bapak dan ibu2?? niik ayoo bahaas.hahahaa..

    BalasHapus
  2. alooo Kesssyyyaaa. gw bagaikan tv bagimu?? hahahahahaha makasih deh ya ^^ yah begitulah anak HI kudu banyak n update berita tiap hari...entah itu event domestik ato nasional :D dari situ rasa cinta & prihatin gw sama Indonesia boleh bertumbuh...

    Soal NII yg merekrut anak2 muda ya? hm hm....

    menurut pendapat gw, apa yg kamu katakan itu betul. Para antek2 NII tahu betul bahwa anak2 muda itu punya power yg lebih besar daripada bapak2 en ibu2!
    1. Anak2 muda adalah generasi penerus bangsa. Kalo mau bangsa ini rusak, maka rusaklah generasi mudanya hehe :p doktrinlah mereka dg ajaran yg salah & menyesatkan, niscaya merekapun akan hancur. Or kalopun gak hancur en mereka jadi pejabat, doktrin itu akan terus terbawa & tertanam di otak mereka, sehingga lama2 sistim pemerintahan negara ini mungkin bisa berubah.

    2. Anak2 muda lebih gampang untuk dipengaruhi drpd bapak2 ato ibu2 hehe. Secara, kita2 ini yg masih muda masih punya idealisme tinggi. Masih punya semangat yg menggebu-gebu. En kita sangat mudah untuk meniru orang lain!! Kita juga masih termasuk kuat untuk menyerap perilaku orla, kemudian mengendapkannya di otak kita. Kita gampang diindoktrinasi, apalagi kalo diiming2i kesuksesan, ketenaran, duit, mati masuk sorga, wuaaaah.....ya udah wis bablas wae hahaa.

    3. Kita anak muda belum banyak makan asam garam. beda sama bapak2 en ibu2 yg pengalamannya udah banyak hehe :D selain itu kita jg masih muda terpengaruh or terbawa arus, karena itulah anak2 muda adalah target yg empuk bagi NII en gerakan2 radikal lain :) *tapi kenapa kalo untuk ikut Tuhan Yesus susah banget nariknya ya?? T___T*

    makanya, penting bagi kita untuk bergaul & melingkupi diri kita dg pergaulan yg positif :) en melihat ato mencontoh perilaku dari orang2 dewasa yg positif pula hehe.

    Iman yg kuat en selalu takut, cinta akan Tuhan juga penting, biar kita tetep kokoh pas badai datang.

    Yah begitulah jawaban dariku Kes hohoho ^^ semoga membantu....:D

    BalasHapus
  3. hahahaha tuhh kan si presenter berita ngomong.hahahahaa.. iyaaa nik aku jg mkir na gtuu.hahahaa.. coba dibuat tlisan nik..hehee.

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^