About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Selasa, 31 Mei 2011

Ketika aku takut

Beberapa hari ini, saya dilanda rasa takut... saya merasa sangat takut. 
Takut yang kadang-kadang bisa teramat sangat akan masa depan saya.... Saya yang gatau kemana harus melangkah setelah lulus. Mau kerja ato S2? kerja apa? dimana? S2 mau masuk apa? Dimana? Sigh.... benar-benar bikin pusing. Bab 1 Skripsi juga belum kelar. Masih harus direvisi, tapi sampai sekarang saya juga belum menyelesaikannya, nunda-nundaaa mulu -.-" kekhawatiran saya hanya pergi sebentar saat main ke Ujung Genteng kemarin, sesudah itu, bleeeng....muncul lagi deh..
Dalam saat-saat ini, saya hanya bisa sepenuhnya bergantung en berharap pada Tuhan. Saya teringat akan Firman hari Minggu kemarin, di Mazmur 23. Tadi pagi saat saat teduh, saya juga banyak mendapatkan banyak penghiburan dari Mazmur ini. 

Mazmur 23
TUHAN ADALAH gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, 
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena namaNya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpiah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku;
dan aku aakan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Mazmur 27
TUHAN adalah ternagku dan keselmatanku, kepada siapakah aku harus takut?
TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? (ay.1)

Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya. (ay.3)

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. (ay.10)
beberapa hari kemarin, saya melamar jadi junior research di kampus. Itu tidak termasuk mata kuliah, tapi merupakan pengalaman yang pasti sangat luar biasa, karena mahasiswa akan mendampingi dosen melakukan wawancara dengan beberapa orang pejabat en diplomat Indonesia, mungkin juga dari luar negeri di Jakarta. Woow.... Saat melamar itu, saya diterima, tapi entah mengapa kemarin ini, dosen saya memberitahukan kalau untuk periode ini saya belum dibutuhkan... or dengan kata lain, saya ditolak. Alasannya, mereka lagi mencari orang yang benar2 free, sedangkan saya lagi menyelesaikan bab 1 skripsi yang harus revisi, dan juga ambil semester pendek (SP). Saya gatau apakah hanya saya doank yang ditolak, karena ada juga teman2 lain yang juga lagi ambil skripsi, meskipun ga ambil SP. If there is another reason, well.... i don't know.

Yah, di hadapan dosen sih saya bilangnya iya iya aja....i said it doesn't matter, gapapa. Tapi sebenarnya, itu adalah apa-apa buat saya!! Hati saya sakit sih, en saya sempat down. Dooowwwn.... bahkan saat nulis posting di Ujung Genteng itu juga masih kerasa down-nya hehe. Thank God karena ada teman-teman yang selalu nguatin saya, untuk terus bertumbuh & tetap kuat dalam Tuhan. Salah seorang teman dekat saya, Kezia Tjendanawangi, ngingetin bahwa iman bertumbuh dalam penderitaan. Yak, itu betul! Penderitaan tiap orang kadarnya beda-beda yah hehe.... Saya tahu sih, dibandingin hal2 sukar yang dialamin orang lain, ditolak jadi junior research itu jelas bukan apa-apa. Hah itu mah masalah sepele.... But however, yaaah tetap kerasa juga sakitnya. Kemudian, setelah berkali-kali mengucapkan Mazmur 23, saya jadi tenang. En pagi ini, liat lagi di Mazmur 118:13-14...

Aku ditolak dengan hebat sampai jatuh, tetapi TUHAN menolong aku.
TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku.
Wow, tepat banget!! ayat itu sangat menohok saya dengan keras.... Guys... penolakan bisa bermacam-macam bentuknya. Bisa ditolak cintanya, bisa ditolak lamaran kerjanya, bisa ditolak proposal proyeknya, ditolak pinjamannya, ditolak kehadirannya, ditolak jadi junior research kaya saya, atau bahkan mungkin ditolak oleh orang2 terdekat kita sendiri. Saya berharap semoga ayat di Mazmur 118:13-14 itu benar2 bisa menguatkan dan menghibur kita yang membacanya :')

Kemudian saya juga merasakan.... bahwa di setiap masa-masa sukar yg saya hadapi, kehadiran Tuhan itu jadi lebih nyata. Lebih wow, lebih powerful. Entah kenapa Tuhan justru kerasa banget buat saya di saat susah daripada di saat senang hehe. Bukannya saya ga menghargai Dia juga di saat senang loh.... Enggak... maksud saya, saya jadi lebih bergantung & mengandalkan Dia saat ada masalah. Penghiburannya jadi lebih nyata, en Dialah yang jadi penopang saya :) Kalau di saat senang, seperti pas liburan di Ujung Genteng kemarin, perasaan yang saya rasakan terhadap Tuhan adalah, Dia dahsyat! Dia Allah yang kreatif! Wuuuuiiii ^^

Kalau ada 2 kata yang bisa menggambarkan Allah, saya pilih kata CREATIVE & FAITHFUL. Kreatif, karena Dia menciptakan hal2 yg begitu indah, panorama yg bagus2, dll. Semua cara & jalannya tak terselami. Pas di pantai UG kemarin, saya ga henti2nya kagum sama Tuhan....bisa liat matahari terbenam, matahari terbit, digulung-gulung ombak ke sana kemari, dll.

Kemudian Dia setia, karena setiap kali kita jatuh atau jauh, Dia selalu SETIA menunggu kita. sifatNya yang satu ini, ga bisa diungkapkan dg kata-kata. Kita kudu bisa mengalami sendiri betapa besar kesetiaanNya itu, baru mulut kita bisa menganga dan hati kita bersyukur.

Mazmur 117:2
Sebab kasih setiaNya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

coba baca di Mazmur 118 bagian awal. Disitu sifat kasih setia TUHAN banyak banget diulang-ulang....sampe 4x, satu ayat satu kali.
Mazmur 118:1-4
Berysukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.
Biarlah Israel berkata:
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya!
biarlah kaum Harun berkata:
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya!
biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata:
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya!

ayat selanjutnya adalah penghiburan lagi:
TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
TUHAN  di pihakku, menolong aku....
Lebih baik berlindung pada TUHAN, daripada percaya kepada manusia.
Lebih baik berlindung pada TUHAN, daripada percaya kepada para bangsawan.
(ay.6,7a,8,9).

Masih banyak ayat2 di Mazmur 118, dan juga Mazmur pasal lainnya, yang sangaaat menguatkan kita. Ayat-ayat itulah yang menghidupi saya, yang menguatkan dan menghibur saya, setiap kali saya takut. Ayat-ayat itulah yang menjadi tameng dan perisai bagi saya setiap kali saya gemetar dan cemas akan masa depan. Sampai sekarang, saya sendiri ga bisa liat en ga bisa tau.... masa depan saya bakal kaya gimana?? Saya kerja apa yah? Saya mau jadi apa?? 

Kita ga berkuasa atas keadaan yang menimpa kita. Tapi kita berkuasa atas bagaimana sikap kita terhadapnya. And i choose to put my trust in The Lord.

setiap kali saya takut, Tuhan menghibur dengan ciptaanNya. Ciptaan yang mengagungkan & menggambarkan kemuliaanNya! Seolah-olah Tuhan berkata, "Aku pencipta semuanya itu. Apakah Aku ga bisa menyelesaikan masalahmu, yang jauh lebih kecil daripada semua yang Ku-ciptakan?"

Mazmur 46:2-4, 10a
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;
sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya.

Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!








6 komentar:

  1. cia yo nonik =)
    Tuhan pasti ngasi kamu kerjaan yg lebiiiih bae lg...
    Apa yg Tuhan lakukan itu terkadang tdk sesuai dg keinginan kita, tp He has a beautiful plan for us ^^
    jadi mau lanjut S2 lg?? masi bingung ya??

    BalasHapus
  2. baca postinganmu aku jadi ingat ketakutanku waktu aku mau maju ujian skripsi, trus dapat ayat yang bunyinya gini:"Waktu aku takut, aku ini percaya kepadaMu, kepada Allah yang firmanNya kupuji. Aku tidak takut." Hehehehe, lupa alamat ayatnya dimana, yang jelas di mazmur sih.... ^^

    Semangat Non! Jangan kuatir...masa depan sungguh ada, dan harapanMu dalam Tuhan gak akan pernah hilang. Cayooooo..!!!

    BalasHapus
  3. @all: makasih yah buat semua dukungannya!! hugs hugs for you! :') iya masa ini lagi berat buatku, tapi aku mau percaya padaNya! :D

    BalasHapus
  4. Loui luar biasa sekali apa yang telah lu lalui...Tuhan sudah menguji kesetiaan lo dan itu suatu respon baik yang ga semua org punya, yaitu tetap bertahan didalamNya. I believe that this is a part of His Great Plans on ya. Jadi lu harus tetap pertahankan level yang uda lu capai sampe nanti lu bisa ke level yang paling tinggi. Be the part of His Remarkable Creation. Sukses terus ya studynya!

    BalasHapus
  5. noniiiiiiiikk tetap smangaaaaad yaaaa.. Tuhan punya jalan yang lebih baik untuk kamuu ^^

    BalasHapus
  6. @Jo & Kezia: thanks again!!! dukungan dan doa kalian sangat sangat sangat berarti buat gue :') huaaa terharu....T.T betapa bersyukurnya gue bisa kenal kalian, bisa punya sodara-sodari rohani seperti kalian...^^ haha we are the body of Christ, so pasti kudu nguatin en dukung satu sama lain yaaah :D

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^