About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Jumat, 15 April 2011

BERAGAMA ≠ BERTUHAN!

Tanpa disadari, kerapkali kita sering loh berlaku seperti orang2 Farisi....suka menjudge orang lain, padahal ga ada yg namanya dosaku lebih sedikit dari dosamu, dan sebaliknya. Ci Shinta pernah bahas ini di blognya dg judul LEGALISM , n Ci Grace juga pernah tulis ini tentang pengorbanan Kristus untuk kita semuuua di fb-nya tentang Dosa Adam & Hawa, meskipun saat Yesus disalib engkong buyutnya engkong buyut kita mungkin belum lahir hehehe.

I am called to write about it again, but from different perspective :) 

Pengertian bahwa beragama tidak sama dg bertuhan sudah pernah gw dapatkan berkali-kali, tapi hari ini saat teduh, pengertian itu terasa begitu kuatnya dan diperbarui lagi.

Yuk kita lihat Markus 10:17-30 :) Disitu diceritakan tentang Orang Kaya yang sukar masuk Kerajaan Allah (KA). Banyak loh ayat2 menarik yg ada di cerita ini....:

ayat 17: Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalananNya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapanNya ia bertanya: "GUru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?
 
Hmmpph....wow. Saat itu Yesus sudah terkenal di seantero negeri. Pengajarannya, mujizatnya, dll. Everybody wants to come & follow Jesus! Tapi tidak banyak orang yg sebenarnya bersedia mengikuti Dia. Paling-paling cuma ikut di kerumunan or keramaian doank, disembuhin, dapet mujizat, sembuh, ya udah deh. Liat tuh contoh2nya kesepuluh orang kusta yg disembuhin Yesus....habis sembuh tanpa ba bi bu mereka nylonon pergi, and only ONE came back. only ONE!

Tapi pemuda ini....pemuda yg kaya raya ini....kelihatannya begitu bersemangat untuk mengikut Yesus. Gw bisa membayangkan dari jauh dia datang berlari-lari, napasnya ngos2an, tersengal-sengal untuk menemui Yesus. n you know what was in his mind? Yup, dia ingin tahu bagaimana cara untuk mendapatkan HIDUP YANG KEKAL. gak tanggung2 man....hidup yang kekal!! Wuuiii...bukan untuk disembuhkan dari sakit kusta, buta, tuli, lumpuh, bisu, or karena ingin kaya n diberkati. Juga bukan untuk mengetes Yesus seperti halnya orang2 Farisi n ahli2 Taurat. Tapi untuk bertanya bagaimana mendapatkan hidup yang kekal. Amboooii....

ayat 18-20: Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. Engkau tentu mengetahui SEGALA PERINTAH ALLAH: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu & ibumu!" Lalu kata orang itu kepadaNya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti SEJAK MASA MUDAKU."
 
Oh wow. Saat itu, konteks situasi agar orang bisa mendapatkan hidup yg kekal adalah dengan melakukan semua perintah Allah. SEMUUUA man. SEMUUUA. kenapa yah jawabannya seperti itu?? karena Yesus tahu, sebelum diriNya mati disalib, manusia, terutama orang2 Israel saat itu, masih hidup di bawah hukum Taurat. mereka masih terbelenggu oleh hukum itu, n belum dibebaskan. Darah anak domba Allah belum tercurah untuk mereka. N yang dimaksud perintah Allah, tentu saja tak lain tak bukan adalah kitab Taurat Musa yg perintahnya berjibun-jibun banyaknya itu loh....yg tak boleh begini, tak boleh begitu. Harus begini, harus begitu. Kalo mau kasih korban harus yg kondisi binatangnya begini begono. Cara memperlakukan budak adalah blablabla. 
 
N yang sangat mengesankan adalah....orang itu telah menuruti SEMUA perintah Allah yg ada 10 butir itu loh....n mungkin bukan itu saja, melainkan perintah2 lainnya! Bayangkan. Orang itu rajin untuk memberi sepersepuluh hasilnya untuk Allah. Setiap korban2 persembahannya sungguh tak bercacat cela. Dia menghormati ayah ibunya, n merawat mereka sampai tua. Ia tidak berzinah. Ia tidak mencuri. Ia tidak membunuh. Ia tidak mengingini apapun yg dipunyai sesamanya, alias gak iri sama barang milik orang lain. Ia mungkin juga tak pernah berbohong or mengucapkan saksi dusta. Ia menguduskan hari sabat juga!!!! Pendek kata, ia sudah menuruti semuuuuuaaa 10 perintah Allah!
 
tapi apa kata Yesus?
 
ayat 21: Tetapi Yesus memandang dia dan MENARUH KASIH KEPADANYA, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergillah, juallah apa yang kau miliki dan berikanlah itu kepada orang2 miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku."
 
Pertama-tama, Yesus memandang orang tsb & MENARUH KASIH kepadanya. Jesus looked and put love on him.... Jesus loved that man. Jesus have passion & compassionate on him. Di Alkitab, jarang loh diceritakan bahwa Yesus melihat seseorang & menaruh kasih kepadanya. Saat ia menyembuhkan Bartimeus, makan di rumah Zakheus, membangkitkan Lazarus, menyembuhkan wanita yg sakit pendarahan, membangkitkan anak perempuan Yairus, bercakap-cakap dg wanita Samaria, dll, tidak dituliskan bahwa Ia memandang mereka dg penuh kasih. Tentu saja, Yesus mengasihi mereka semua. off course!! Maksud gw itu, tidak dituliskan secara eksplisit di Alkitab bahwa Yesus memandang mereka dg penuh kasih. Hanya kepada orang muda yg kaya itulah, Yesus memandangnya dg penuh kasih. 

Kemudian, Yesus meminta orang itu untuk menjual seluruh hartanya n untuk mengikut Dia. Nah, disinilah mulai dikatakan Yesus secara tersirat, bahwa tidak cukup sekadar mematuhi semua hukum Taurat! Disinilah Yesus mulai berbicara pentingnya mengikuti Dia, hidup bersama-sama dg Dia setiap hari, n mempunyai hubungan yg intim dgNya. Yesus tahu, sekadar menaati semua hukum Taurat tidak menyelamatkan jiwa seseorang. N Jesus asked the man untuk menjual seluruh hartanya. Itu bukan aja berarti harafiah. Arti yang lebih dalam daripada sekadar menjual seluruh hartanya adalah, to let himself free from all the things & money that he possessed; from everything that he owned. N lagi2 Yesus tahu....keterikatan dg harta benda duniawi juga tidak bisa menyelamatkan jiwa seseorang, malahan akan menghalang-halangi orang tsb untuk tumbuh dekat dg Allah. 

Di Matius 6:24 dan Lukas 16:13 dikatakan, bahwa kita ga bisa mengabdi kepada dua tuan, karena pastilah kita akan membenci yang satu & mencintai yg lain. Dua tuan itu adalah Tuhan & dunia (uang, harta, ketenaran, koneksi, dll). Kita hanya bisa memilih mau terikat n mengabdi kepada siapa. Bukan berarti kita ga perlu n ga boleh punya barang2 dunia loh, off course we need all those stuffs. apa yg dimaksud adalah, kita hanya bisa memilih satu dari 2 hal tersebut untuk dijadikan yg pertama & terutama di hidup & hati kita. Kalo kita memilih untuk menempatkan Tuhan sbg Raja, tentu kita akan mengasihi Dia lebih daripada kita mengasihi dunia (Yakobus 4). Sebaliknya, kalo kita menempatkan hal2 duniawi sbg yang nomer satu, otomatis pikiran, waktu & tenaga kita juga akan lebih tercurah untuk mengurusi hal2 duniawi daripada mendekatkan diri dg Tuhan.

Lalu, apa reaksi orang muda itu?

ayat 22: Mendengar perkataan itu ia menjadi KECEWA, LALU PERGI DENGAN SEDIH, sebab banyak hartanya. 
 
He turned away from Jesus! He got very dissapointed. Dia kecewa, n udah langsung berbalik pergi meninggalkan Yesus. Dipikir-pikir, yah, miris yah....menyedihkan. Padahal, tadinya orang itu bersemangat loh. Dia sampe lari-lari segala untuk mendapatkan Yesus!! Tapi akhirnya, dia malah pergi n berbalik begitu saja meninggalkan Yesus. He could not do what Jesus asked. Ada 3 hal yg gw dapet dari ayat ini:
 
1. Orang itu pergi, karena hatinya lebih melekat pada harta bendanya. Sulit bagi dia untuk melepaskan semua yg dia miliki & mengikut Yesus. Memang benar kata Firman Tuhan!! Tidak ada orang yg bisa mengabdi kepada dua tuan....dia pasti akan lebih setia kepada yang satu daripada yang lain, & lebih mengasihi yang satu daripada yang lain.
 
2. Orang itu mencari Yesus karena ingin mendengar jawaban yg memuaskan untuk pertanyaannya. Coba resapi lagi ayat 17, 19, dan 20. Pertama-tama orang itu menanyakan apa yang harus diperbuat untuk mendapatkan hidup yang kekal. Ketika Yesus menjawab bahwa dia harus menaati seluruh perintah Allah, orang itu menjawab, "Semuanya itu sudah kturuti sejak masa mudaku." Waaaw. Gw membayangkan, orang itu jawabnya dg nada bangga loh. Dg dada yg membusung n hidung yg kembang kempis hahaha :p 
 
Coba bayangin. Andaikan gw tanya sama bos gw dg berapi-api n antusias, "Bos, saya harus gimana untuk naik pangkat?" n bos gw menjawab, "Lu udah kerjain semua tugas2 lu dg baik n professional belum? Apakah lu selalu telat? Apakah kamu bisa kejar target n deadline perusahaan? Apakah kamu bisa menggalang kerjasama dg perusahaan lain?" pasti gw akan menjawab dg bangganya dg dada membusung n hidung kembang kempis, "Sudah bos!!! Semuuua sudah saya kerjakan & laksanakan dg baik!! Profit perusahaan ini meningkat 3x lipat sejak saya masuk!" *hahahaha gw bayangin gitu beneran :p* 
 
Apa yg gw harapkan untuk didengar dari bos gw?? tentu saja gw sangat2 mengharapkan, agar bos/dosen gw itu berkata, "Wah, bagus sekali Nonik!! Aku sungguh senang punya anak buah/mahasiswi seperti kamu!! Kamu benar2 membanggakan!! Oke, besok pangkat & gajimu aku naikkan menjadi 3x lebih tinggi n 3x lebih besar!!" betul gak?? betul kan?? Yang jelas gw ga akan mengharapkan bos gw itu berkata, "Wah bagus sekali....hanya saja ada 1 ato 2 hal yg belum kamu kerjakan. Kamu harus begini begini begitu....blablabla...."
Modyar aja kalo bos gw jawab kaya begitu hahaha :D Yah gw pasti kecewa lah. K.E.C.E.W.A. n mungkin gw akan merasa jawaban itu sungguh terlalu, terlalu oh terlalu.... gak berperikeburuhan or berperi-kemahasiswaan :p Secara gitu loh, gw sudah melakukan SEMUUUA yg diminta bos/dosen gw!! N bukan hanya 1 ato 2 perintah saja, tapi SEMUA!! Tentu saja gw mengharapkan pujian & jawaban yg ingin gw denger....bukan jawaban seperti itu....
 
Nah, orang yg kaya itu pun demikian. Dia mengharapkan pujian & ucapan selamat dari Yesus, serta tepukan di punggung or bahu pok pok pok...."bagus anakKu!! kamu sudah melakukan semua yg Kuperintahkan! nah, sekarang mari ikuti Aku, n kamu akan mendapat hidup yg kekal." Pastinya itu jawaban yg diharapkan oleh si pemuda! 
 
Tapi nyatanya tidak....jawaban Yesus sungguh2 menampar buat dia, itu jawaban yg sama sekali ga disangka-sangka!! Disuruh melepaskan semua hartanya?? yg sudah dia kumpulin sejak susah payah?? Padahal dia juga udah melakukan semua perintah Allah?? Ya ampun.....emang gw kurang apa lage seh??! Gitu kali pikirnya. No wonder kalo dia jadi kecewa berat, n dg kepala tertunduk ia meninggalkan Yesus....

Guys...mari kita pikir2 lagi. Mari kita renungkan lagi. Apa sih alasan kita ikut Yesus? Apa motivasi kita ikut Yesus? apakah biar dapet ketenaran? dapat jabatan? disembuhkan dari sakit penyakit? dapat jodoh?? ada 1000 alasan. Ayo kita miliki motivasi yg benar.... Ikut Yesus karena kita memang mencintai Dia *Susah sih, gw juga terus belajar untuk hal ini. Setiap saat pasti ada aja peristiwa yg memurnikan hati gw & membuat gw berpikir ulang, kenapa yah gw ikut Yesus??*

3. Hal ketiga yg gw dapet dari perikop itu.....adalah bahwa AGAMA TIDAK MENYELAMATKAN MANUSIA. Ingat bahwa si orang tadi juga sudah melakukan semuuua, seluruuuh perintah Allah, bahkan sejak masa mudanya!! Orang itu, mungkin pengetahuan agamanya sama n sebanding dg para ahli2 Taurat & orang2 Farisi. Lah bayangin, dia tahu loh seluruh isi kitab Taurat. Ga hanya tahu, dia juga melakukannya.... bahkan melakukannya sejak masa mudanya!! Oh wow..... tapi, di akhir percakapannya dg Yesus, apakah orang itu mendapatkan hidup yg kekal? TIDAK. So sad? yes it was.... Padahal Yesus sudah menjawab biar dia bisa dapet hidup yg kekal loh, yaitu dg melepaskan segala sesuatu yg dia miliki n mengikut Yesus (=know Jesus better. n to know Jesus better, what else better than having a relationship with Him???). Tapi sayangnya orang itu gak mau. Dia menolak. N then He chose to leave Jesus.....

Apakah Yesus sedih?? Of course! dia bahkan berkata kepada murid2Nya di ayat 23, "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah." Dalam kesempatan lain Yesus juga berkata bahwa segala sesuatu harus dilepaskan untuk mengikut Yesus, artinya kalo mo ikut Tuhan ya ikutlah dg segenap hati, jangan setengah2, jangan nanggung. 
 
Segala peraturan & rupa2 ibadah tidak akan menyelamatkan kita, tidak akan memberikan hidup yg kekal pada kita, kalo hati kita jauh daripada Tuhan!! Semua peraturan, semua nasihat, semua larangan & berbagai-bagai aturan, tidak akan menyelamatkan kita. Bahkan orang yg melakukan semua hukum Taurat pun tidak menjamin bahwa dirinya mempunyai a close, intimate, n personal relationship with God. contoh nyata: orang2 Farisi & ahli2 Taurat! Mereka menempatkan hukum di atas kasih terhadap sesama. Istilah lainnya, legalism. 

"Kamu tahu, bahwa TIDAK SEORANGPUN yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena IMAN DALAM KRISTUS YESUS. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "Tidak seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat."
(Galatia 2:16).

kemudian,
 
"Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: Orang yang benar akan hidup oleh IMAN." Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya. Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
(Galatia 3: 11-13).
 
Lah terus apa dong fungsi Hukum Taurat?? apakah semua kitab perjanjian Lama jadi ga berguna? jadi sia2?? Enggak juga.
 
"Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan. Jadi hukum Taurat adalah PENUNTUN bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. SEkarang iman itu TELAH DATANG, karena itu kita TIDAK LAGI BERADA DI BAWAH PENGAWASAN PENUNTUN. Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus."
(Galatia 3:23-26)
 
oh WOOW!! SO wow....T____T How awesome & glory are You, Lord!! Teman-teman....mari jangan terjebak pada legalitas rupa2 peraturan dalam agama. Semua itu ga berarti kalo kita melakukannya karena KEWAJIBAN BELAKA....bukan karena kita mengasihi Tuhan. Kita akan terbeban melakukannya, bukan karena CINTA, tapi karena WAJIB.... n itu rasanya ga enak. Dulu gw juga seperti itu, gw orang yg rajin beribadah, ga pernah absen sekalipun, yah pokoke rajin lah....tapi nyata2nya hidup gw tetap bergelimang dosa....gw bahkan jatuh dalam dosa pornografi & gaya pacaran yg salah. Gw beragama, tapi gw tidak mengenal siapa Allah yg gw sembah!! Gw beragama sejak kecil, tapi ga tau apa sih itu iman.... benar2 jauh panggang dari api. Gw beragama, tetapi hati gw sangat kosong & kering.... Bagi gw dulu, Yesus adalah tokoh sejarah & agama saja!
 
Jangan sampai Tuhan berkata seperti ini kepada kita:
"Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu. Percuma mereka kepadaKU, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
(Matius 15:8-9).

2 komentar:

  1. Matius 15:8-9 ad yg kurang lohh,,,
    ''percuma mereka beribadah kepada-Ku.....
    :)

    BalasHapus
  2. @anonim: haaiii...thank you atas penambahannya hehe. Btw ini siapa yah? boleh tahu? kalo komentar, isi aja di bagian name/URL ya :D URL ga usah diisi gapapa. ato kalo diharuskan untuk ngisi ya isi dg alamat fb aja deh :)

    Thx u!!

    BalasHapus

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^