About Me

Foto saya
A beautiful girl in His eyes. A girl with a BIG dream, BIG vision, with BIG passions for her town. Interested in a lot of things. Talkative and longing to travel in many new places. Is thinking hard what she can do to her country.

Minggu, 20 Maret 2011

WHY GOD GIVES US FREE WILL???

Postingan ini, jg copyan dari note di fb gw. yah karena itu fb gw sendiri, jadi ya secara resmi & dg persetujuan bulat gw telah meminta izin dari gw sendiri, juga telah mendapatkan izin resmi dari diri gw sendiri untuk kembali menerbitkan tulisan ini heheheh :p

tulisannya, kenapa sih Tuhan kasih kita kehendak bebas? kenapa Tuhan ga suruh kita/perintahkan kita buat nyembah Dia aja? bukankah manusia sering menyalahgunakan kehendak bebas itu? kenapa oooh kenapa?? hayuuuk dibaca ^^

*** 
hi guys....^^ ini ada pengalaman baru yg ingin gw share bersama kalian. maybe some of you have ever wondered or asked the same question. if you've got the answer, then Praise The Lord!! for Him and only for Him all the glory....if you haven't, i hope that this little "experience" can cheer you up and make you closer to Him.

tadi, pas makan2 di Tree House bareng saudara2 rohani gw (aaah.....how i like that term...my brothers n sisters in Christ!! ^^), di tengah acara makan2 Tuhan sempet gw beri sepotong pengertian lagi tentang kenapa Dia memberi manusia kehendak bebas, atau free will. dipikir-pikir, Tuhan itu lucu yaa.... hehe. Dia sering kasih kita pewahyuan2 baru, ato pengertian2 baru, atau visi, penglihatan, apapun lah, di saat2 tak terduga. saat gw jalan ke kos, saat gw lagi mandi, boker (hahaha ;P), ngerjain ujian, dengerin dosen kuliah, atau pas makan2 kaya tadi. akhir2 ini gw sering tanya ke Tuhan, n kadang nanyanya maksaaa lagi. mendesak gitu hohoho.... gw tanya, "Looorrrdd, kenapa sih Kamu ngasih kehendak bebas ke manusia?? liat tuh mereka pada menggunakan kehendak bebas seenaknya! mereka bebas berbuat ngapain aja. mereka bahkan bebas untuk memilih untuk gak percaya padaMu, n dunia tambah kacau! tambah rusak! kenapa gak Kau ciptain manusia dg memerintahkan mereka buat menyembahMu, mengikutiMu? kan gak perlu lagi ada penyembahan berhala? gak perlu ada manusia yg ikut setan lagi? semuanya tenang.....damai....." gitu pikiran gw.


terus tadi Tuhan jawab. pengertian yg diberikan Tuhan cukup cepat, cuma beberapa detik....tapi anehnya gw ngerti juga heheheh. gw coba tulisin, n hasilnya kira2 begini:

Kita, manusia, diciptakan dg hasrat untuk berhubungan dg sesama. kita butuh berhubungan & berkoneksi dg sesama, we need to love n to be loved, to care and to be cared, well pokoknya sbg makhluk sosial, kita butuh teman n gak bisa hidup sendiri. dasarnya adalah kasih, karena Tuhan sendiri menciptakan kita semata-mata atas dasar kasih. Dia menciptakan kita karena Dia memang sungguh2 teramat sangat mengasihi kita n Dia nciptain kita agar bisa mencurahkan kasihNya kepada kita. kalo kita berhasil, dapet berkat, ngalamin mujizat (dlm segala aspek hidup kita), bahkan bisa kenal Tuhan Yesuspun, itu semua karena kasihNya semata, bukan karena kepintaran, kekuatan, kekayaan, kebenaran, ataupun koneksi2 yg kita miliki. gw rasa semua udah tahu banyak ayat yg bilang terkutuklah orang yg mengandalkan kekuatannya sendiri, tapi diberkatilah mereka yg berharap & mengandalkan Tuhan (Yeremia 17:7-8). termasuk free will pun diberikan Tuhan karena Dia mengasihi kita!

Nah, sekarang, saat kita berhubungan dg orang2 lain, tentunya kita ingin mereka berhubungan dg kita karena mereka tulus sama kita. bagi gw ini hampir2 sama dg kasih juga sih, God juga tulus mengasihi kita kan? kita tentunya gak suka kalo ada orang yg deket sama kita tapi mau ambil enaknya doank, cuma mau dapet contekan, ngopy catetan, cari koneksi/klient baru, dapet gratisan alias ngorek duit orang, or benefit lain yg berusaha dikeruk seseorang dari kita. itu ga enak banget! n kita jadi males hubungan sama dia. (Makanya kalo berhub' or making friendship with others yg tulus hehehe.....i'm learning this too). tapi, kita akan senaaang kalo seseorang dekat n berteman dg kita karena dia memang menyukai kita apa adanya. because he/she likes and accepts us just the way we are! He/she knows our weakness and strength, yet he/she still wants to be friends with us. wow...isn't that wonderful? ^^ itulah kasih yg tulus. (n sahabat yg benar2 sahabat itu biasanya kelihatan pas kita ngalamin masa2 susah, bisa gak dia tetep stay beside us and don't walk away....).


terus, apa hubungannya dg free will? gini2 hehe. saat berhubungan dg orang lain, kita gak bisa maksa orang itu untuk suka ato benci ke kita. itu karena dia punya kehendak bebas. akan sangat ga enak keadaannya kalo kita memerintah orang lain, "Hey, lu kudu berteman ma gua! lu gak bisa benci gw. Lu harus menyukai gw apa adanya, semua yg ada di gw harus loe terima." yah, kalopun bisa, n orang itu berteman ma kita, itu atas dasar perintah, bukan karena kehendak bebasnya. ngerti sampe disini?? kalo dia berteman or menyukai kita karena perintah, kita akan merasakan suatu hubungan yg palsu, gak tulus, n jelas gak murni lagi. seseorang menyukai kita semata-mata karena kita memerintahkan dia untuk menyukai kita, bukan karena kehendak bebasnya sendiri. Memang dg kehendak bebas yg dipunyai manusia, kita juga bisa memilih n memilah teman. mana yg cocok, mana yg gak. kita bisa memilih pergaulan yg sehat buat kita, n sejalan dg Firman Tuhan tentunya. apakah kita bisa gak menyukai, ato bahkan membenci seseorang? ya. apakah kita bisa dendam sama orla n choose not to forgive him or her?? of course!! itu karena kita punya kehendak bebas, n ga ada seorang pun yg bisa memaksa kita. sebaliknya kita juga ga bisa seenaknya perintah2 or memaksa orang lain, karena mereka jg punya kehendak bebas yg harus dihormati. dg kehendak bebas, hal2 buruk bisa terjadi n dipilih dg sadar oleh seseorang, n bisa kita alami. dalam hubungan, misalnya ya ada org yg benci kita n gak mau berteman. yah kita gak bisa maksa toh? (kalo karena suatu hal kita we can make friendship with him/her, praise the Lord...^^). tapi, bukankah akan terasa sangat indah bila seseorang berteman dg kita karena dia memang tulus menyukai n menerima kita apa adanya?


terus gw diingetin lagi akan pengertian pertama yg Tuhan berikan soal kehendak bebas ini. pas itu pertanyaan gw jg sama, "Lord kenapa sih Kamu nyiptain manusia pake kehendak bebas segala?" Tuhan jawab, "Nik, Aku nyiptain manusia, bukan robot...." diam sejenak. "Manusia Kuciptakan dg kemampuan untuk merasakan & berpikir. Aku menciptakan manusia karena Aku mengasihi mereka, dan Aku ingin mereka menyembahKu."


gw tanya lagi, "Terus kenapa ada kehendak bebas segala?"


God said, "Nik.... bayangkan kalau orang menyukaimu, tapi karena engkau perintahkan. Coba, bayangin kamu Tuhan. terus kamu disembah oleh ciptaanmu, tapi itu karena kamu perintahkan mereka buat nyembah kamu n bukan atas kemauan mereka sendiri. gimana rasanya?" Gw terdiam, terus manggut2. oooh....jadi gitu. iya, gak enak banget rasanya kalo gw disembah (semisal gw tuhan) sama ciptaan gw tapi itu karena gw perintahkan. kayak disembah robot2 aja..... mereka nyembah bukan karena kesadaran mereka, bukan karena mereka pingin nyembah, tapi karena diperintah!


terus gw tanya lagi, "Tapi Lord, gara2 kehendak bebas itu banyak orang jadi kayak Adolf Hitler. banyak orang pilih jalannya sendiri drpd ikut Engkau, n yaah....Kau tahu lah, bumi jadi kacau balau." Tuhan tersenyum. "Aku tahu Nik. Mereka memang bisa memilih untuk melakukan itu. tapi, manakala ada manusia yg memilih dg sadar n menggunakan kehendak bebasnya untuk menyembahKu, itu sangat berarti. ketika ada satu orang bertobat, memang Aku yang memilih Dia. Namun kuasaKU tidak dapat bekerja tanpa kerjasama darinya. diperlukan kehendak bebasnya untuk mau menerima jalan yg Kutawarkan dan berbalik kepadaKu. tanpa itu, Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Ini, terasa sangat indah dan begitu sepadan, meskipun banyak orang yang tidak menggunakan kehendak bebasnya dengan bijak."


waah.......gw tercengang. sebegitu besarnyakah Tuhan mengasihi kita ini.... manusia yg diciptain udah gak karu2an sejak zaman Adam. tapi, Tuhan gak memilih untuk membinasakan dunia ini n nyiptain manusia baru. malahan, Dia memilih untuk menyingsingkan lengan baju & bersama-sama memperbaiki kerusakan itu, salah satunya dg penebusan Yesus di kayu salib. (dikutip dari novel The Shack). wow. kemudian gw terpikir satu hal lagi: ada juga orang yg mengikut Tuhan hanya karena ingin dapat berkat, or merely to get a miracle in his/her life, without seriously looking for Him and following Him. ada orang yg ke gereja karena ingin cari teman, pasangan hidup, cari jodoh, cari klient baru (ada juga yah orang2 seperti itu....), pelayanan sekadar untuk aktualisasi diri, isi waktu luang, dll. kalau mereka ga dapat berkat, or apa yg mereka lakukan tidak dapat pujian dari manusia, mereka lantas menggerutu, terus malas lagi ke gereja, ninggalin Tuhan, dsb. Ke gereja cuma cari kotbah2 yg menguatkan hati, tapi begitu ditegur atau diberi Firman yg isinya tentang pembentukan/pemrosesan karakter, terus males deh. Gw berpikir bahwa itupun mereka lakukan atas kehendak bebas mereka. Tuhan tidak pernah memaksa or memerkosa kehendak bebas mereka, tapi Ia pun juga sangat menghargai pilihan mereka. Karena itulah, adalah sangat mulia dan berharga di mata Tuhan melihat anak2Nya yg mau sungguh2 cari Dia. Gak peduli susah, senang, derita-aniaya, dapet or gak dapet berkat, mereka mau TAAT & SETIA ikut Tuhan, gak ninggalin Dia. Seperti yg Rasul Paulus bilang, baginya hidup adalah bagi Kristus & mati adalah keuntungan.


gw diingetin lagi, bahwa dalam setiap permasalahan, Tuhan selalu beri petunjuk. tapi keputusan untuk memilih n mengambil jalan, tetap berada di tangan kita. Tuhan gak maksa, karena Dia udah sebegitunya menghargai kehendak bebas kita! kalo dibahasakan dalam kehidupan sehari-hari, kurang lebih gini: kalo ada teman yg minta nasihat dari gw, n gw beri dia nasihat, pastinya gw pingin dia mengambil jalan yg benar karena dia sadar & memilih untuk mengambil jalan itu. gw gak pingin kalo dia ambil saran gw, terus bilang, "Iya, gw ikutin saran lu karena lu yg suruh.... karena gw merasa ga enak kalo ga ikutin saran lu..." waaaksss!! itu mah terpaksa.... yaaa mungkin gw senang karena dia ikutin saran/nasihat gw, tapi kalo ga ada kesadaran dalam dirinya, yaah buat apa? rasanya sama aja. ntar kalo gw pas ga ada disisinya buat ngasih saran or nasihat, gimana?? bisakah dia mengambil keputusan or jalan yg sama seperti yg dinasihatin dulu? kalau karena terpaksa, ya gw rasa gak bisa, berbeda bila dia menuruti nasihat itu karena memang ada kehendak bebas dari dirinya.


Yah, kira2 seperti inilah perenungan yg gw dapet, and i'm sure there are still a lot of things i still need to know. bila kita memang sungguh ingin dipakai Tuhan, terkadang ada masanya (menurut gw) dimana kita harus menyerahkan kehendak bebas kita ke dalam tanganNya, n surrender. what we need to do is just surrender. Faith means not knowing what the future holds, but knowing Who holds the future (dikutip dari tulisan C Shinta, you can read it at
HERE (trust me, that is a very very very gooooddd blog!!). that Thx Lord, for giving the answer....to help me and encourage me, to understand You more and more, to look through Your eyes, and think through Your heart......

gw merekomendasikan kalian untuk baca novel The Shack. that is really an amazing & inspiring novel, which will help you understand more & morE about our Awesome Lord.
 ***

Pewahyuan itu gw dapet udah lama, tgl 26 Juni 2010 yg lalu. tapi sampe sekarang, pewahyuan itu tetep terasa seger....ah memang betapa dahsyatnya Tuhan kita itu yah....:D

2 komentar:

hey guys, please leave your mark print here! it give me a boost to keep writing you know! ^^